Senin, 21 April 2014 - 20 Jumadil Akhir 1435 H 01:23:04 WIB
PRO SUMBAR

2013, Pengangkatan Honorer Kategori I di Pessel

Padang Ekspres • Rabu, 05/09/2012 12:25 WIB • • 2404 klik

Painan, Padek—Pengangkatan pe­gawai honor Kategori I yang diren­canakan akan diangkat men­jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di ling­kup Pemkab Pes­sel hingga kini masih menunggu.

 

Kepala Badan Kepegawaian Da­erah (BKD) Pessel Naswir ketika ditemui Padang Ekspres kemarin mengung­kapkan, pihaknya ma­sih menunggu ketet­a­pan dari Badan Administrasi Kepe­gawaian Negara (BKAN).

 

“Kemungkinan para Pegawai Honorer Kategori I akan diangkat pada tahun 2013, kini masih dalam tahap pemberkasan syarat-syarat tentang pengakatan PNS, sembari menunggu intruksi dari pusat,” ujarnya.

 

Ditambahkannya, untuk Pega­wai Honorer Kategori II akan dila­kukan tes kepada mereka, diren­canakan itu juga dilakukan pada tahun 2013 mendatang.Dimana tes tertulis itu mirip dengan tes CPNS baru.

 

Jumlah Pegawai Honorer Ka­tegori I di Pessel ada 55 orang dan Kategori II sekitar 1.461 orang.­

 

Dijelaskan, dalam tes tertulis itu tidak semua tenaga honorer Ka­tegori II ini akan diangkat men­jadi CPNS, sesuai dengan kebutuhan Pessel, karena dengan kondisi se­karang ini jumlah PNS yang ada sudah melebih dari kebu­tuhan.

 

“Nanti tesnya akan merujuk kepada soal yang dibuat oleh kon­sorsium  PTN yang ditunjuk, na­mun semua itu masih menunggu intruksi dari pusat, yang jelas tidak ada penerimaan CPNS tahun 2012, dengan jumlah PNS di Pessel men­capai 8 ribu, dimana 949 PNS bergerak di bidang teknis, kese­hatan dan guru,” lanjutnya

 

Melihat semua itu Naswir me­ne­­gas­kan tidak akan membuka pen­daftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun ini, pasalnya PNS yang ada saat ini pun sudah melebihi.Penerimaan CPNS  tak digelar hingga 31 de­sember 2012 dan  Pessel termasuk daerah yang di moratorium.

 

Ini juga dipengaruhi selama dua tahun terakhir belanja gaji pegawai dari APBD Pessel telah melebihi dari 63 %. Belanja pe­gawai sudah men­do­minasi APBD. Sedangkan belanja untuk publik pun kurang dari 40 % juga dipe­runtukan untuk PNS  beru­pa honor penyelengaraan kegiatan, idealnya publik yang harus lebih banyak di banding gaji pegawai.

 

“Tingginya Belanja PNS meru­pa­kan salah satu indikasi penyebab de­fisit pendapatan asli daerah sejak dua tahun belakangan ini” akhir­nya.(n)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!