Jum'at, 24 Mei 2013 - 14 Rajab 1434 H 03:14:59 WIB
NASIONAL

Fahd A Rafiq Ditahan

Terkait Dugaan Korupsi Dana Penyesuaian Daerah

Padang Ekspres • Sabtu, 28/07/2012 13:39 WIB • * • 490 klik

Jakarta, Padek—Setelah sekian lama melenggang bebas di luar, kemarin (27/7) ter­sangka kasus suap Dana Pe­nye­suaian Infrastruktur Dae­rah (DPID) Fahd A Rafiq akhir­nya ditahan di Rutan KPK. Dengan tangan terborgol me­ngenakan baju tahanan, dia ditahan setelah menjalani pe­meriksaan. Alasan KPK me­nahannya adalah untuk men­jauhkannya dari intervensi pihak lain yang berkepen­ti­ngan.

 

Fahd tiba di KPK sekitar pukul 10.00. Kemarin, dia dimintai keterangan sebagai tersangka. Memang, itu adalah pemeriksaan pertama Fahd sebagai tersangka. Sebe­lum­nya, anak penyanyi dangdut kondang A Rafiq itu beberapa dipanggil sebagai saksi untuk tersangka anggota Banggar Wa Ode Nurhayati.

 

Bahkan, pria yang kini menjabat sebagai pengurus di Musyarawah Kekeluargaan dan Gotong Rotong (MKGR), organiasi sayap Partai Golkar itu pernah dihadirkan sebagai saksi dalam sidang dengan terdakwa Wa Ode di Pen­ga­dilan Tipikor. Ya, Fahd sendiri me­ngakui dirinya sebagai pe­rantara antara tiga pemda tiga kabupaten di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dengan Wa Ode.

 

Dia pun mengakui dirinya pernah bertemu Bupati Aceh Besar di Hotel Sultan, Bupati Pidie Jaya di Sari Pan Pacific dan Kepala Dinas PU Bener Meriah di Hotel Sultan. Dia pun menawarkan akan mem­bantu mengawal anggaran DIPD melalui Wa Ode yang merupakan anggota Banggar dari Fraksi PAN. Dia juga menjanjikan akan meloloskan DIPD setiap daerah sebesar Rp 40 miliar. Namun mereka diminta untuk menyetor Rp 6 miliar sebagai komitmen fee.

 

Sekitar pukul 16.45, Fahd keluar. Berbeda dengan saat dia masuk, kali ini dia keluar sudah mengenakan pakaian khusus tahanan KPK berwarna putih. Petugas KPK juga me­ngenakan borgol di kedua tangannya. Setelah digiring keluar, Fahd pun langsung dimasukkan ke mobil tahanan KPK yang kemudian meluncur ke rutan KPK yang berada di basement.

 

Juru bicara KPK Johan Budi mengatakan pihaknya memang langsung melakukan penahanan kepada Fahd sam­pai 20 hari kedepan hingga ma­sa penyidikan rampung. ”Dia memang kami tahan di rutan Jakarta Timur Cabang KPK,” kata Johan.

 

Menurut Johan, penyidik memang memiliki alasan me­ngapa harus menahan Fahd. ”Ada beberapa kemungkinan mengapa menahan yang ber­sangkutan. Bisa untuk mem­per­mudah penyidikan atau bisa juga untuk mencegah adanya intervensi dari pihak-pihak lain,” imbuhnya.

 

Namun saat disinggung apa benar Fahd mendapat ancaman dari pihak lain, Jo­han mengaku tidak me­nge­ta­hui­nya. Menurutnya hingga kemarin dirinya belum mendapat informasi sama sekali soal ada atau tidaknya ancaman kepada Fahd. (kuh/jpnn)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Menunggu Aksi Chatib Basri

PRESIDEN akhirnya menjatuhkan pilihannya kepada Muhammad Chatib Basri untuk mengemban tugas sebagai menteri keuangan (Menkeu). Mencermati situasi pe­rekonomian mutakhir, perekonomian dunia masih labil (eksternal) dan stimulasi dari APBN masih lemah (internal), dapat dikatakan, Chatib berada dalam momentum yang kurang kondusif. Tidak berlebihan jika ada yang menilai Chatib berada pada situasi the right man on the right place, but the wrong time.

Bikin Depo Gas di Padang

Karikatur: Ferdie

Kepada Yth Manager Pertamina unit pema­saran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga  mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.

Kamis, 23 Mei 2013

Pelajar Sindikat Curanmor Diringkus

Kan di sakola ndak adoh diajakan maliang doh..........................................!

 

Masyarakat Sipil Meradang

Maju taruih.................................................!


Panwaslu Cuek, LSM Kapak Lanjut ke Pusat

Patuik didukuang tu.......................................!