Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 02:32:21 WIB
NASIONAL

Prioritas Usia 87 Tahun ke Atas

Kuota Haji 2012 masih Sisa 2 Ribu

Padang Ekspres • Minggu, 09/09/2012 07:46 WIB • • 708 klik

Semarang, Padek—Hingga batas akhir pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) 7 September lalu, ternyata kuota 211 ribu tetap tidak terpenuhi. Calon jamaah haji yang sudah melunasi BPIH baru 191 ribu orang lebih. Itu berarti masih ada sisa 19 ribu lebih kursi yang belum terisi.

 

Namun, dari angka ter­se­but, 17 ribu kursi sudah dise­dia­kan untuk calon jamaah haji khusus. Sisanya, dua ribu lebih, menjadi jatah menteri agama yang pen­dis­tri­bu­sian­nya terserah Menag.

 

”Sisa sekitar 2 ribuan itu akan diprioritaskan untuk calon haji berusia lanjut, yaitu mulai usia 87 tahun hingga 116 tahun. Dalam catatan siskohat, ada calon haji yang berusia 116 tahun,” kata Me­nag Su­r­ya­dhar­ma Ali di sela silaturahmi dan halal bi halal di Kantor PW NU Jateng ke­marin.

 

Menurut dia, kebijakan ter­sebut sudah menjadi ke­pu­tu­san pemerintah. Sebagai lan­da­san hukum, sudah dike­luar­kan SK Dirjen Urusan Haji dan Umrah. ”SK dikirim ke daerah hari ini (kemarin, red). Biar yang berusia lanjut berangkat lebih dulu. Jika pada 2013 ada pendaftar yang usianya di atas 87 tahun, mereka akan lang­su­ng di­berangkatkan,” kata Ke­tua Umum DPP PPP itu.

 

Suryadharma mengatakan, kuota haji secara nasional tahun ini 211 ribu orang dan tidak ada tambahan. Hal itu berbeda dengan 2011 bahwa pemerintah mendapat kuota tambahan 10 ribu dari pe­merintah Arab Saudi. Dengan begitu, totalnya menjadi 221 ribu.

 

”Kalaupun ada tambahan, tampaknya tidak akan bisa terserap habis. Sebab, wak­tu­nya sangat mepet. Pada 21 September, kloter pertama sudah be­rangkat,” kata Surya­dhar­ma.

 

Seperti diberitakan, waktu pelunasan BPIH 2012 adalah  1–31 Agustus 2012 untuk ge­lom­bang pertama dan 3–7 Sep­tember untuk gelombang kedua. Gelombang kedua di­pe­runtukkan calon jamaah haji (CJH) yang mestinya be­rang­kat pada 2013.

 

Kepala Kementerian Aga­ma Provinsi Jawa Tengah Imam Haromain mengatakan, pada masa pelunasan per  1–31 Agustus, jumlah CJH Jawa Tengah yang tidak bisa me­lu­nasi BPIH tercatat 1.043 orang. Setelah dibuka kembali pada 3–7 September, sisa kuota tersebut tetap tidak habis.

 

”Masih ada sekitar 250 kuota yang belum dilunasi. Selanjutnya kami serahkan ke pusat,” kata Imam yang juga ikut mendampingi Sur­ya­dhar­ma Ali. (hid/saf/isk/jpnn)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!