Minggu, 19 Mei 2013 - 9 Rajab 1434 H 04:18:35 WIB
NASIONAL

Polisi Bidik Penimbun Sembako

Endus Pelaku dengan Teknik Reserse

Padang Ekspres • Selasa, 31/07/2012 14:26 WIB • • 210 klik

Jakarta, Padek—Polisi me­waspadai munculnya berbagai ”penyakit” menjelang Lebaran. Salah satunya adalah aksi pe­nim­bunan sembilan bahan pokok (sembako) dan bahan bakar minyak (BBM). Tidak tanggung-tanggung, Polri me­nge­rahkan petugas reserse untuk mengungkap aksi keja­hatan tersebut.

 

Sejak pekan lalu Polri me­lakukan operasi terhadap pe­nimbunan bahan pokok, gas, dan BBM menjelang Lebaran. ”Itu bagian dari operasi ketupat yang dicanangkan Bapak Ka­pol­ri pertengahan bulan lalu,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Kom­bes Boy Rafli Amar, kemarin (30/7). Operasi tersebut dila­kukan serentak mulai tingkat Bareskrim Mabes Polri hingga satuan reserse di setiap polda.

 

Menurut mantan Kapolres Pasuruan, Jawa Timur, itu, operasi dilakukan secara ter­tutup dan terbuka. Tertutup arti­nya petugas menggunakan teknik reserse untuk mengen­dus lokasi atau orang yang dicurigai. ”Tentu itu strategi kepolisian. Kami juga berko­ordinasi dengan Kementerian Perdagangan dan pemda untuk inspeksi bersama,” jelas Boy.

 

Prinsip kejahatan penim­bunan selalu sama tiap tahun. Spekulan sengaja membeli barang-barang pokok dalam jumlah banyak untuk dijual lagi dengan harga yang berlipat ganda. Spekulan biasanya me­manfaatkan tingkat kon­sumsi yang mencapai puncaknya se­pe­kan sebelum Lebaran.

 

Barang-barang yang ditim­bun biasanya yang punya daya tahan lama dan tidak mudah rusak. Selain itu, ada modus lain, yakni memainkan harga saat distribusi di lapangan. ”Karena itu, pengawasan tidak hanya dilakukan di gudang-gudang, tapi juga pada jalur peredarannya,” ujar dia.

 

Operasi lebih diintensifkan di lima provinsi di Jawa. ”Tentu di kota-kota lain di luar Jawa juga dilakukan hal yang sama oleh petugas di masing-masing wilayah,” terangnya.

 

Menurut Boy, operasi anti penimbunan bahan pokok juga sangat bergantung pada infor­masi masyarakat. ”Jika di se­kitar ada aktivitas mencu­rigakan terkait ini, silakan melapor ke polsek terdekat. Pasti akan dilindungi identitas­nya,” tutur dia.

 

Selain bahan makanan, Bareskrim Polri juga menga­wasi distribusi BBM dan gas yang diprediksi melonjak da­lam sebulan ke depan. Di ber­bagai tempat polisi berhasil menangkap penimbun BBM. ”Yang paling baru, kami ber­hasil membongkar pengo­plo­san ribuan tabung gas di Ja­karta Timur,” ungkap mantan Kanit Negosiasi Densus 88 Mabes Polri tersebut.

 

Untuk penimbunan bahan sembako, Polri memang belum menangkap satu pun yang dicu­rigai. Jika nanti ada yang ter­bukti melakukan praktik bisnis kotor tersebut, yang bersan­g­kutan dijerat dengan pasal 372 KUHP tentang Penggelapan atau UU Darurat 17/1951 ten­tang Penimbunan Barang-Barang.

 

Kejahatan lain yang juga marak menjelang Lebaran, terang Boy, adalah peredaran uang palsu, pencurian, peram­pokan, dan hipnotis di jalan raya. ”Ada perputaran ekonomi yang sangat besar selama momentum hari raya. Karena itu, kita imbau semua warga untuk lebih hati-hati,” tegas perwira yang sebentar lagi akan men­da­patkan pangkat brigjen tersebut.

 

Secara terpisah, anggota DPR Kemal Azis Stamboel mendukung langkah Polri men­jaga stabilitas harga pasar dengan operasi anti penim­bunan sembako. ”Kalau ada yang nekat, kita minta Kapolri tak segan-segan memberikan hukuman tegas,” tandasnya.

 

Kemal menjelaskan, jika pengusaha gelap atau spekulan yang terbukti memanfaatkan momentum tidak dihukum, tidak akan timbul efek jera. (rdl/c9/ca/jpnn)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Unas bukan Segalanya

HIRUK pikuk ujian nasional (unas) seolah tidak ada habisnya.

Ketika publik menanti sikap tegas pemerintah seiring dengan amburadulnya pelaksanaan Unas 2013, muncul keputusan lain yang tak kalah mengejutkan. Yakni, sikap tegas pemerintah menghapus unas untuk level sekolah dasar (SD) dan sederajat. Ya, mulai tahun depan tidak ada lagi unas bagi siswa SD!

Bikin Depo Gas di Padang

Karikatur: Ferdie

Kepada Yth Manager Pertamina unit pema­saran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga  mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.

Sabtu, 18 Mei 2013

Wako: Tertibkan Baliho

Mada bana, sapu habih se lai  ..........!

 

Polda Diminta Usut Temuan BPK

Lai ndak adoh main mato ......................?

 

Kapolres Bantah Pembunuh 2 Gadis Kabur

Bisa lo nyo luluih di lubang mancik tu........?