Senin, 20 Mei 2013 - 10 Rajab 1434 H 08:41:48 WIB
INTERNASIONAL

Ipar Assad dan Menhan Syria Tewas

Bom Guncang Gedung Intelijen di Damaskus

Padang Ekspres • Kamis, 19/07/2012 13:23 WIB • * • 307 klik

Damaskus, Padek—Keke­ra­san dan krisis Syria terus menelan korban. Kali ini, se­jumlah tokoh rezim Presiden Ba­shar al-Assad menjadi kor­ban. Menteri Pertahanan (Men­han) Daud Rajiha, Wakil  Menhan Ashaf Syaukat, serta penasihat keamanan Assad dan asisten Wakil Presiden Hasan Ali Turkmani tewas dalam ledakan yang me­ng­gun­cang gedung keamanan na­sional (intelijen) di Kota Da­mas­kus kemarin pagi (18/7).

 

Stasiun televisi pemerintah melaporkan bahwa sejumlah pejabat terluka dalam sera­ngan itu. Antara lain, menteri Dalam Negeri Muhammad al-Shaar, dan Direktur Biro Kea­ma­nan Nasional Hisham Ikh­tiyar.

 

Menurut televisi peme­rin­tah, serangan tersebut sengaja me­narget para pejabat senior bidang keamanan Syria. Saat peristiwa itu terjadi, sedang berlangsung rapat antara para anggota kabinet Syria dengan pejabat keamanan. Enam peti­ng­gi rezim Assad dilaporkan tewas dalam serangan bom di mar­kas Biro Keamanan Na­sio­nal itu.

 

Sedangkan para korban luka dilarikan ke rumah sakit al-Shami untuk dirawat. ’’Pa­su­kan Garda Republik (militer Syria, Red) saat ini menjaga ketat kawasan sekitar rumah sakit,’’ ujar Umar al-Dimashki, aktivis di Damaskus  .

 

Serangan tersebut terjadi di Distrik Rawda, jantung ibu kota, di tengah pertempuran sengit dalam beberapa hari terakhir antara tentara peme­rintah dan pejuang oposisi yang kian mendekati pusat kekuasaan Assad. Kelompok oposisi mengklaim mem­pero­leh banyak kemajuan untuk merebut dan menguasai Da­mas­kus.

 

Gedung markas salah satu cabang dinas intelijen Syria yang diserang itu hanya ter­letak sekitar 500 meter dari Ke­dutaan Besar (Kedubes) AS. Polisi langsung menutup dan mensterilkan kawasan ter­se­but setelah ledakan itu. Para jurnalis dilarang mendekati lokasi tersebut.

 

Tentara Syria Merdeka atau FSA (tentara pem­ba­ng­kang yang bergabung dengan oposisi) dan kelompok jihad yang menyebut diri sebagai Brigade Martir Tuhan me­nya­takan bertanggung jawab da­lam serangan bom tersebut. ’’Aksi itu memang dikoor­di­nasikan oleh beberapa brigade oposisi di Damaskus,’’ tutur Kolonel Malik al-Kurdi, wakil kepala FSA.

 

Pemerintah Syria melu­kis­kan serangan itu sebagai aksi bom bunuh diri. Tetapi, Kurdi menyatakan bahwa pejuang oposisi menggunakan remote control untuk meledakkan sebuah bom yang telah dipa­sang di dalam ruang perte­muan dalam gedung tersebut. Sebuah rekaman video dari wilayah pinggiran Damaskus memperlihatkan bahwa warga Syria bersuka cita setelah berita pengeboman tersebut beredar.

 

Serangan bom yang mene­waskan sejumlah pejabat re­zim Assad itu menjadi titik balik dalam revolusi di Syria selama 16 bulan terakhir. ’’Se­rangan tersebut bisa disebut se­bagai pukulan psikologis yang telak terhadap rezim berkuasa dan bisa mem­per­cepat kejatuhan Assad,’’ ko­mentar Anthony Skinner, ana­lis lembaga think tank Ma­ple­croft.

 

Rezim Assad berupaya ke­ras meredam gejolak pasca- serangan bom itu. ’’Menteri dalam negeri menjadi martir akibat serangan teroris yang sengaja menarget markas per­ta­hanan nasional,’’ lapor te­le­visi nasional.

 

Rajiha merupakan pe­me­luk Kristen. Selain menhan, dia menjabat wakil panglima mi­liter, dan deputi kepala dewan men­teri. Jabatan panglima tertinggi militer Syria dipegang Assad.

 

Sedangkan Ashaf Syaukat ditunjuk Assad menjadi wakil menhan pada September 2011. Pria 62 tahun itu merupakan kakak ipar Assad. Jenderal Syaukat dikenal sebagai kepala keamanan nasional dan ang­gota keluarga dekat Assad. Dia menikah dengan kakak sulung Assad, Bushra.

 

Beberapa jam pasca-se­ra­ngan bom itu, sejumlah le­da­kan dilaporkan juga terjadi dekat sebuah pangkalan unit militer yang bertanggung ja­wab untuk melindungi istana pre­siden. Tapi, kementerian in­formasi membantah ke­ja­dian tersebut.  Divisi IV mi­liter Syria, yang dikomandani oleh adik Assad, Maher al-Assad, tersebut adalah salah satu satuan tentara dengan per­senjataan terlengkap.

 

Pernyataan militer yang disiarkan melalui televisi pas­ca-serangan bom bunuh diri menyebutkan bahwa saat ini Syria lebih kuat dibanding dengan sebelumnya dalam memerangi terorisme dan mengusir geng kriminal.

 

’’Sia­pa­pun yang mengira bahwa membunuh para ko­mandan militer bisa me­ng­guncang Syiria hanya ber­halusinasi,’’ tegas militer. (AFP/AP/BBC/CNN/cak/dwi)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Unas bukan Segalanya

HIRUK pikuk ujian nasional (unas) seolah tidak ada habisnya.

Ketika publik menanti sikap tegas pemerintah seiring dengan amburadulnya pelaksanaan Unas 2013, muncul keputusan lain yang tak kalah mengejutkan. Yakni, sikap tegas pemerintah menghapus unas untuk level sekolah dasar (SD) dan sederajat. Ya, mulai tahun depan tidak ada lagi unas bagi siswa SD!

Bikin Depo Gas di Padang

Karikatur: Ferdie

Kepada Yth Manager Pertamina unit pema­saran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga  mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.

Sabtu, 18 Mei 2013

Wako: Tertibkan Baliho

Mada bana, sapu habih se lai  ..........!

 

Polda Diminta Usut Temuan BPK

Lai ndak adoh main mato ......................?

 

Kapolres Bantah Pembunuh 2 Gadis Kabur

Bisa lo nyo luluih di lubang mancik tu........?