Senin, 21 April 2014 - 20 Jumadil Akhir 1435 H 16:36:20 WIB
RAKYAT SUMBAR

PNS Dapat Tunjangan Lebaran Rp 2 Juta

Padang Ekspres • Selasa, 31/07/2012 13:48 WIB • • 1732 klik

KARIKATUR : ORTA

Padang, Padek—Pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Sumbar dapat bernapas lega, karena mendapatkan tunjangan Lebaran. Nominalnya pun jauh lebih besar dibanding tahun lalu. Jika tahun sebelumnya Rp 1,5 juta, tahun ini tunjangan kesejahteraan sebesar Rp 2 juta.

 

“Kami memang tidak mengenal istilah tunjangan hari raya (THR). Istilah THR itu hanya untuk buruh dan pekerja swasta. Kami hanya memberikan tunjangan kesejahte­raan, dan aturan pun membolehkan. Setiap PNS menda­patkan tunjangan kesejahteraan Rp 2 juta,” ujar Gu­bernur Sumbar Irwan Prayitno kepada Padang Ekspres kemarin.

 

Tunjangan kesejahteraan ini di­berikan agar PNS dapat me­man­fa­atkan uang tersebut meme­nuhi ke­butuhan Lebaran.  Pencairannya di­lakukan seminggu sebelum Lebaran.

 

“PNS Pemprov sedikit berun­tung dibanding PNS dari kota atau kabupaten lain, karena masih ada pem­kab/pemko yang tidak meng­alokasikan anggaran tunjangan Lebaran,” ucapnya.

 

Dengan tunjangan itu, Gubernur meminta jajarannya meningkatkan kinerja dalam memberikan pela­yanan pada masyarakat. “Bagi PNS yang malas ngantor, tunjangan daerah dipotong. Bagi PNS yang rajin, akan mendapatkan tambahan tunjangan daerah,” kata Irwan.

 

Rini, PNS Pemprov Sumbar, mengaku gembira mendengar ada­nya tunjangan kesejahteraan Leba­ran Rp 2 juta. “Uang tersebut dapat dimanfaatkan untuk keperluan beli baju Lebaran anak dan bayar zakat,” ujarnya.

 

Lebaran tahun ini berada di bulan tua, karena tanggal gajian PNS masih lama. Jika tak ada tunjangan kesejahteraan bagi PNS, otomatis, dia juga merayakan Lebaran dalam suasana prihatin.

 

“Anak-anak kalau tidak dibe­likan baju Lebaran, mereka akan terus merengek minta dibelikan. Mereka mana tahu, orangtuanya ada uang atau tidak. Alhamdulillah lah ada tunjangan kesejahteraan itu, sehingga kami dapat merayakan Lebaran dengan suka cita,” pung­kasnya. (ayu)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Selesaikan Pemilu, Jangan Terlena Koalisi

LUPAKAN sejenak hiruk pikuk isu koalisi partai politik. Proses pemilihan umum legislatif 2014 masih berlangsung. Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menyelesaikan rekapitulasi suara. Rencananya, KPU menetapkan hasil rekapitulasi suara pada 7 Mei 2014. Proses tersebut pun harus terus dikawal. Sebab, itulah yang nanti menjadi pijakan untuk proses berikutnya, yakni pengisian pejabat DPR dan pemilihan umum presiden (pilpres). Hasil penghitungan cepat memang bisa menjadi pedoman awal. Namun, bukan itu yang berlaku secara nasional.

Perbaiki Layanan RS Ahmad Muchtar

YTH bapak pimpinan Rumah Sakit Ahmad Muchtar Bukittinggi. Apa begitu pelayanannya, adik saya masuk rumah sakit pagi jam 9 dan pulang jam 4 sore tapi siangnya tidak dikasih makan. Padahal kami bayar cash. Tolong dijelaskan.

Senin, 21 April 2014

Jadilah Konsumen Cerdas

Parhatian bana kalau ka mambali-bali tuh. Jan sampai takicuah pulo........................................................!

 

Kadis dan Kabid DKP jadi Tersangka

Itulah Pak, jan buang sampah jo sambarangan.......................................!

 

Caleg Nasdem Dilaporkan Money Politic

 Lah ka salasai pemilu ko, banyak nan saliang malapor mah..........................!