Kamis, 23 Mei 2013 - 13 Rajab 1434 H 13:19:27 WIB
NASIONAL

Gempa 5,1 SR Guncang Sumbar

Padang Ekspres • Minggu, 05/08/2012 10:19 WIB • • 1017 klik

-

Padang, Padek—Gempa 5,1 Skala Ric­hter mengguncang Su­matera Barat, ke­marin (4/8). Badan Me­teo­rologi Kli­ma­tologi dan Ge­o­fisika mencatat gem­­pa ter­jadi pukul 09:­00:27 de­ng­an ke­dalaman 60 kilometer. Pu­sat gempa 89 kilometer barat daya Painan, 89 timur laut Men­tawai, dan 95 kilometer barat daya Kota Pa­dang.

 

Ketua Pengurus Daerah Ika­tan Ahli Geologi Indonesia (IA­GI) Provinsi Sumatera Barat Ade Edward kepada Padang Ek­spres, me­nga­takan gempa yang terjadi di patahan Su­ma­tera dengan jarak 150 kilometer dari pantai.

 

“Gempa kemarin itu han­ya menunjukkan adanya di­na­mika di patahan Su­ma­tera. Kalau gempa laut, ukuran 5,1 SR itu tidak akan terlalu te­ra­sa, namun, karena masuk komplek patahan Sumatera, maka sangat terasa. Bahkan, kalau lebih besar bisa men­ye­babkan kerusakan,” jelas pria yang menjabat Manejer Pus­dalops PB Sumbar ini.

 

Dia juga menegaskan bah­wa gempa ini tidak ada kai­tan­nya dengan gempa yang me­ng­guncang Aceh kemarin so­re. Meski skalanya kecil dan hanya hitungan detik, warga di berbagai daerah seperti Padang dan Padangpariaman sempat kaget. Sebab gete­ran­nya dirasakan cukup keras.

 

“Iyo wakatu gampo tadi kebetulan awak sadang isti­rahat di rumah. Sudahtu tibo-tibo sajo taraso gampo, rumah awak baroyak jadinyo (saya tadi kebetulan lagi istirahat di ru­mah. Tiba-tiba gempa, rumah terasa bergoyang),” ungkap Sutan Idra salah seorang warga Nagari Sungai Durian, Padangpariaman.

 

Menurutnya, untuk mengindarkan hal yang tidak diinginkan sebagian warga ada yang berlarian atau berhamburan keluar rumah, sembari mencari tempat yang dianggap aman.

 

Tindakan itu dilakukan warga untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk akibat dari guncangan gempa tersebut, terlebih lagi trauma gempa yang sempat memporakporandakan Kabupaten Padangpariaman pada 30 September 2009 yang lalu belum sepenuhnya hilang dari ingatan masyarakat.

 

Sejauh ini belum diperoleh data pasti terkait kerusakan yang disebabkan oleh musibah gempa yang terjadi kemarin. “Namun demikian warga diharapkan tetap waspada, terutama dalam menghadapi gempa susulan. Hanya saja sejauh ini, gempa tidak begitu berpengaruh terhadap aktivitas warga, terbukti aktivitas warga tetap berlangsung normal,” terang Kabag Humas Pemkab Padangpariaman, Zahirman.

 

Menurutnya, saat gempa mengguncang Padangpariaman kemarin kebanyakan warga saat itu masih banyak yang berdiam atau beristirahat sambil tiduran di rumah masing masing. Akibatnya sebagian warga ada yang tidak menyadari peristiwa gempa tersebut.

 

Pemkab Padangpariaman, katanya, terus memantau dan memonitor setiap perkembangan situasi yang terjadi.

 

Selain di Padang, gempa tektonik mengguncang Kota Meulaboh, Aceh Barat pada pukul 18.24 WIB dengan kekuatan 5,2 skala richter (SR). Gempa yang terjadi menjelang berbuka puasa tersebut juga dirasakan warga Banda Aceh dan  sempat mengagetkan sejumlah warga yang menanti saat berbuka.

 

Informasi BMKG, gempa yang menghentak sesaat itu diketahui gempa dangkal dengan kedalaman 10 kilometer atau berada di 4.67 LU, 96.38 BT (36 Km Timur Laut Aceh Barat. Gempa tersebut berpotensi tsunami. (ad/ris)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Menunggu Aksi Chatib Basri

PRESIDEN akhirnya menjatuhkan pilihannya kepada Muhammad Chatib Basri untuk mengemban tugas sebagai menteri keuangan (Menkeu). Mencermati situasi pe­rekonomian mutakhir, perekonomian dunia masih labil (eksternal) dan stimulasi dari APBN masih lemah (internal), dapat dikatakan, Chatib berada dalam momentum yang kurang kondusif. Tidak berlebihan jika ada yang menilai Chatib berada pada situasi the right man on the right place, but the wrong time.

Bikin Depo Gas di Padang

Karikatur: Ferdie

Kepada Yth Manager Pertamina unit pema­saran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga  mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.

Rabu, 22 Mei 2013

Pelapor Bisa Ajukan Praperadilan

Jaan patah samangaik .................!

 

Disdik Siapkan PPDB Online

Lai dijamin ndak adoh titipan lai..............?

 

Lelang Proyek Gedung Parkir Dipertanyakan

Ado lo tacium baun busuk tu................................?