Rabu, 22 Mei 2013 - 12 Rajab 1434 H 21:38:46 WIB
PRO SUMBAR

Perbaikan Sarana Pendidikan Rp 1,3 M

Padang Ekspres • Selasa, 31/07/2012 14:19 WIB • • 293 klik

Padang, Padek—Banjir ban­dang/galodo yang meng­han­tam tujuh kecamatan di Kota Padang beberapa waktu lalu, ternyata ikut merusak fasilitas pendidikan. Data Dinas Pen­didikan Padang me­nyebutkan, terdapat enam sekolah ter­kena dampak ben­cana dengan total kerugian Rp 1,3 mi­liar lebih.

 

Keenam sekolah rusak itu, kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang In­dang Dewata, terdiri dari tiga unit pendi­dikan anak usia dini (PAUD), SD N 17, SD N 19 Pa­dang, serta, SMA N 12 Padang.

 

”Pa­ling­ kurang mem­bu­tuhkan da­na Rp 1,3 mi­liar un­tuk mem­perbaikinya. Kami ber­ha­rap pemerintah pusat dan DPRD Padang me­ma­sukan ang­garan perbaikan dalam APBD peru­bahan,” ha­rap Indang.

 

Khusus ketiga PAUD ter­sebut, tambah Indang, seluruh mobiler dan buku-buku baca­an anak-anak hilang tersapu galodo. Sedangkan kerusakan di SD N 17 Padang, lantai han­cur, mobiler, dan seluruh buku bacaan siswa tak bisa diper­gu­nakan lagi.

 

Untuk SD N 19 sendiri, pagar pembatas se­ko­lah han­cur, mobiler, pera­la­tan se­kolah, dan buku-buku tidak bisa dipergunakan kembali.

 

SMA 12 Padang, menurut Indang, merupakan sarana pendidikan paling parah ter­kena musibah galodo tersebut. Buktinya, peralatan labor, komputer, mo­biler, bu­ku dan pera­latan pen­didi­kan lain tidak bisa diper­gu­nakan la­gi akibat se­kolah ini disapu air setinggi atap sekolah.

 

”Saat ini proses belajar seluruh siswa di dua SD, dan SMA itu tidak terganggu, kare­na proses belajar mengejar siswa dipindahkan ke masjid seiring pelaksanaan pesantren Ramadhan. Namun kalau nan­tinya tiga sarana pendidikan tersebut belum selesai men­jelang Leba­ran, kemungkinan proses bela­jar akan terganggu. Tidak tertutup kemung­kinan siswa dan siswi di seko­lah ini akan digabungkan de­ngan se­kolah ber­deka­tan,” ung­kap­nya.

 

Ketua Komisi IV DPRD Padang, Muharlion menga­takan, pihaknya akan turun ke lapangan untuk memantau perkembangan sebelum meng­­­­alokasikan anggaran ter­sebut. ”Kalau memang perlu perbai­kan, DPRD Padang siap meng­alokasikannya dalam APBD Perubahan 2012 nan­tinya,” ungkapnya. (kid)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kebangkitan, Manufacturing Optimisme

BERBICARA kebangkitan nasional di hari-hari seperti sekarang mungkin segera tergelincir ke arah pesimisme. Derasnya arus informasi memungkinkan manusia Indonesia menerima informasi jenis apa pun. Tetapi, kecenderungan ”naluriah” manusia selalu suka mengerumuni insiden. Karena itulah, jalanan kadang macet berat ketika ada kecelakaan, sekalipun orang yang celaka sudah minggir.

Bikin Depo Gas di Padang

Karikatur: Ferdie

Kepada Yth Manager Pertamina unit pema­saran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga  mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.

Rabu, 22 Mei 2013

Pelapor Bisa Ajukan Praperadilan

Jaan patah samangaik .................!

 

Disdik Siapkan PPDB Online

Lai dijamin ndak adoh titipan lai..............?

 

Lelang Proyek Gedung Parkir Dipertanyakan

Ado lo tacium baun busuk tu................................?