Senin, 21 April 2014 - 20 Jumadil Akhir 1435 H 14:07:23 WIB
RAKYAT SUMBAR

BIM Buka 24 Jam, AP Siapkan 33 extra flight

Padang Ekspres • Senin, 13/08/2012 14:53 WIB • • 821 klik

MENGANTISIPASI lon­jakan arus mudik Lebaran, Dinas Perhubungan, In­for­matika dan Telekomunikasi serta Angkasa Pura (AP) II me­nyiap­kan 33 extra flight (pe­ner­bangan tambahan) ke Ra­nah Minang. Bahkan, Bandara  International  Minangkabau (BIM) dioperasionalkan 24 jam melayani perantau pulang kampung.

 

Pelayanan angkutan udara melalui BIM dilayani 8  mas­kapai penerbangan; Garuda, Lion Air, Batavia, Sriwijaya, Royal Pasific Air, Air Asia, NBA dan Susi Air. Dengan total  penerbangan regular dari BIM rata-rata 23 kali penerbangan sehari. Tahun ini, extra flight mencapai 33  kali. Lebaran  2011 lalu, extra  flight men­capai 25  kali.

 

“Masing- masing maskapai  akan melakukan penerbangan  tambahan pada H-7 sampai H+7. Yang telah memberikan konfirmasi Garuda 13 kali penerbangan (5 kali pada hari H-7 dan 8 kali pada H+7), Lion Air  sebanyak 1 kali  pener­bangan sehari, Batavia 5 kali penerbangan H-7 sampai H+7,”  kata  Kepala Dinas Perhubungan Kominfo Sum­bar Mudrika di BIM, kemarin (12/8).

 

Manager Angkasa Pura II Agus Kemal,  BIM akan dio­pe­rasionalkan selama 24 jam dan dibentuk Tim Posko Monitoring Angkutan Lebaran tahun 2012/1433 H. Tujuan posko  monitoring ini dibentuk agar keselamatan, keamanan dan kelancaran penerbangan mau­pun operasional pelayanan  dan penyampaian informasi kepada para pengguna jasa  lebih terjamin dengan baik. Pos­ko monitoring dibuka mu­lai 12-27 Agustus ( H-7 s/d H+7).

 

Menyikapi padatnya akti­vi­tas di BIM, Ketua DPD RI Irman Gusman sdaat me­nin­jau arus mudik di BIM me­nga­takan, selayaknya kapasitas BIM diperluas. BIM desain hanya untuk 1,3 juta penum­pa­ng, kini telah 2,5 juta pe­num­pang. Karena itu, pem­bangunan BIM perlu didesain  untuk 25  tahun ke depan.

 

“Jadi jangan tanggung-tanggung melakukan pem­be­nahan. Jangan kita terlambat melakukan antisipasi. Saya rasa lahan BIM bisa diperluas untuk 10 juta penumpang,” tuturnya saat meninjau ke­siapan mudik di BIM.

 

Antisipasi lonjakan mudik ke Sumbar, Dinas Per­hu­bu­ngan Kominfo Sumbar telah membahasnya bersama Dit­lantas Polda Sumbar, Dinas Prasarana Jalan, Jasa Raharja, BUMN di lingkungan Ke­men­hub, Dinas Kesehatan, Adpel Teluk Bayur, Dinas Per­hu­bu­ngan kota/kabupaten, Or­ganda, Orari, Basarnas dan lainnya.

 

Seperti diketahui, ang­kutan Lebaran  telah disiap­kan 2.459 kendaraan meliputi 1.927 bus AKDP dengan ka­pasitas angkut 1.857.325 pe­num­pang, 532 bus AKAP de­ngan kapasitas angkut 150.­150 penumpang. Berdasarkan data tahun 2011, penggunaan ang­kutan umum (load factor) yang dipantau di terminal-terminal utama di Sumbar hanya 60- 80 persen dari kapasitas yang tersedia.

 

“Namun tetap kita ca­dang­­kan angkutan pariwisata, ang­kutan sewa, bus kota dan bus ins­tansi sejumlah 335 ken­daraan dengan kapasitas 30.000 orang,” ujarnya.

 

Kereta api  untuk lintas Padang-Pariaman yang bia­sanya beroperasi 2-3 kali se­hari, menjadi 5 kali perja­lanan sehari. Satu kali perja­lanan mampu mengangkut 500 pe­numpang.

