- 12:38 WIB
- 12:38 WIB
- 11:58 WIB
- 11:04 WIB
- 12:37 WIB
- 12:24 WIB
- 12:23 WIB
- 12:22 WIB
- 12:11 WIB
- 12:11 WIB
Tukang Pijat Gantung Diri
Kesal Sering Dirazia
Padang Ekspres • Minggu, 05/08/2012 11:14 WIB • HARI BUSROH • 551 klik
Padang,Padek—Diduga karena desakan ekonomi, seorang wanita berbuat nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di belakang rumah. Korban, Desi Susanti,27, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang pijat di Atom Centre, Pasar Raya Padang dan tinggal rumah kakak angkatnya di RT 04 RW 05 Koto Parak, Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh ditemukan tergantung, Sabtu(4/8) pagi.
Informasi yang dihimpun Padang Ekpres, korban pertama kali ditemukan Ali Imran, tetangganya. Saat itu Ali Imran,47, hendak pergi kerja. Saat berada dekat rumah korban, Ali melihat sesosok wanita tergantung di atap rumah dengan lidah terjulur.
”Saya penasaran. Istri dan anak kemudian saya beritahu. Ternyata memang benar, ada orang yang tergantung di sana. Saya langsung memanggil masyarakat sekitar,” ujar Ali Imran.
Warga langsung memadati rumah korban dan berdesakan ingin melihat secara langsung tubuh wanita yang berperawakan kurus ini. Mayat korban pun diturunkan oleh tim identifikasi Polsekta Pauh dan Polresta Padang yang datang ke lokasi setengah jam kemudian.
Menurut kakak angkat korban, Susi Susanti,39, dan suaminya, M Yunus,40, mengaku tidak mengetahui kalau korban nekad mengakhiri hidup dengan gantung diri. Malamnya, kata Susi, dia mendapati Desi pulang mencak-mencak karena kerjanya sebagai tukang pijat selalu diganggu.
”Kami tinggal berlima di rumah, saya, suami, dua anak dan Desi. Dia sudah seperti saudara saya, tapi saya tidak menduga kalau dia akan bertindak nekad seperti ini,” papar Susi.
Susi menyebut Desi sudah tinggal dengannya selama tujuh bulan belakangan. Menurut Susi, Desi yang berasal dari Sangir, Kabupaten Solok Selatan ini memang selalu mengeluh karena pekerjaannya selalu terhalang razia.
Kapolsekta Pauh, Kompol Daeng Rahman membenarkan peristiwa tersebut. Korban terlihat jelas oleh warga karena posisi tergantungnya berada di luar rumah. Dia menyebut, korban sendiri sebelumnya juga pernah melakukan aksi bunuh diri dengan cara yang sama, tapi berhasil digagalkan.
”Korban murni meninggal karena tergantung tali pengikat sapi, dan meninggal di tempat,” ujar Kompol Daeng.(*)
[ Red/Administrator ]
SAAT meluncurkan Twitter pada 2006, Jack Dorsey tentu tak menginginkan media tersebut digunakan untuk memfitnah, menjatuhkan, atau membunuh karakter seseorang. Namun, Twitter memang memberikan ruang yang bebas kepada siapa pun untuk menyampaikan pendapat, informasi, atau apa pun tanpa sensor.
![]()
Kepada Yth Manager Pertamina unit pemasaran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.
Polda Geledah Tempat Hiburan
Lai sobok nan dicari Ndan..........................................?
Komitmen Kapolda Dipertanyakan
Tancap gas lah Pak...............!
Warga Ancam Tuntut PT AMP
Pajuangan taruih sampai dapek...........!