Rabu, 22 Mei 2013 - 12 Rajab 1434 H 00:16:27 WIB
EKONOMI BISNIS

Bank Diminta Jaga Pasokan Uang di ATM

Padang Ekspres • Rabu, 15/08/2012 13:13 WIB • • 131 klik

Padang, Padek—Bank Indo­nesia mengimbau perbankan di Sumbar tetap menjaga kebu­tuhan uang tunai masyarakat di anjungan tunai mandiri (ATM). Diharapkan perbankan terus melakukan pemantauan terha­dap stok kebutuhan uang tunai di ATM- ATM. Sehingga, ma­sya­rakat tidak kekurangan uang tunai. Untuk pengamanan ATM, diharapkan perbankan mela­kukan antisipasi dengan meng­gandeng aparat ke­polisian.

 

“Pasokan uang tunai di ATM jangan sampai kosong. Ini kan juga menganggu pela­ya­nan. Padahal kita tahu, Lebaran ini, banyak para pemudik yang pulang kampung dan akan mengambil uang di ATM. Jika ATM tak ada uang, tentunya nanti akan jadi persoalan juga. Saya minta ini jadi perhatianlah bagi perbankan,” kata Pim­pinan Bank Indonesia Wilayah VIII, Jambi, Sumbar, Riau dan Kepri  Joko Wardoyo, usai buka pua­sa bersama dengan anak ya­tim PGAI dan bersilaturahmi  de­ngan perbankan se-Sumbar, Senin (13/8).

 

Dia menyebutkan bank umum harus melakukan pe­nge­cekan terhadap ATM-ATM. Jika uang di mesin ATM ko­song, segera diisi kem­bali. Untuk tempat-tempat rawan atau strategis, hendaknya  per­bankan bekerja sama dengan aparat keamanan atau pemilik usaha, tempat mesin ATM itu berdiri. Dengan begitu, safety uang di ATM lebih terjamin.

 

“Kan ada juga ATM yang hanya perlu diisi pagi dan so­renya telah habis uangnya. Biasanya bagi lokasi ATM yang tidak starategis, perbankan tidak akan men-standby-kan dananya di ATM selama 24 jam,” ucapnya.

 

Joko mengatakan, jamak terjadi saat jelang Lebaran, terjadi penarikan tunai dari nasabah. Namun, perbankan sudah melakukan antisipasi terhadap kebiasaan yang dila­kukan nasabah tersebut. “Ber­hati-hatilah saat melakukan penarikan uang. Karena anca­man kejahatan dapat terjadi setiap waktu. Sekarang kan banyak jambret dan peram­pokan. Hendaknya, masyarakat berhati-hati dengan hal ini. Tidak menutup kemungkinan yang nakal,” ucapnya. 

 

Dia juga mengimbau ma­syarakat tidak membawa uang tunai saat berlebaran dalam jumlah besar. “Selain berisiko juga membahayakan bagi ke­sela­matan nyawa masyarakat sendiri,” ucapnya. 

 

Anggota DPR RI  Mu­ham­mad Ichlas Elqudsi mengimbau   Bank Indonesia tidak terlalu banyak menggelontorkan uang beredar ke tengah masyarakat. Jika terlalu banyak akan me­micu inflasi dan depresiasi nilai rupiah. “Harus ada pembatasan terhadap uang beredar di te­ngah masyarakat. Kalau terlalu banyak uang beredar dam­paknya, seperti yang saya se­but­kan tadi lah. Transaksi non-tunai banyak manfaatnya,salah satunya juga dapat mem­be­rikan kenyamanan dan ke­amanan bagi masyarakat,” tu­tur­nya. (ayu)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Harapan Realistis di Piala Sudirman

PEREBUTAN lambang supremasi bulu tangkis dunia beregu campuran, Piala Sudirman, mulai berlangsung Minggu (19/5) di Kuala Lumpur, Malaysia. Tim-tim unggulan dengan mudah melewati hadangan pertama dengan mengalahkan rival-rivalnya secara meyakinkan. Tiongkok yang berada di grup 1 A secara meyakinkan menggilas India dengan skor telak 5-0. Begitu juga Denmark yang menjadi unggulan di grup 1 D menundukkan Singapura 4-1.

Bikin Depo Gas di Padang

Karikatur: Ferdie

Kepada Yth Manager Pertamina unit pema­saran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga  mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.

Selasa, 21 Mei 2013

Kesejahteraan Dokter Minim

Pi umumnyo dokter ko kayo ndak........?

 

Dana Bantuan tak Kunjung Turun

Juluak lah rami-rami .................................!

 

Lareh Sago Halaban Berjaya

Rakyaik lai sejahtera lo................................?