- 13:24 WIB
- 13:23 WIB
- 13:23 WIB
- 13:22 WIB
- 13:21 WIB
- 13:21 WIB
- 13:16 WIB
- 13:13 WIB
- 13:10 WIB
- 13:02 WIB

LPIS Tak Serius Hukum Llano
Padang Ekspres • Kamis, 09/08/2012 12:08 WIB • • 86 klik
Jakarta, Padek—PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) mendapat tamparan keras di akhir musim. Mencuatnya kasus Titus Bonai yang pindah ke Thailand namun mencatut nama Persebaya Surabaya membuat regulator kompetisi itu kehilangan muka. Tak mau berlarut-larut, LPIS mengambil jalan aman menghukum Llano Mahardika.
Pria yang menjabat sebagai staf departemen kompetisi PT LPIS itu diskorsing selama tiga bulan. Hal tersebut ditegaskan CEO PT LPIS Widjajanto kemarin (8/8) di kantornya.
Skorsing dijatuhkan kepada Llano karena terbukti menjadi penghubung antara Tibo dengan agen dari Eropa. Selain itu, Llano juga terbukti yang melakukan perubahan administrasi dalam transfer matching system (TMS) dengan menyebut klub lama Tibo adalah Persebaya Surabaya. Bukan Persipura.
”Karena dia melakukan perbuatan tidak patut, maka saya putuskan dia untuk diskorsing selama tiga bulan,” ujar Widja kepada JPNN.
Dalam proses investigasi yang dilakukan Widja dan PT LPIS dengan menanyai Llano secara individu, pria asal Surabaya itu mengakui bahwa dirinya terlibat dan menjadi penghubung.
Mungkin banyak yang bertanya kenapa tindakan pemalsuan yang menjurus pidana itu dihukum ringan? Widja menyebut dikarenakan mantan CEO Persebaya Surabaya itu masa kontrak kerjanya bersama LPIS akan berakhir pada 31 Oktober mendatang. Selain itu, Llano selama masa investigasi bersikap kooperatif.
Widja juga tidak menjawab apakah pihaknya akan kembali mempekerjakan Llano sebagai staf LPIS ketika kontraknya telah habis. Namun, posisi Llano yang strategis musim ini membuat kemungkinan Llano dipertahankan sangat besar. Apalagi Llano disebut-sebut sebagai staf LPIS yang memiliki koneksi luas ke luar negeri cukup kuat.
Di sisi lain, saat Llano dicari di kediamannya di kawasan Gubeng, Surabaya, pria itu tak ada. ”Pak Llano sudah jarang ke sini. Yang tinggal disini adalah orang tuanya. Tak mesti sebulan sekali Pak Llano pulang. Terakhir kali ke Surabaya dua minggu lalu, saat Persebaya Queens Park Rangers (QPR). Itu pun gak mampir sini,” ujar Sunardi, security yang menjaga rumah itu. (aam/dra/jpnn)
[ Red/Administrator ]
PRESIDEN akhirnya menjatuhkan pilihannya kepada Muhammad Chatib Basri untuk mengemban tugas sebagai menteri keuangan (Menkeu). Mencermati situasi perekonomian mutakhir, perekonomian dunia masih labil (eksternal) dan stimulasi dari APBN masih lemah (internal), dapat dikatakan, Chatib berada dalam momentum yang kurang kondusif. Tidak berlebihan jika ada yang menilai Chatib berada pada situasi the right man on the right place, but the wrong time.
![]()
Kepada Yth Manager Pertamina unit pemasaran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.
Pelajar Sindikat Curanmor Diringkus
Kan di sakola ndak adoh diajakan maliang doh..........................................!
Masyarakat Sipil Meradang
Maju taruih.................................................!
Panwaslu Cuek, LSM Kapak Lanjut ke Pusat
Patuik didukuang tu.......................................!