Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 18:35:58 WIB
BERITA DAERAH

Kab. Agam

Satu lagi, Pasien Suspect Flu Burung Dirawat

Padang Ekspres • Berita Kesehatan • Sabtu, 07/05/2011 08:30 WIB • (mg7) • 1726 klik

MULAI MEMBAIK: Pasien suspoect flu burung, Lutfi, terbaring di tempat tidur ruan

Berdasar informasi yang dihimpun Padang Ekspres, Senin (1/5), enam ekor ayam peliharaan orangtua bocah, Susilawati 31, mendadak mati di halaman rumah. Melihat kejadian itu, Susi langsung menggali lubang guna membakar dan menguburkan ayam yang mati tersebut.


Namun nahas, Susi tidak menyadari anaknya Lutfi mengikutinya asyik bekerja mengemaskan ayam peliharaannya yang mati tergeletak di halaman.
 “Setelah kejadian itu, Lutfi deman panas dan kami menyuruh ibunya (ibu Lutfi-red) membawa Lutfi berobat ke Puskesmas Pembantu di Nagari Geragahan. Tapi demam Lutfi tidak kunjung sembuh,” kata     Yusniati, tetangga Lutfi, kepada Padang Ekspres, Jumat (6/5).


Panas Lutfi, cerita Yusniati, tak kunjung turun. Lutfi pun dibawa berobat ke RSUD Lubukbasung.
Kepala Dinas Kesehatan Agam, Indra menjelaskan, dari laporan perkembangan kejadian tersebut, Kamis (5/5), pukul 08.00 WIB orangtua Lutfi membawa berobat ke RSUD dengan gejala demam suhu 37 derajat C, batuk dan sesak napas.


“Dengan kondisi demikian, pasien diobservasi dan roentgen. Berdasar hasil pemeriksaan tersebut pasien suspect flu burung dan dirujuk ke RSUP M Djamil, Kamis itu juga pukul 11.00 WIB,” kata Indra.


Terpisah, Kepala Dinas Perternakan Agam M Kamil, mengimbau masyarakat bersedia memusnahkan ayam mereka. Paling lambat Senin depan, hasil laboratorium ayam milik Susi positif terjangkit flu burung maka pihaknya akan melakukan pemusnahan ayam secara massal. (mg7)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!