- 13:24 WIB
- 13:23 WIB
- 13:23 WIB
- 13:22 WIB
- 13:21 WIB
- 13:21 WIB
- 13:16 WIB
- 13:13 WIB
- 13:10 WIB
- 13:02 WIB
Membentuk Remaja Berkarakter Al-Quran
Pesantren Ramadhan di Mushalla Assakiinah, Tunggul Hitam
Padang Ekspres • Kamis, 02/08/2012 12:48 WIB • IWAN • 249 klik

Sama seperti di masjid ataupun mushala yang lainnya, kegiatan pesantren Ramadhan yang dilaksanakan di mushala ini berjalan setiap hari Senin hingga Kamis, kemudian dilanjutkan pada hari Sabtu dan Minggu, begitu seterusnya. Mushala yang berada di Jalan Dakota, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam ini sebenarnya udah berdiri sejak beberapa tahun yang lalu, namun, baru pada Ramadhan tahun inilah pesantren Ramadhan diadakan di sini.
Artinya, ini tahun pertama diadakannya pesantren Ramadhan di mushala ini. Meskipun baru pertama kali diadakan di mushalla ini, jumlah pesertanya sudah mencukupi. Berdasarkan data yang didapatkan Xpresi nih sobeX, jumlah santriwan dan santriwati yang mengikuti kegiatan pesantren Ramadhan di mushalla ini berjumlah sekitar 60 orang. Dengan perincian 20 orang santriwan dan santriwati tingkat SD, 20 orang santriwan dan santriwati juga tingkat SMP dan tak ketinggalan santriwan dan santriwati tingkat SMA yang juga berjumlah sekitar 20 orang.
Baik para pembimbing, panitia, santriwan dan santriwati berasal dari lingkungan sekitar mushala. Para panitia di mushalla Assakiinah ini berasal dari kalangan mahasiswa atau pemuda-pemudi yang tinggal di sekitar mushalla dan sudah menyelesaikan pendidikan dasar 12 tahunnya. Saat ini, ada yang telah kuliah, ada pula yang telah bekerja. Salah satu dari panitia tersebut adalah Roni Adrian yang hasil wawancara dengannya ditampilkan terpisah di halaman ini.
Untuk pembimbingnya, berasal dari para guru TK hingga SMA. Ada yang memang berdomisili di sekitar lingkungan mushala, ada juga yang tidak, namun mendapatkan penugasan ke mushalla tersebut karena ada siswanya yang ikut pesantren di mushalla Assakiinah. Meski baru pertama kali diadakan di mushalla ini, para pembimbing tersebut ternyata sudah cukup berpengalaman dan sebelumnya juga telah pernah menjadi pembimbing pesantren Ramadhan di tempat yang lain dulunya.
Kegiatan pesantren Ramadhan di mushalla ini rata-rata berdurasi dua jam untuk setiap tingkatannya. Pada minggu pertama kegiatan diadakan, peserta tingkat SD dan SMP mendapat giliran pada pukul delapan hingga pukul sepuluh pagi. Selepasnya, dari pukul sepuluh pagi hingga selepas shalat Zuhur adalah jadwal untuk peserta tingkat SMA. Pada minggu kedua ini, jadwal sedikit dirubah. Kini, peserta tingkat SMP yang mendapat giliran belajar pada pukul sepuluh pagi hingga selesai shalat Zuhur.
Memang, durasi kegiatan pesantren Ramadhan di mushalla ini tidaklah begitu lama, akan tetapi hal tersebut bertujuan untuk mencegah kebosanan para santriwan dan santriwati jika durasi kegiatan pesantren Ramadhan terlalu lama. Toh, beberapa orang diantara para pembimbing adalah para ibu-ibu. Jika kegiatan berjalan hingga sore hari, tentu akan mengganggu jadwal untuk memasak makanan dan pabukoan di rumah.
Saat Xpresi bertandang ke mushalla ini pada hari Sabtu yang lalu, para panitia dan pembimbing sedang mengadakan kegiatan lomba kreatifitas dan cerdas cermat antar santriwan dan santriwati. Memang, kegiatan pada hari sabtu ditujukan untuk pengembangan diri santriwan dan santriwati. Bagaimana bentuk kegiatan pengembangan diri tersebut, diserahkan pada masing-masing panitia dan pembimbing kegiatan pesantren Ramadhan. Jadi, antara masjid yang satu dengan masjid yang lainnya bisa saja berbeda bentuk kegiatan pengembangan dirinya.
Ada yang unik dari kegiatan pesantren Ramadhan di mushalla ini. Pertama nih sobeX, setiap kelompok santriwan ataupun santriwati diwajibkan membuat sebuah kotak atau kaleng. Nantinya kotak atau kaleng tersebut dibentuk menjadi celengan sederhana. Nah, setelah itu para santriwan ataupun santriwati diwajibkan mengisi celengan masing-masing kelompok dengan uang. Uang tersebut nantinya akan digunakan untuk kegiatan sosial. Bagi kelompok yang bisa mengumpulkan uang sosial paling banyak, akan mendapat penghargaan dari pembimbing dan panitia.
Kemudian nih sobeX, di mushalla ini juga diadakan kegiatan gotong royong untuk membersihkan mushalla. Jelas dong yang ikut dalam kegiatan gotong-royong ini adalah para santriwan dan santriwati. Wah wah, nggak hanya dapat ilmu agam, ternyata mereka juga beramal melalui kegiatan sosial dan diajak untuk hidup bersih melalui kegiatan gotong-royong membersihkan mushalla yah sobeX.
[ Red/Administrator ]
PRESIDEN akhirnya menjatuhkan pilihannya kepada Muhammad Chatib Basri untuk mengemban tugas sebagai menteri keuangan (Menkeu). Mencermati situasi perekonomian mutakhir, perekonomian dunia masih labil (eksternal) dan stimulasi dari APBN masih lemah (internal), dapat dikatakan, Chatib berada dalam momentum yang kurang kondusif. Tidak berlebihan jika ada yang menilai Chatib berada pada situasi the right man on the right place, but the wrong time.
![]()
Kepada Yth Manager Pertamina unit pemasaran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.
Pelajar Sindikat Curanmor Diringkus
Kan di sakola ndak adoh diajakan maliang doh..........................................!
Masyarakat Sipil Meradang
Maju taruih.................................................!
Panwaslu Cuek, LSM Kapak Lanjut ke Pusat
Patuik didukuang tu.......................................!