Kamis, 23 Mei 2013 - 13 Rajab 1434 H 22:08:49 WIB
PRO SUMBAR

Pembunuh Mandor PT BPP Ditangkap

Padang Ekspres • Sabtu, 28/07/2012 13:42 WIB • * • 412 klik

Pasbar, Padek—Masih ingat kasus pencurian dan keke­rasan berujung pembu­nuhan dengan korban berna­ma Rio, 21, mandor plasma per­ke­bunan sawit Divisi Si­du­am­­pan PT Bakrie Pasaman Plan­tation (BPP) mayatnya di­temukan Jumat (29/6) lalu? Ternyata tersangkanya su­dah ditangkap. Kini ter­sangka berinisial WH, 19, war­ga Simpang Bedeng, Keca­ma­tan Luhak Nan Duo, ditahan di Mapolers Pasaman Barat (Pasbar).  

 

Menurut Kasubag Humas Polres Pasbar, AKP Muddasir kepada Padang Ekspres di Simpangampek, tersangka WH, 19, ditangkap di Sim­pang Bedeng, Kecamatan Lu­hak Nan Duo, Pasbar ke­ma­rin, sekitar 15.30 WIB. Ter­sang­ka ditangkap lang­sung jajaran reskrim Polres Pasbar  bersama Polsek Su­ngai Bere­mas, Jumat (27/7). ”Sebelum ditangkap pelaku sudah diketahui iden­titas­nya dan masih berada di Pa­sbar,” kata AKP Mudassir.

 

Sebelum ditangkap, pe­laku sudah diintai usai dike­tahui keberadaannya di Pas­bar. Bahkan, sehari kema­rin pelaku dibuntuti sejak dari Jorong Lubukgadang, Nagari Kapa, Kecamatan Luhak Nan Duo. Ketika sampai di Sim­pang Bedeng, tersangka lang­sung dicegat saat itu sedang mengendarai sepeda motor curiannya Jupiter MX warna hitam tanpa pelat nomor.

 

Penangkapan tersangka di­pimpin Wakapolsek Sungai Be­remas, Ipda.H Sutarman ber­sama anggotanya Bribtu Yas­rizal dan anggota lainnya. Kor­ban mandor perkebunan sa­wit tersebut bernama Rio, sendiri berdomisili di Jorong Pokan Air Bagis dibunuh pada Jumat (29/7) sekitar pukul 14.00.

 

Saat ditangkap, tersangka sempat ingin melawan na­mun kalah cepat dengan ge­rakan Polsek Sungai Bere­mas. Tersangka lansung di­gi­r­ing ke Mapolres Pasaman Barat untuk mempertang­gung­jawabkan perbuatannya. Sebagaimana diberitakan Padang Ekspres, sebelumnya korban yang masih bujangan itu bekerja sebagai mandor plasma perkebunan di PT Bakrie Pasaman Plantation.

 

Korban telah hilang sejak Jumat (22/6) lalu. Warga te­lah berupaya mencarinya ter­masuk ke tempat sauda­ranya, namun korban tetap tidak dapat ditemukan. War­ga be­ser­ta keluarganya tetap men­cari korban, akhirnya dite­mu­kan warga di anak su­ngai BNC Kampung rendah Aiabalam Kenagarian Parit, Kecamatan Kotobalingka su­dah dalam keadaan tak ber­nyawa. Kondisi korban saat ditemukan sangat menge­nas­kan. ”Kita tak me­nyangka kor­ban ditemukan dalam ke­adaan tewas menge­naskan,” ujar H Mudassir.

 

Saat korban ditemukan warga, persisnya di kebun warga setempat, jasad korban telah membusuk dan bagian kepala terpsiah dari badan, paha juga lepas dan bagian isi perut sudah habis. Hingga saat ini warga belum me­ngetahui apa penyebab te­wasnya korban tersebut. Dan jarak ditemukannya korban dari tempat aktivitas tempat korban bekerja itu ada sekitar 5 km. Pencarian korban ma­lang itu memakan waktu sekitar satu minggu.  (roy)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Menunggu Aksi Chatib Basri

PRESIDEN akhirnya menjatuhkan pilihannya kepada Muhammad Chatib Basri untuk mengemban tugas sebagai menteri keuangan (Menkeu). Mencermati situasi pe­rekonomian mutakhir, perekonomian dunia masih labil (eksternal) dan stimulasi dari APBN masih lemah (internal), dapat dikatakan, Chatib berada dalam momentum yang kurang kondusif. Tidak berlebihan jika ada yang menilai Chatib berada pada situasi the right man on the right place, but the wrong time.

Bikin Depo Gas di Padang

Karikatur: Ferdie

Kepada Yth Manager Pertamina unit pema­saran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga  mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.

Kamis, 23 Mei 2013

Pelajar Sindikat Curanmor Diringkus

Kan di sakola ndak adoh diajakan maliang doh..........................................!

 

Masyarakat Sipil Meradang

Maju taruih.................................................!


Panwaslu Cuek, LSM Kapak Lanjut ke Pusat

Patuik didukuang tu.......................................!