Sabtu, 19 April 2014 - 18 Jumadil Akhir 1435 H 21:39:10 WIB
NASIONAL

Gunung Gamalama Meletus

Padang Ekspres • Senin, 17/09/2012 11:42 WIB • • 400 klik

Jakarta, Padek—Dua hari ber­turut-turut, gunung di ka­wa­san timur Indonesia meletus. Setelah Sabtu (15/9) Gunung Lokon di Kecamatan Tomohon Utara, Tomohon, Sula­wesi Uta­ra, kemarin giliran Gunung Ga­malama yang meletus. Tercatat, gunung di Maluku Utara itu tiga kali bereaksi dan men­yem­bur­kan abu yang menyelimuti se­latan kota Ternate.

 

Kepala Pusat Data, In­for­masi dan Humas Badan Na­sional Pe­nang­gulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho merinci letusan itu. Pertama, terjadi pada Sabtu (15/9) malam. Sekitar pukul 20.27 WIT gunung api tersebut meletus untuk kali pertama. “Saat itu, hujan abu terjadi semalaman di bagian timur-selatan Kota Ternate,” ujarnya.

 

Ternyata, letusan itu mem­bawa reaksi lainnya. Tepatnya pu­kul 13.22 WIT, gunung se­ting­gi 1.715 meter itu kembali me­le­tus. Tidak lama ke­mudian, pukul 14.15 WIT erupsi lagi dan disertai dengan suara gemuruh se­dang. Saat itu, tinggi asap letusan lebih kurang 1.000 m ke arah teng­ga­ra-selatan gunung.

 

Abu bergerak cepat, hanya lima menit setelah letusan terak­hir abu sudah sampai di pos pengamatan. Lantas, debu ber­gerak ke arah selatan Kota Ternate. Pekatnya debu mem­buat jarak pandang di Kota Ternate ter­ganggu. ”Saat itu, jarak pan­dang hanya sekitar 50 meter,” tandas Sutopo.

 

Terus meningkatnya akti­vitas Gunung Api yang sudah meletus sedikitnya 60 kali sejak 1538 itu membuat BNPB dan Badan Pe­nang­­gu­langan Ben­cana Daerah (BPBD) bergerak cepat. Terhitung sejak pukul 14.30­ WIT kemarin, Gunung Ga­ma­lama langsung dinaik­kan status­nya dari Waspada (Level II) ke status Siaga (Level III).

 

Kepala BPBD Maluku Utara, Arief Armaiyn kepada Jawa Pos menga­takan kalau pihaknya sudah me­lakukan koordinasi dengan pe­me­rin­tah daerah. Itu dilakukan untuk m­engantisipasi kemungkinan ter­buruk. Sebab, aktivitas gunung terus naik dan belum ada tanda menurun. “Kita tidak tahu apa yang terjadi nanti, lebih baik siap-siap,” tuturnya.

 

Selain itu, BPBD Maluku Utara juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk penyediaan masker. BPBD me­ng­himbau agar masyarakat tak keluar rumah ter­lebih dahulu. Terutama, saat debu masih beterbangan di atas Kota Ternate. (dim/nw/jpnn)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!