Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 07:40:20 WIB
PRO SUMBAR

Kasus PAW Mursidi Masuk Tahap Penyidika

Padang Ekspres • Sabtu, 28/07/2012 13:41 WIB • * • 557 klik

Pasbar, Padek—Kasus Per­­gantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Mur­sidi dari Partai Peduli Rakyat Nasional, berlanjut. Bahkan, Kasat Reskrim Polres Pa­saman Barat (Pasbar), Iptu Burrahim Boer me­nye­but­kan, pihaknya telah mengi­rimkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) kepada Kejaksaan Negeri Simpangampek.

 

”Ya, benar kasus ini telah keluar SPDP-nya. Yang jelas, kasus ini terus kita proses secara bertahap. Bahkan, surat pemanggilan terhadap 27 anggota DPRD telah kita kirim ke Polda Sumbar dan diteruskan ke gubernur,” kata Burrahim kepada Pa­dang Ekspres di Simpang­ampek, Kamis (26/7).

 

Dikatakan, saat ini telah dilakukan pemeriksaan ter­hadap sekitar sembilan orang saksi. Dalam menangani kasus PAW ini, pihaknya membutuhkan banyak kete­rangan dari berbagai pihak dan dilakukan bertahap. Dalam upaya pengungkapan kasus itu, pihaknya bekerja secara bertahap dan perlu mendalami melalui sejumlah saksi.

 

Diperkirakan, ke-35 ang­gota DPRD akan dipanggil diminta keterangannya. Ti­dak ada intervensi dalam pengungkapan berbagai ma­cam kasus yang ditangani ini. Jika terbukti, maka akan diproses lebih jauh. ”Siapa-siapa orangnya untuk se­mentara belum bisa kita sebutkan, karena mereka statusnya masih sebagai sak­si,” tegasnya.

 

Penanganan kasus itu, imbuhnya, tindak lanjut la­poran bernomor LP/198/IV/2012/SPKT Res Pasaman Barat 4 April 2012, dengan terlapor berinisial ”DK”, yang dilaporkan Mursidi. Sebe­lumnya, telah dilayangkan surat kepada ketua DPRD dengan nomor R/222/IV/2012/RES tanggal 11 April 2012. Surat panggilan terse­but merujuk pada panggilan berdasarkan UU nomor 02 Tahun 2002, tentang Ke­polisian Negara Republik Indonesia.

 

Laporan polisi No.Pol: LP/198/IV/2012/SPKT-RES Pasaman Barat, tanggal 4 April 2012, tentang perkara dugaan tindak pidana meng­hasut orang lain supaya tidak menuruti ketentuan undang-undang. ”Perbuatan dila­kukan dengan cara mela­kukan pemberhentian dalam rangka PAW terhadap sau­dara Mursidi selaku anggota DPRD Pasaman Barat,” je­lasnya.

 

Kejadian itu berlangsung Senin 20 Februari 2012 lalu sekitar pukul 13.00 WIB, di gedung DPRD Pasbar, Jo­rong Padangtujuah, Kena­garian Aurkuniang, Keca­matan Pasaman. Sebe­lum­nya, dalam proses PAW dari PPRN dari Mursidi kepada Pasrial St Mudo dilakukan pada 20 Februari 2012. Mursidi selaku pelapor dan korban dirugikan sehingga dirinya melapor ke polisi. (roy)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!