- 04:49 WIB
- 04:48 WIB
- 04:47 WIB
- 04:46 WIB
- 04:45 WIB
- 13:09 WIB
- 13:12 WIB
- 13:12 WIB
- 13:11 WIB
- 13:10 WIB
Susul Riwayat Ibu, Meninggal jelang Lebaran
Kisah di Balik Tewasnya Yetti Yusuf
Padang Ekspres • Kamis, 16/08/2012 12:16 WIB • WILIAN & HIJRAH ADI SUKRIAL • 2061 klik

MENINGGALNYA Yetti Yusuf, 52, menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Istri Ilham Bur dan ibu empat putra ini, tewas usai mengejar penjambret yang merampas tas berisi uang beras untuk rakyat miskin (raskin) sebesar Rp 2 juta.
Suasana duka menyelimuti kediaman Ilham Bur di Kompleks Perumahan Cimpago Permai 2 Igasar, Kecamatan Lubukkilangan, Padang, ketika Padang Ekspres menyambangi rumah duka. Berbuka puasa yang semestinya dirayakan bersama sang istri, kini berganti isak tangis.
Puluhan warga silih berganti melayat ke rumah duka. Di ruangan keluarga, Ilham Bur tampak terduduk lemas. Matanya berkaca-kaca, sesekali air matanya jatuh dan dihapusnya dengan sapu tangan. Keluarga yang duduk di sampingnya berusaha menghibur dan mengelus pundaknya.
Ilham benar-benar shock atas kepergian istrinya secara tiba-tiba. “Tadi malam kami masih jalan bersama. Kami ke Pasar Raya dan pulang jam sebelas malam. Biasanya dia (Yetti, red) memang tidak pernah meninggalkan Shalat Tarawih, tapi tadi malam entah kenapa dia mengajak kami jalan-jalan,” jelasnya.
Selain itu, tambah Ilham, Minggu (12/8) lalu, wanita yang telah memberinya empat anak itu meminta seluruh anggota keluarga berbuka puasa bersama. “Saya tidak tahu persis kejadiannya, sebab saya lebih dulu berangkat kerja,” ujarnya dengan suara serak.
Walaupun begitu, Ilham meyakini kecelakaan yang menyebabkan istrinya meninggal, karena istrinya mengejar penjambret.
Indikasi itu tampak dari hilangnya tas istrinya.
Kakak korban, Bahrial Yusuf juga tidak memiliki firasat apa-apa terkait kepergian adiknya. Hanya saja, dia mendengar sebelum berangkat bekerja kemarin, Yetti sempat memeluk dan menciumi cucunya.
Kepergian Yetti di bulan Ramadhan meninggalkan kesan tersendiri bagi keluarga besarnya. Apalagi ibu Yetti juga meninggal beberapa menjelang Lebaran, beberapa tahun lalu. “Mungkin dia menyusul riwayat ibu kami yang juga meninggal beberapa hari jelang Lebaran,” kata adiknya.
Dalam kesehariannya, baik di rumah maupun di tempat kerja, almarhum dikenal sangat baik, ramah dan suka menegur. Masyarakat Simpangharu juga mengenalnya sebagai pegawai yang baik. “Dia akrab dengan kami (warga sekitar, red). Kalau ada urusan di kantor lurah, dia tak sungkan-sungkan membantu tanpa pamrih,” jelas salah seorang warga Simpangharu di RST Dr Reksodiwiryo.
Yetti adalah pegawai senior di Kantor Lurah Simpangharu. Kendati sudah beberapa kali pergantian lurah, namun Yetti tak kunjung pindah. Bahkan, posisinya dari dulu tetap sama, yaitu Seksi Kesejahteraan Sosial yang banyak mengurusi masyarakat miskin. “Orang-orang di kantor memanggilnya nenek. Mungkin karena dia sudah senior, dan bisa memberi panutan pada pegawai lainnya,” ujar Lurah Simpangharu, Firman MY.
Tadi malam (15/8), almarhumah langsung dimakamkan setelah menunggu kehadiran anaknya yang tinggal di Bandung. Pemakaman Yetti, seakan turut menguburkan kasus-kasus jambret yang beberapa waktu belakangan marak dan menimbulkan korban jiwa di Padang. (***)
[ Red/Administrator ]
HIRUK pikuk ujian nasional (unas) seolah tidak ada habisnya.
Ketika publik menanti sikap tegas pemerintah seiring dengan amburadulnya pelaksanaan Unas 2013, muncul keputusan lain yang tak kalah mengejutkan. Yakni, sikap tegas pemerintah menghapus unas untuk level sekolah dasar (SD) dan sederajat. Ya, mulai tahun depan tidak ada lagi unas bagi siswa SD!
![]()
Kepada Yth Manager Pertamina unit pemasaran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.
Wako: Tertibkan Baliho
Mada bana, sapu habih se lai ..........!
Polda Diminta Usut Temuan BPK
Lai ndak adoh main mato ......................?
Kapolres Bantah Pembunuh 2 Gadis Kabur
Bisa lo nyo luluih di lubang mancik tu........?