 

Tahun ini, tidak ada pela­yanan PT Pelni dari Tanjung Priok- Padang karena minat pemudik menggunakan kapal laut hanya sekitar 100 orang dari kapasitas 1.000 orang  penumpang. Kesiapan ang­kutan laut diutamakan me­layani Padang-Mentawai.

 

Kapal yang tersedia adalah KMP Ambu- Ambu (PT ASDP) kapasitas 300 orang, KM Sum­ber Rezeki, kapasitas 175 orang, KM Bahtera Jaya I, ka­pasitas 120 orang, KM Mitra Samudera, kapasitas 120 orang. Kapal cadangan yang disiapkan KM Muci (Navigasi), kapasitas 150 orang, kapal Basarnas dengan kapasitas 70 orang.

 

Hasil rapat  6 Agustus 2012 di Dinas Perhubungan Ko­minfo Sumbar, disepakati  pengaturan angkutan Men­tawai pada H-7  sebagai be­rikut: Tuapejat-Pa­dang, kapal terakhir dibe­rang­katkan pada 17 Agustus adalah KMP Ambu-Ambu (PT ASDP), KM Muci (kapal navigasi), KM Bahtera Jaya I (kapal perintis), Sika­kap-Padang jadwal terakhir berangkat pada 17 Agustus  dengan KM Mitra Samudera (kapal perintis), Siberut-Pa­dang pada 17 Agustus  dengan KM Sumber Rezeki.

 

“Tidak ada kenaikan tarif angkutan Lebaran, tapi operator dapat menerapkan tarif atas dan bawah. Untuk moda darat, tarif angkutan kelas ekonomi dan nonekonomi ditetapkan oleh operator,” jelasnya.

 

Tarif angkutan udara  se­suai Keputusan Menteri Per­hubungan KM No 26 Tahun 2010, Garuda dengan rute Padang–Jakarta seharga Rp 1.434.000, Lion Air  Padang-Jakarta Rp 1.218.000, Lion Air Padang-Medan Rp 877 juta, Sriwijaya dengan rute Padang-Jakarta Rp 1.290.000, Sri­wijaya Padang-Medan Rp 928 ribu, Sriwijaya rute Padang-Batam Rp 809.­100, Batavia rute  Padang-Jakarta Rp 1.290.­000 dan  Batavia Pa­dang-Batam Rp 809.100.

 

Tarif angkutan jalan kelas ekonomi  AKDP, tarif atas Rp 147,64 pnp/km dan tarif ba­wah Rp 113,57 pnp/km. Ini sesuai Peraturan Gubernur No 01 Tahun 2009 tanggal 15 Januari 2009. Tarif angkutan jalan kelas  ekonomi AKAP, tarif atas 139 pnp/km dan tarif bawah 86 pnp/km. Ini sesuai Peraturan Menteri Per­hu­bungan No 01 Tahun 2009 tanggal 15 Januari 2009. “Atu­­rannya sudah jelas dan sanksi lebih tegas akan di­berikan Kementerian Per­hubungan,” tuturnya.  (ayu)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Selesaikan Pemilu, Jangan Terlena Koalisi

LUPAKAN sejenak hiruk pikuk isu koalisi partai politik. Proses pemilihan umum legislatif 2014 masih berlangsung. Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menyelesaikan rekapitulasi suara. Rencananya, KPU menetapkan hasil rekapitulasi suara pada 7 Mei 2014. Proses tersebut pun harus terus dikawal. Sebab, itulah yang nanti menjadi pijakan untuk proses berikutnya, yakni pengisian pejabat DPR dan pemilihan umum presiden (pilpres). Hasil penghitungan cepat memang bisa menjadi pedoman awal. Namun, bukan itu yang berlaku secara nasional.

Perbaiki Layanan RS Ahmad Muchtar

YTH bapak pimpinan Rumah Sakit Ahmad Muchtar Bukittinggi. Apa begitu pelayanannya, adik saya masuk rumah sakit pagi jam 9 dan pulang jam 4 sore tapi siangnya tidak dikasih makan. Padahal kami bayar cash. Tolong dijelaskan.

Senin, 21 April 2014

Jadilah Konsumen Cerdas

Parhatian bana kalau ka mambali-bali tuh. Jan sampai takicuah pulo........................................................!

 

Kadis dan Kabid DKP jadi Tersangka

Itulah Pak, jan buang sampah jo sambarangan.......................................!

 

Caleg Nasdem Dilaporkan Money Politic

 Lah ka salasai pemilu ko, banyak nan saliang malapor mah..........................!