Senin, 21 April 2014 - 20 Jumadil Akhir 1435 H 14:08:00 WIB
METROPOLIS

Pensiunan PNS Tewas Ditabrak Bus Kota

Padang Ekspres • Kamis, 13/09/2012 12:48 WIB • • 503 klik

Padangbaru, Padek—Se­orang pengendara mo­tor tewas ditabrak bus kota di pe­rem­patan Pa­dangbaru, depan pos polantas, kemarin. Cela­ka­nya, usai menabrak, sopir bus maut itu malah kabur.  

 

Korban diketahui bernama Azharli Azis, 57, pensiunan PNS Dinas Pekerjaan Umum.

 

Kecelakaan maut tersebut ter­ja­di sekitar pukul 13.45, ke­marin. Menurut Kanitlaka Sat­lantas Polresta Padang, AKP Eliswantri, tabrakan ter­jadi ketika bus kota BA 7604 BU melaju dengan kecepatan tinggi dari Khatib Sulaiman menuju GOR Haji Agus Salim. Sesam­pai di simpang Pa­dang­baru, datang motor bernopol BA 6154 JS dan ber­belok kiri searah dengan bus kota dari arah Alai.

 

Tak ayal, pengendara motor ditabrak dari belakang oleh bus hingga terpelanting. Aki­batnya, warga Jalan Sing­galang III No­mor 13 Gu­nung­pangilun Padang tersebut te­was di tem­pat. Melihat keja­dian itu, ang­gota polantas yang sedang berjaga di pos polisi, dengan cepat memberikan per­to­lo­ngan. Ketika polisi dan warga sibuk mengevakuasi korban, sopir bus malah kabur. Sedang­kan busnya, ditinggalkan di lokasi kejadian. “Namun kami sudah mengantongi identitas­nya. Namanya Riki, 20, tinggal di simpang Brimob Lubuk­buaya,” ungkap Eliswantri kepada Pa­dang Ekspres, kemarin.

 

Setelah divisum di RS Yos Sudarso, jenazah Azharli Azis dikembalikan pada ke­luar­ganya. Sedangkan penyelidikan selanjutnya dilakukan Satlantas Polresta. (ztl)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Selesaikan Pemilu, Jangan Terlena Koalisi

LUPAKAN sejenak hiruk pikuk isu koalisi partai politik. Proses pemilihan umum legislatif 2014 masih berlangsung. Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menyelesaikan rekapitulasi suara. Rencananya, KPU menetapkan hasil rekapitulasi suara pada 7 Mei 2014. Proses tersebut pun harus terus dikawal. Sebab, itulah yang nanti menjadi pijakan untuk proses berikutnya, yakni pengisian pejabat DPR dan pemilihan umum presiden (pilpres). Hasil penghitungan cepat memang bisa menjadi pedoman awal. Namun, bukan itu yang berlaku secara nasional.

Perbaiki Layanan RS Ahmad Muchtar

YTH bapak pimpinan Rumah Sakit Ahmad Muchtar Bukittinggi. Apa begitu pelayanannya, adik saya masuk rumah sakit pagi jam 9 dan pulang jam 4 sore tapi siangnya tidak dikasih makan. Padahal kami bayar cash. Tolong dijelaskan.

Senin, 21 April 2014

Jadilah Konsumen Cerdas

Parhatian bana kalau ka mambali-bali tuh. Jan sampai takicuah pulo........................................................!

 

Kadis dan Kabid DKP jadi Tersangka

Itulah Pak, jan buang sampah jo sambarangan.......................................!

 

Caleg Nasdem Dilaporkan Money Politic

 Lah ka salasai pemilu ko, banyak nan saliang malapor mah..........................!