Kamis, 23 Mei 2013 - 13 Rajab 1434 H 08:08:09 WIB

Upayakan Dana Pembinaan Naik 100 Persen

Padang Ekspres • Minggu, 12/08/2012 10:21 WIB • • 103 klik

Jakarta, Padek —Prestasi olahraga Indonesia yang me­rosot seolah mencapai kli­maks­nya ketika kontingen Me­rah Putih gagal meraih medali emas di Olimpiade London. Pemerintah melalui Kemen­pora sangat menyayangkan kegagakan Indonesia mem­pertahankan tradisi medali emas di Olimpiade London 2012.

 

Di sela acara buka puasa di Kantor Kemenpora Kamis ma­lam kemarin Menpora Andi Mallarangeng berharap kon­disi ini tidak terulang di Olim­piade 2016. "Sayang sekali kita tak ber­hasil memperoleh emas. Se­lama ini kita hanya bergan­tung pada satu cabang saja. Yaitu bulu tangkis. Kalau ini ga­gal, prestasi di Olimpiade akan tu­run," kata Andi Malla­rangeng.

 

Ke depan, Menpora berha­rap ada lima sampai sepuluh cabang yang bisa diandalkan dalam kejuaraan interna­sio­nal. Karena itu, lembaga-lem­baga pembina olahraga seperti KONI, KOI, Satlak Prima dan pengurus besar (PB) harus duduk bersama merumuskan program-program pembinaan dan prestasi.

Kita perlu cabang-cabang yang harus jadi tumpuan baru untuk peroleh medali, misal­nya angkat besi. KONI, KOI, Prima dan PB-PB harus duduk bersama untuk menyiapkan cabang olimpik. Kita masih punya waktu untuk merumus­kan itu," lanjutnya.

 

Menurut Andi, pihaknya juga siap mengucurkan dana un­tuk program pembinaan ser­ta pelatnas bagi atlet-atlet mela­lui Satlak Prima. Tahun ini, Ke­menpora menyiapkan angga­ran senilai 200 miliar. "Kami berha­rap tahun depan bisa lebih besar lagi. Kalau bisa dua kali lipat Rp 400 miliar karena ada ajang SEA Games," tegas man­tan juru bicana Ke­presidenan ini.

 

Sementara itu, Ketua KONI Pusat Tono Suratman menyatakan bahwa delapan cabang yang mengikuti Olim­piade London akan mendapat prioritas dalam hal pembi­naan. "Delapan cabang itu akan jadi prioritas. Kalau bisa, atlet-atletnya juga harus lebih banyak.Mereka akan dibina untuk persiapan kejuaraan-kejuaraan, mulai SEA Games hingga Olimpiade," kata Tono.

 

Sebelumnya, Tono juga mengungkapkan akan mela­kukan restrukturisasi Satlak Prima sehubungan dengan kegagalan mempertahankan tradisi medali emas di Olim­piade London 2012.

 

Tono juga berkeinginan merekrut mantan atlet yang berpotensi untuk duduk dalam kepengurusan Satlak Prima.

 

Pada acara Kamis kemarin Menpora Andi Mallarangeng juga memberikan penghar­gaan berupa uang sebesar Rp 400 juta kepada Triyatno yang berhasil meraih medali perak, dan Rp 200 juta untuk Eko Yuli Irawan yang meraih me­dali perunggu. Selain untuk atlet, Kemenpora memberi penghargaan kepada pelatih angkat berat, Lukman Rp 75 juta. Sebelumnya, mereka juga mendapat bonus dari PT KAI yang merupakan bapak angkat dari PB PABBSI. (ali/jpnn)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kebangkitan, Manufacturing Optimisme

BERBICARA kebangkitan nasional di hari-hari seperti sekarang mungkin segera tergelincir ke arah pesimisme. Derasnya arus informasi memungkinkan manusia Indonesia menerima informasi jenis apa pun. Tetapi, kecenderungan ”naluriah” manusia selalu suka mengerumuni insiden. Karena itulah, jalanan kadang macet berat ketika ada kecelakaan, sekalipun orang yang celaka sudah minggir.

Bikin Depo Gas di Padang

Karikatur: Ferdie

Kepada Yth Manager Pertamina unit pema­saran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga  mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.

Rabu, 22 Mei 2013

Pelapor Bisa Ajukan Praperadilan

Jaan patah samangaik .................!

 

Disdik Siapkan PPDB Online

Lai dijamin ndak adoh titipan lai..............?

 

Lelang Proyek Gedung Parkir Dipertanyakan

Ado lo tacium baun busuk tu................................?