Kamis, 20 Juni 2013 - 11 Sya'ban 1434 H 03:42:54 WIB

Rossi Pastikan ‘Babaliak ka Jando’

Kembali Bergabung dengan Yamaha

Padang Ekspres • Kamis, 09/08/2012 12:31 WIB • • 397 klik

Valentino Rossi

Roma, Padek—Keber­sa­maan Valentino Rossi dengan Du­cati diyakini tinggal me­ng­hitung hari. Berbagai media di Eropa sudah ramai meng­a­bar­kan pebalap Italia itu me­ne­rima pinangan Yamaha alias ‘babaliak ka jando la­mo’. Menurut media-media ter­sebut, semua tinggal me­nan­tikan pengumuman resmi dari pihak-pihak yang terkait.

 

Crash menyebutkan pe­ngu­­muman kepindahan tak akan menunggu akhir musim. Mereka bahkan berani me­nye­butkan pengumuman itu sudah akan dirilis pekan de­pan. Itu seiring perhelatan MotoGP Indianapolis sebagai balapan pertama usai jeda tiga pekan di musim panas 2012.

 

Spekulasi kepindahan Ros­si dari Ducati ke tim yang pernah mengantarnya sebagai juara dunia empat kali ter­se­but sudah menjadi headline da­lam sebulan terakhir. Teka-teki tersebut menunjukkan Rossi masih memiliki nilai jual di MotoGP.

 

Media Italia La Gazzetta dello Sport melaporkan ke­pas­tian hengkangnya Rossi dari Ducati makin mendekati kenyataan setelah Ducati tak mampu memenuhi tuntutan Rossi menyediakan motor yang kompetitif. Musim lalu sudah begitu mengecewakan bagi Rossi yang hanya mampu meraih satu podium. Musim ini menunjukkan progres yang nyaris sama. Rekor Rossi sejauh ini bersama Ducati hanyalah dua podium dari 27 balapan.

 

Laporan lebih berani di­rilis Sportmediaset yang me­nga­barkan bahwa Rossi telah me­nandatangani kontrak se­la­ma dua tahun dengan Ya­maha. Alasan di balik ke­putusan Yamaha ini adalah pabrikan asal Kota Iwata, Jepang itu membutuhkan sosok Rossi untuk menarik mi­nat sponsor. Meski karir­nya tak secerah sebelumnya, untuk urusan yang satu terse­but pebalap berjulukan The Doctor itu tidak tertandingi.

 

Bila kabar yang dilansir Sportsmediaset ini benar, maka apa yang diucapkan CEO Dorna Carmelo Ezpeleta beberapa waktu lalu benar-benar terbukti. Seusai per­helatan Grand Prix Eropa pada ajang Formula 1, Juni lalu, Ezpeleta menegaskan Rossi akan mendapatkan motor yang kompetitif pada mu­sim 2013 mendatang dan siap kembali ke jalur juara dunia.

 

Berdasar kabar itu, media Italia lantas membuat spe­ku­lasi bahwa juara dunia tujuh kali itu akan bergabung de­ngan Repsol Honda untuk membentuk tim impian ber­sa­ma wonderkid Marc Mar­quez. Namun, kabar itu ter­nyata hanya isu yang di­tiupkan media belaka.

 

Kabar bergabungnya Ros­si ke Yamaha kian kuat seiring dilepasnya Ben Spies oleh Yamaha. Meski di Yamaha gajinya akan dipotong dan posisinya hanya jadi pebalap kedua di bawah Jorge Lo­ren­zo, pebalap berusia 33 tahun ini punya peluang lebih besar mengakhiri karier ge­mi­lang­nya di kancah MotoGP de­ngan lebih ter­hor­mat.

