Kamis, 24 April 2014 - 23 Jumadil Akhir 1435 H 07:43:41 WIB
METROPOLIS

Disdik Evaluasi Hasil UKG

Gandeng STMIK Indonesia Perbaiki Mutu

Padang Ekspres • Selasa, 04/09/2012 13:12 WIB • • 487 klik

Khatib Sulaiman, Padek—Rata-rata hasil uji kompetensi guru (UKG) belum mem­buah­kan hasil. Rata-rata UKG ting­kat Sumbar adalah 44,49. Pa­da­hal, nilai kelulusan (ke­tun­tasan) adalah 70,00. Hasil ini akan menjadi bahan evaluasi bagi Dinas Pendidikan Padang.

 

“Meski hasil UKG di Sum­bar belum maksimal, termasuk di Padang, tapi untuk nasional hasil itu sudah baik. Banyak di daerah lain yang hasilnya lebih buruk lagi. Meski banyak kriti­kan untuk hasil UKG ini, Disdik Padang tetap melakukan eva­luasi,” kata Kepala Dinas Pen­didikan Padang, Indang Dewa­ta usai penandatanganan kerja sama Dinas Pendidikan Padang dengan STMIK Indonesia, di kampus STMIK Indonesia, kemarin.

 

Selain itu, kata Indang, hasil pemetaan kemampuan dila­kukan ini, juga akan digunakan dalam penilaian khusus bagi kepala sekolah. Jadi bisa saja hasil ini untuk menunjang penilaian kinerja kepala seko­lah. “Hasil ini tentu objektif dan terpercaya karena meng­gan­deng perguruan tinggi. Jadi bisa juga digunakan dalam mengetahui kemampuan kep­sek dalam memenej sekolah,” ujarnya.

 

Indang mengatakan, ini salah satu upaya Disdik meng­gandeng perguruan tinggi, yakni STMIK Indonesia dalam memetakan kemampuan kepa­la sekolah. Kemudian, mana­jemen soft skill, pembelajaran aktif, serta akademik.

 

“Jadi, dalam waktu dekat akan dimulai pemetaan secara komputerisasi pada kepala SMP, SMA, dan SMK baik negeri maupun swasta,” ung­kap Indang didampingi Kabid Program Kajian Peningkatan Mutu Pendidikan (PKPMP), Wellita.

 

Kenapa didahulukan kepala sekolah? Indang beralasan yang menjadi penggerak di sekolah adalah kepala sekolah. “Jika penggeraknya sudah memiliki kemampuan baik, tentu akan berpengaruh pada kamajuan program-program sekolah. Juga membawa pengaruh baik pada guru dan siswa,” ucap Indang.

 

Ketua STMIK Indonesia, Safni menjelaskan, sistem pe­ngu­jian hampir menyerupai UKG, yaitu sistem komputer. Hasil uji itu segera diketahui setelah peserta ini melakukan uji.

 

“Kami telah memper­siap­kan laboratorium komputer yang bisa menampung 165 orang. Selain itu, sistem ini dibuat oleh tim STMIK. Apalagi kami telah memiliki pengalaman dalam menguji guru mata pela­jaran Kimia se-Sumbar. Untuk pembuatan soal akan meng­gandeng tim dari Disdik Pa­dang,” ulasnya.

 

Ketua PGRI Sumbar, Zainal Akil menjelaskan, hasil UKG harus segera dievaluasi dengan melakukan pembinaan pada guru yang belum lulus. Ini sesuai tujuan UKG, me­metakan kemampuan guru dan mem­perbaikinya agar meng­hasilkan mutu pendidikan yang bagus.  (ek)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Lokomotif tanpa Gerbong

KEPUTUSAN Ketua Umum Partai Persatuan Pem­ba­ngu­nan (PPP) Suryadharma Ali (SDA) berkoalisi dengan Partai Gerindra tanpa syarat, ternyata berbuntut panjang.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Rabu ,23 April 2014

18 Caleg Incumbent Lolos

Agiah lo kesempatan yang baru-baru ko lai...........................!

 

Kepsek Pemukul Siswa jadi Tersangka

Proses sesuai hukum, Pak polisi...................................!

 

DPRD Pessel Diisi Wajah Baru

Lah tibo lo masonyo mah..............................!