Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 07:33:31 WIB
BERITA DAERAH

Kota Bukittinggi

Satpol PP Disiram dengan Air Cabai

Razia Warkel Mendapat Perlawanan

Padang Ekspres • Berita Peristiwa • Jumat, 03/08/2012 14:21 WIB • • 564 klik

Bukittinggi, Padek—Ra­zia warung makanan di siang hari oleh tim warung ke­lambu (warkel) Bukittinggi, kemarin, men­dapat per­la­wanan dari pen­jual nasi di Bypass (depan rumah ma­kan Gon Raya). Tim warkel yang dimotori Satpol PP disirami air cabai.

 

Untung dalam razia ter­se­but tidak ada petugas yang kena matanya, kecuali hanya pakaian dinas. Menghadapi perlawanan tersebut, petu­gas tidak patah arang. Petu­gas langsung merengsek me­ngamankan semua makanan yang dijual untuk diamankan di markas Pol PP di Belakang Balok Bukittinggi.

 

Selain di Bypass, pada hari yang sama petugas juga mela­kukan razia di dua titik di Pasar Simpang Aur Bukit­ting­gi. Di sini petugas men­da­patkan pe­dagang berjual­an nasi di siang hari di Pasar Sa­yur dan ber­jualan sate di sam­ping Raja Murah. Tanpa kom­promi se­mua makanan dia­man­kan dan dibawa ke mar­kas Pol PP di Belakang Balok Bukittinggi.

 

Kepala Satpol PP Bukit­tinggi, Syafnir, mengakui jika pada pelaksaan razia warkel itu ada petugasnya yang se­ngaja disiram air cabai. ”Tapi tidak ada yang mengenai mata, kecuali hanya pakaian dinas,” ujarnya.

 

Ditanya apakah tindakan pedagang melawan petugas tersebut akan diproses hu­kum? Dia mengatakan, ma­sih pikir-pikir, karena untuk sementara akan difokuskan kepada pelanggaran Perda 20/2003 tentang penertiban dan pemindakan penyakit masyarakat (pekat).

 

Pelaksanaan razia warkel selama bulan Ramadhan, menurut Syafnir, sudah ber­ja­lan 10 hari dengan total tangkapan yang didapat se­ba­nyak 15 warkel. ”Bagi me­re­ka yang tertangkap men­jual makanan di siang hari, sambal-sambalnya kita kem­balikan pada hari itu setelah diamankan di kantor Satpol PP. Tapi peralatan lainnya seperti kuali, tempat sambal dan termos nasi akan dikem­balikan setelah melalui pro­ses sidang,” katanya.

 

Selain merazia warkel, tambah mantan sekretaris KPU Bukittinggi itu, tim warkel yang beranggotakan polisi, TNI, kejaksaan dan SKPD terkait, juga melaku­kan razia panti pijat, tempat permainan biliar dan pen­jualan petasan.

 

Alhamdulillah, kendati sempat mendapat tekanan dari oknum anggota DPRD Bukittinggi dalam razia war­kel beberapa hari lalu, ter­nyata kita mendapat du­kung­an dari wali kota agar ra­zia tetap dilanjutkan,” tegasnya. (edi)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!