 

Tujuh Tahun Bersama Yamaha

 

Sekadar me­ngingatkan, 7 tahun sudah kiprah dan karir balap Rossi bersama Yamaha, dan musim balap 2010 men­jadi akhir karir sang The Doctor ber­sama Yamaha. Ketika ber­ga­bung dengan Yamaha, selama 7 tahun musim balap yang fantastis dengan meraih em­pat gelar juara. Rossi telah memerankan peran besar dalam sejarah Yamaha.

 

Rossi lahir di Urbino, Ita­lia, 16 Februari 1979 adalah seorang pebalap di kejuaraan grandprix motor dunia se­­telah era Michael Doohan, dengan titel juara dunia di empat kelas yang berbeda yang diraihnya dalam waktu tujuh tahun berkarier. Ia ada­lah salah seorang pebalap tersukses sepanjang masa, dengan 9 gelar Juara Dunia.

 

Dia memulai ba­la­pan di Grand Prix pada 1996 untuk Aprilia di antara 125 cc ka­tegori dan memenangkan Ke­juaraan Dunia pertama tahun berikutnya. Dari sana, ia pindah ke ka­tegori 250cc de­ngan Ap­rilia dan me­me­nangkan 250cc Kejuaraan Dunia pada tahun 1999. Ia me­menangkan Ke­jua­raan Du­nia 500cc de­ngan Honda pada tahun 20­01, Kejuaraan Dunia MotoGP (juga dengan Honda) pada tahun 2002 dan 2003, dan me­lan­jut­kan ke­me­na­ngan be­ru­n­tun­nya dengan me­menangkan kejuaraan du­nia 2004 dan 2005, setelah meninggalkan Honda untuk bergabung de­ngan Yamaha, sebelum merebut kembali gelar pada 2008 dan mem­pertahankan­nya pada tahun 2009.

 

Rossi adalah yang per­tama dalam klasemen ter­banyak memenangkan per­lom­baan dalam sejarah 500 cc/ MotoGP, dengan 79 ke­me­nangan, dan kedua di se­panjang masa menang dalam klasemen keseluruhan de­ngan 105 menang balapan, setelah Giacomo Agostini dengan 112 kemenangan. Dia bersama Jimmie Johnsin (Nas­car), Michael Schu­ma­cher (F1), dan Sebastian Loeb (WRC), juga disebut-sebut sebagai salah satu legenda olahraga otomotif di awal Abad 21. (ady/jpnn)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Masokisme Politik BBM

DARAH sudah muncrat. Demonstrasi yang me­ngi­ringi kenaikan harga BBM telah mengakibatkan beberapa orang dari kalangan pendemo, polisi, dan wartawan luka. Ini tentu menyedihkan. Yang lebih menyedihkan, mengapa bangsa kita tak jua bisa lepas dari ”ritual menyakitkan” seperti ini. Dari waktu ke waktu, selalu terjadi trilogi maut: kenaikan harga BBM-pertengkaran politik-demo keras. Ketika para pemangku kepentingan sibuk bertikai, harga barang lain sudah menyelinap naik.

Perawat tak Familiar

-

Assalamualaikum wr wb, yth pimpinan RS M Djamil, sekadar masukan demi memajukan M Djamil. Kami baru pulang dari Jakarta dan HD kebetulan di RSCM Pusat kami rasakan disana layanan sangat bagus, perawatnya ramah-ramah, mereka diajarkan ilmu psikologi untuk melayani pasien tidak seperti di M Djamil yang perawatnya tidak familiar, terutama yang berinisial D, amat kasar mulutnya sama pasien. Jadi kalau masih tetap begini pelayanan M Djamil kami yakin tidak akan dapat untuk menjadi status layanan internasional. Semoga para pimpinan memperhatikannya. Wasaallam pasien HD, Selasa-Jumat CC Ibu kepala Dinkes Sumbar

Rabu, 19 Juni 2013

Siswa Luar Serbu Padang

Batambah macet Padang mah.....................................!


Angin Ribut Landa Solok

Hati-hati beko talendo..........................!


Hanya 67 Persen Nikmati Air Bersih

Lai ndak sakik diare salabiahnyo tu..........................................?