- 12:39 WIB
- 11:28 WIB
- 12:42 WIB
- 13:11 WIB
- 13:10 WIB
- 13:07 WIB
- 13:07 WIB
- 13:05 WIB
- 13:03 WIB
- 12:54 WIB
Warga Gerebek Pasangan Mesum
Padang Ekspres • Minggu, 05/08/2012 10:16 WIB • • 1349 klik

Padang, Padek—Sepasang cucu Adam yang bukan suami istri, HK,21, dan MT,19, ditangkap warga Ampang, sekitar pukul 09.00 WIB, saat keduanya sedang asyik bergumul di dalam kamar. Warga yang geram dengan kelakuan mereka sempat menghadiahkan bogem mentah sebelum keduanya digiring ke Polsekta Kuranji.
Informasi yang dihimpun Padang Ekpres, dua pasangan itu tidak mampu mengelak lagi saat puluhan warga mendatangi kost-an semi permanen yang dihuni HK, seorang mahasiswa salah satu PTS di kota Padang. Keduanya hampir diarak bugil keliling kampung karena mereka mesum saat orang sedang berpuasa.
Buya Iskandar,47, Ketua RT setempat menyebutkan penangkapan yang dilakukan warga berawal dari kecurigaan pemilik kos karena dengan bebas para penghuni kos membawa pacar mereka ke dalam rumah bahkan sampai ke kamar. Menurut Buya, wanita yang berasal dari Sangir, Kabupaten Solok Selatan itu sudah ada di kos HK sejak berbuka, Jumat (3/8) lalu.
“Saya menduga perempuan itu sudah berada di dalam kosnya sejak Jumat selepas berbuka dan masyarakat yang curiga mengintainya sejak Sabtu pagi. Ternyata memang benar, kami menangkap mereka saat sedang asyik di atas kasur,” papar Buya.
Sementara itu, pengakuan HK kepada penyidik Polsekta Kuranji dirinya dan MT sudah pacaran selama tiga bulan lalu. Dan MT sendiri datang ke Padang untuk mencari pekerjaan, Sabtu (28/7) lalu. Dia menyebut, ini adalah kali ketiga dia melakukan hubungan sejak awal pacaran.
“Dia sudah di Padang Sabtu lalu dan tinggal di rumah kakaknya di kawasan Taruko. Dia datang ke kost saya Jumat, karena takut pulang ke rumahnya, makanya saya biarkan menginap, lalu saya tidak menyangka akan terjadi hal seperti ini,” jelas HK tertunduk.
Kapolsekta Kuranji, AKP Masrial membenarkan tentang penangkapan tersebut dan menyebut akan menyelesaikan permasalahan itu dengan keluarga HK dan MT. Rencananya keduanya akan dinikahkan karena tidak ada alasan untuk menahan mereka. “Kita memanggil kedua orangtua mereka dan menyuruh untuk menikahkan keduanya,” tukas AKP Masrial. (b)
[ Red/Administrator ]
Tak Lulus UN, bukan Berarti Kiamat
Kabar gembira bagi Sumbar. Tingkat kelulusan ujian nasional (UN) SMA sederajat tahun ini, meningkat dibanding tahun lalu. Hanya 230 dari 68.045 peserta yang dinyatakan gagal. Secara nasional, tercatat 8.851 siswa dinyatakan tidak lulus atau persentase kelulusan UN menurun 0,02 persen dibandingkan tahun lalu. Beruntung, persentase kelulusan siswa SLTA di Sumbar mengalami peningkatan 0,32 persen dibanding tahun lalu. Jika tahun lalu kelulusan 99,40 persen, kini menembus angka 99,72 persen.
![]()
Kepada Yth Manager Pertamina unit pemasaran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.
Konvoi-Coret Baju Sulit Dibendung
Anak didik kini mada-mada..................!
Lagi, Bukittinggi Terbaik Sumbar
Lai ndak adoh nan coret baju..................?
Nilai UN masih Meragukan
Baa baitu, caliak kunci tu.............................?