- 06:26 WIB
- 06:25 WIB
- 06:24 WIB
- 06:23 WIB
- 06:19 WIB
- 06:16 WIB
- 06:08 WIB
- 06:06 WIB
- 06:05 WIB
- 12:39 WIB
Jenglot Hebohkan Sawahlunto
Padang Ekspres • Selasa, 18/09/2012 13:08 WIB • • 13233 klik

Sawahlunto, Padek—Warga kawasan Kandih, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, dihebohkan dengan penemuan ular berkepala manusia. Jenglot—begitu warga menyebutnya—pertama kali ditemukan seorang pekerja di kantor Pengadilan Negeri Sawahlunto yang saat ini dalam pembangunan.
Mengetahui penemuan jenglot itu, warga pun berbondong-bondong mendatangi Pengadilan Negeri Sawahlunto yang disimpan di ruang panitera tersebut. Warga penasaran atas penemuan makhluk aneh pertama kali di Sawahlunto itu.
“Saya awalnya tak percaya mendengar informasi itu. Tapi setelah saya melihat sendiri, ternyata benar,” kata Yus, 43, warga Desa Kubang kepada Padang Ekspres, kemarin (18/9).
Yus mengaku terkejut melihat makhluk berukuran kecil yang bentuknya menyeramkan dan menakutkan. “Baru kali inilah saya melihat secara langsung jenglot, selama ini baru melihatnya melalui tv dan baca-bacaan,” tambah Yus.
Riki, 36, penemu ular berkepala jenglot ini mengatakan, sebelum jenglot itu ditemukan, para pekerja kerap mengeluhkan alat berat untuk mendatarkan lahan itu tiba-tiba mati. “Kita heran juga kenapa alat berat ini selalu berulah. Setelah diperiksa, alat tersebut tidak rusak,” paparnya.
Riki bersama pekerja lain lalu mendatangkan orang pintar ke lokasi. Waktu itulah, sang paranormal mengatakan ada sesosok makhluk halus berupa ular yang menghuni lokasi tersebut.
Waktu ditangkap, diperkirakan ukuran jenglot lebih dari 8 meter. Namun setelah dibakar, ukuran jenglot itu menyusut. Agar tidak berkembang luas menjadi cerita mistik, Riki memusnahkan jenglot tersebut. (mg18)
[ Red/Administrator ]
Tak Lulus UN, bukan Berarti Kiamat
Kabar gembira bagi Sumbar. Tingkat kelulusan ujian nasional (UN) SMA sederajat tahun ini, meningkat dibanding tahun lalu. Hanya 230 dari 68.045 peserta yang dinyatakan gagal. Secara nasional, tercatat 8.851 siswa dinyatakan tidak lulus atau persentase kelulusan UN menurun 0,02 persen dibandingkan tahun lalu. Beruntung, persentase kelulusan siswa SLTA di Sumbar mengalami peningkatan 0,32 persen dibanding tahun lalu. Jika tahun lalu kelulusan 99,40 persen, kini menembus angka 99,72 persen.
![]()
Kepada Yth Manager Pertamina unit pemasaran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.
Konvoi-Coret Baju Sulit Dibendung
Anak didik kini mada-mada..................!
Lagi, Bukittinggi Terbaik Sumbar
Lai ndak adoh nan coret baju..................?
Nilai UN masih Meragukan
Baa baitu, caliak kunci tu.............................?