Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 07:35:29 WIB
PRO SUMBAR

Waspadai Longsor dan Banjir

Padang Ekspres • Kamis, 19/07/2012 12:42 WIB • * • 417 klik

Solok, Padek— Tingginya curah hujan disertai angin kencang se­menjak sepekan terakhir di se­bagian wilayah di Kabupaten Solok perlu diwaspadai masyarakat, terutama terhadap ancaman long­sor, banjir, dan pohon tumbang.  Ke­waspadaan dini obat ampuh mengatasi malapetaka.

 

Demikian disampaikan Bupati Solok, Syamsu Rahim kepada Padang Ekspres, Rabu (18/7), terkait mulai tingginya curah hujan di sebagian wilayah Kabupaten Solok. Selain curah hujan cukup tinggi, dilaporkan angin kencang turut menyertai perobahan iklim sepanjang sepekan terakhir. Se­hingga masyarakat di daerah-daerah rawan bencana harus lebih waspada.

 

“Jangan tunggu musibah da­tang, setelah itu baru waspada. Namun kewaspadaan harus di­ingat setiap saat, seraya mem­per­hatikan berbagai hal disekitar kita yang dapat mengancam ke­se­la­matan. Seperti menyingkirkan pohon besar tumbuh di sekitar pekarangan rumah, menghentikan aktivitas yang berpotensi berujung longsor, dan memperbaiki sanitasi tersumbat,” ujarnya.

 

Apalagi di negeri penghasil markisa ini terdapat sejumlah kawasan rawan bencana, dian­ta­ranya beberapa nagari tersebar di Kecamatan IX Koto Sei Lasi, X Ko­to Diatas, Payung Sekaki, Hiliran Gumanti serta lainnya. Sebagian penduduk di daerah rawan ben­cana ini justru tidak sedikit mem­bangun dan menempati rumah di te­bing, lereng bukit, yang pada sewaktu-waktu lahan tersebut bisa saja ambrol. Seperti halnya mu­sibah longsor di nagari Saok Laweh Kecamatan Kubung be­be­rapa tahun silam, selain telah me­nimbulkan kerugian materi juga merenggut korban jiwa.

 

“Kita tidak ingin hal serupa kembali terulang,  makanya ma­sya­rakat perlu tetap waspada,” im­baunya. Melalui inas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),  Pemerintah Kabupaten Solok terus berupaya mem­be­rikan pemahaman ter­hadap war­ga di daerah rawan bencana, supaya penuh kesadaran segera merelokasi kediamannya ke tem­pat aman. Setidaknya ke­sadaran warga akan pentingnya ke­was­padaan dini terhadap ben­cana alam terus mem­baik. (t)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!