Minggu, 26 Mei 2013 - 16 Rajab 1434 H 12:10:51 WIB
RAKYAT SUMBAR

Jenglot Hebohkan Sawahlunto

Padang Ekspres • Selasa, 18/09/2012 13:08 WIB • • 13233 klik

Seorang warga memperlihatkan jenglot yang ditemukan di Sawahlunto, kemarin (17/9

Sawahlunto, Padek—Warga kawasan Kandih, Ke­camatan Barangin, Ko­ta Sawahlunto, dihe­boh­kan dengan penemuan ular berkepala manusia. Jeng­lot—begitu warga me­nyebutnya—pertama kali ditemukan seorang pe­­kerja di kantor Pe­nga­di­lan Negeri Sawahlunto yang saat ini dalam pem­ba­ngunan.

 

Mengetahui pene­muan jenglot itu, warga pun berbondong-bon­dong mendatangi Pe­nga­dilan Negeri Sawahlunto yang disimpan di ruang pa­nitera tersebut. Warga pe­­nasaran atas pene­muan makhluk aneh per­tama kali di Sawahlunto itu.

 

“Saya awalnya tak percaya mendengar informasi itu. Tapi se­telah saya melihat sendiri, ter­nyata benar,” kata Yus, 43, war­ga Desa Kubang kepada Pa­dang Ekspres, kemarin (18/9).

 

Yus mengaku terkejut meli­hat makhluk berukuran kecil yang bentuknya menyeramkan dan menakutkan. “Baru kali ini­lah saya melihat secara lang­sung jenglot, selama ini baru me­lihatnya melalui tv dan baca-ba­caan,” tambah Yus.

 

Riki, 36, penemu ular berke­pala jenglot ini mengatakan, sebelum jenglot itu ditemukan, pa­ra pekerja kerap menge­luh­kan alat berat untuk men­datar­kan la­han itu tiba-tiba mati. “Kita he­ran juga kenapa alat berat ini se­lalu berulah. Setelah diperiksa, alat tersebut tidak rusak,” papar­n­ya.

 

Riki bersama pekerja lain lalu mendatangkan orang pintar ke lokasi. Waktu itulah, sang paranormal mengatakan ada se­sosok makhluk halus berupa ular yang menghuni lokasi terse­but. 

 

Waktu ditangkap, diper­ki­rakan ukuran jenglot lebih dari 8 meter. Namun setelah diba­kar, ukuran jenglot itu me­nyu­sut. Agar tidak ber­kem­bang luas menjadi cerita mis­tik, Riki me­­musnahkan jenglot ter­sebut. (mg18)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Tak Lulus UN, bukan Berarti Kiamat

Kabar gembira bagi Sumbar. Tingkat kelulusan ujian nasional (UN) SMA sederajat tahun ini, meningkat dibanding tahun lalu. Hanya 230 dari 68.045 peserta yang dinyatakan gagal. Secara nasional, tercatat 8.851 siswa dinyatakan tidak lulus atau persentase kelulusan UN menurun 0,02 persen dibandingkan tahun lalu. Beruntung, persentase kelulusan siswa SLTA di Sumbar mengalami peningkatan 0,32 persen dibanding tahun lalu. Jika tahun lalu kelulusan 99,40 persen, kini menembus angka 99,72 persen.

Bikin Depo Gas di Padang

Karikatur: Ferdie

Kepada Yth Manager Pertamina unit pema­saran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga  mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.

Sabtu, 25 Mei 2013

Konvoi-Coret Baju Sulit Dibendung

Anak didik kini mada-mada..................!

 

Lagi, Bukittinggi Terbaik Sumbar

Lai ndak adoh nan coret baju..................?

 

Nilai UN masih Meragukan

Baa baitu, caliak kunci  tu.............................?