- 13:13 WIB
- 13:10 WIB
- 13:02 WIB
- 13:04 WIB
- 13:03 WIB
- 12:55 WIB
- 12:59 WIB
- 12:58 WIB
- 12:56 WIB
- 11:47 WIB
Gempa 5,1 SR Guncang Sumbar
Padang Ekspres • Minggu, 05/08/2012 10:19 WIB • • 1017 klik

Padang, Padek—Gempa 5,1 Skala Richter mengguncang Sumatera Barat, kemarin (4/8). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencatat gempa terjadi pukul 09:00:27 dengan kedalaman 60 kilometer. Pusat gempa 89 kilometer barat daya Painan, 89 timur laut Mentawai, dan 95 kilometer barat daya Kota Padang.
Ketua Pengurus Daerah Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Provinsi Sumatera Barat Ade Edward kepada Padang Ekspres, mengatakan gempa yang terjadi di patahan Sumatera dengan jarak 150 kilometer dari pantai.
“Gempa kemarin itu hanya menunjukkan adanya dinamika di patahan Sumatera. Kalau gempa laut, ukuran 5,1 SR itu tidak akan terlalu terasa, namun, karena masuk komplek patahan Sumatera, maka sangat terasa. Bahkan, kalau lebih besar bisa menyebabkan kerusakan,” jelas pria yang menjabat Manejer Pusdalops PB Sumbar ini.
Dia juga menegaskan bahwa gempa ini tidak ada kaitannya dengan gempa yang mengguncang Aceh kemarin sore. Meski skalanya kecil dan hanya hitungan detik, warga di berbagai daerah seperti Padang dan Padangpariaman sempat kaget. Sebab geterannya dirasakan cukup keras.
“Iyo wakatu gampo tadi kebetulan awak sadang istirahat di rumah. Sudahtu tibo-tibo sajo taraso gampo, rumah awak baroyak jadinyo (saya tadi kebetulan lagi istirahat di rumah. Tiba-tiba gempa, rumah terasa bergoyang),” ungkap Sutan Idra salah seorang warga Nagari Sungai Durian, Padangpariaman.
Menurutnya, untuk mengindarkan hal yang tidak diinginkan sebagian warga ada yang berlarian atau berhamburan keluar rumah, sembari mencari tempat yang dianggap aman.
Tindakan itu dilakukan warga untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk akibat dari guncangan gempa tersebut, terlebih lagi trauma gempa yang sempat memporakporandakan Kabupaten Padangpariaman pada 30 September 2009 yang lalu belum sepenuhnya hilang dari ingatan masyarakat.
Sejauh ini belum diperoleh data pasti terkait kerusakan yang disebabkan oleh musibah gempa yang terjadi kemarin. “Namun demikian warga diharapkan tetap waspada, terutama dalam menghadapi gempa susulan. Hanya saja sejauh ini, gempa tidak begitu berpengaruh terhadap aktivitas warga, terbukti aktivitas warga tetap berlangsung normal,” terang Kabag Humas Pemkab Padangpariaman, Zahirman.
Menurutnya, saat gempa mengguncang Padangpariaman kemarin kebanyakan warga saat itu masih banyak yang berdiam atau beristirahat sambil tiduran di rumah masing masing. Akibatnya sebagian warga ada yang tidak menyadari peristiwa gempa tersebut.
Pemkab Padangpariaman, katanya, terus memantau dan memonitor setiap perkembangan situasi yang terjadi.
Selain di Padang, gempa tektonik mengguncang Kota Meulaboh, Aceh Barat pada pukul 18.24 WIB dengan kekuatan 5,2 skala richter (SR). Gempa yang terjadi menjelang berbuka puasa tersebut juga dirasakan warga Banda Aceh dan sempat mengagetkan sejumlah warga yang menanti saat berbuka.
Informasi BMKG, gempa yang menghentak sesaat itu diketahui gempa dangkal dengan kedalaman 10 kilometer atau berada di 4.67 LU, 96.38 BT (36 Km Timur Laut Aceh Barat. Gempa tersebut berpotensi tsunami. (ad/ris)
[ Red/Administrator ]
PRESIDEN akhirnya menjatuhkan pilihannya kepada Muhammad Chatib Basri untuk mengemban tugas sebagai menteri keuangan (Menkeu). Mencermati situasi perekonomian mutakhir, perekonomian dunia masih labil (eksternal) dan stimulasi dari APBN masih lemah (internal), dapat dikatakan, Chatib berada dalam momentum yang kurang kondusif. Tidak berlebihan jika ada yang menilai Chatib berada pada situasi the right man on the right place, but the wrong time.
![]()
Kepada Yth Manager Pertamina unit pemasaran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.
Pelapor Bisa Ajukan Praperadilan
Jaan patah samangaik .................!
Disdik Siapkan PPDB Online
Lai dijamin ndak adoh titipan lai..............?
Lelang Proyek Gedung Parkir Dipertanyakan
Ado lo tacium baun busuk tu................................?