- 04:49 WIB
- 04:48 WIB
- 04:47 WIB
- 04:46 WIB
- 04:45 WIB
- 13:09 WIB
- 13:12 WIB
- 13:12 WIB
- 13:11 WIB
- 13:10 WIB
Bayi Berat 6,1 Kg Lahir Selamat
Padang Ekspres • Rabu, 01/08/2012 14:14 WIB • • 840 klik

Pasbar, Padek—Seorang bayi dengan berat 6,1 kilogram lahir dengan selamat melalui operasi d Rumah Sakit Islam Ibnu Sina, Simpangempat, pukul 16.30, Selasa (24/7) lalu.
Kelahiran bayi itu membuat warga sekitar heboh. Sebab, bayi normal pada umumnya lahir dengan berat 2,5 kg hingga 4 kg. Tapi anak ke-8 dari pasangan suami istri Idris, 37, dan Imelda Wahyuni,37, warga Sungaiaur, Jorong Simpanggodang, Kenagarian Sungaiaua, Kecamatan Sungaiaua, Pasbar ini lahir dengan sehat.
“Bayi itu sehat seperti bayi yang normal lainnya. Walaupun ukuran badan besar dan berat badannya di atas normal, mudah-mudahan tidak ada masalah dalam tubuh bayi ini,” terang dr Afhis. Sebelumnya di rumah sakit yang sama pernah terjadi kelahiran bayi kembar lima.
Pihak rumah sakit tidak menghadapi kendala apa pun dalam persalinan. “Karena berat bayi itu di atas normal, tim medis terpaksa melakukan persalinan dengan cara operasi,” ujarnya.
Orangtua bayi, Idris bersama Imelda kepada Padang Ekspres di rumah sakit tersebut menyebutkan, sejak kehamilan istrinya, tidak ada gejala di luar kewajaran. Semuanya berjalan normal. Makanan yang dikonsumsinya juga tidak berbeda dari biasanya.
“Alhamdulillah, bayi kami sehat. Kami tak menduga beratnya 6,1 kg. Ini merupakan anugerah Tuhan. Kami sangat bersyukur dengan kehadirannya,” ujarnya.
Saat ini anaknya sudah delapan orang. Tujuh anaknya yang lain lahir dengan berat 3 kg-4,5 kg. “Saya agak terkejut juga. Meski anak-anak saya yang sebelumnya saat lahir juga berbobot besar tapi tapi baru kali ini yang paling besar,” sambung Idris.
Karena persalinan istrinya melalui operasi, Idris harus mengeluarkan biaya cukup besar, sementara dia hanya beroperasi sebagai petani. Meski begitu, dia tak cemas. “Keluarga saya memang tidak mampu, walau demikian, saya tetap berusaha yang terbaik, demi keselamatan anak dan istri saya, karena bagi saya tiada yang berharga,” ucapnya. Untuk membayar semua biaya pengobatan di rumah sakit, Idris berencana menjual tanah. (roy)
[ Red/Administrator ]
HIRUK pikuk ujian nasional (unas) seolah tidak ada habisnya.
Ketika publik menanti sikap tegas pemerintah seiring dengan amburadulnya pelaksanaan Unas 2013, muncul keputusan lain yang tak kalah mengejutkan. Yakni, sikap tegas pemerintah menghapus unas untuk level sekolah dasar (SD) dan sederajat. Ya, mulai tahun depan tidak ada lagi unas bagi siswa SD!
![]()
Kepada Yth Manager Pertamina unit pemasaran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.
Wako: Tertibkan Baliho
Mada bana, sapu habih se lai ..........!
Polda Diminta Usut Temuan BPK
Lai ndak adoh main mato ......................?
Kapolres Bantah Pembunuh 2 Gadis Kabur
Bisa lo nyo luluih di lubang mancik tu........?