Kamis, 23 Mei 2013 - 13 Rajab 1434 H 08:49:21 WIB
METROPOLIS

Berkas Oknum Marinir Dilimpahkan ke Otmil

Padang Ekspres • Selasa, 17/07/2012 12:26 WIB • * • 318 klik

Teluk Bayur, Padek—Perintah tegas Pangli­ma Komando Armada TNI Kawasan Barat, Laksamana Muda TNI Sudirman untuk mem­percepat prosedur hukum kasus pemukulan wartawan dan warga Gates Nan XX dibuktikan jaja­ran Lantamal II Padang. Kemarin (16/7), ber­kas perkara dan barang bukti kasus itu dilim­pahkan ke Oditur Militer (Otmil) I-03 Padang.

 

“Penyerahan berkas perkara beserta barang bukti telah dilakukan, Senin (16/7). Penyerahan berkas tersebut dilakukan Danpomal Lantamal II Mayor Laut (PM) Gokdin Gultom. Saat itu di­te­rima Kaotmil I – 03 Letkol CHK Ahmad Den­dy Saifullah di kantornya Jalan Sudirman,” ka­ta Komandan Lantamal II Padang, Brigjen Gatot Subroto, kepada Padang Ekspres, kemarin.

 

Dalam berkas tersebut, kata Gatot, empat dari 11 Marinir ditetapkan sebagai tersangka. Sebab, dalam penyidikan hanya mereka yang memenuhi unsur pidana.

 

“Yang terbukti bersalah ha­nya tiga Marinir karena me­menuhi unsur pidana, yak­ni SH (Serda Mar), US (Pratu Mar) dan DE (Pratu Mar). Ke­mudian dalam pengembangan penyidikan muncul satu ter­sang­ka baru, AK (Serda Mar). Delapan lainnya dalam proses penyidikan tidak memenuhi unsur tindak pidana,” ungkap Gatot.

 

Yang tak memenuhi unsur pidana, kata Gatot, mereka tidak akan dilepas begitu saja. Namun akan dikenakan sanksi disiplin. “Hukuman disiplin akan berpengaruh terhadap ka­rir anggota bersangkutan. Misalnya penundaan mengi­ku­ti pendidikan, dalam pe­ning­katan karirnya atau pe­nun­daan kenaikan pangkat,” jelas Gatot Subroto.

 

Dengan diserahkannya ber­­­kas tersebut, kata Gatot, tugas dan tanggung jawab Polisi Militer Lantamal II seba­gai penyidik TNI Angkatan Laut selesai. “Selanjutnya akan menunggu proses persidangan di Pengadilan Militer 03 Pa­dang,,” ungkapnya.

 

Panglima Komando Armada TNI Kawasan Barat, Lak­samana Muda TNI Sudir­man juga menegaskan, seluruh unsur pimpinan di TNI AL telah diperintahkan tidak mem­berikan bantuan pada anggota ber­masalah atau yang melang­gar tindak pidana. Kalau ada yang berusaha memberikan bantuan, pimpinan itu akan mendapatkan sanksi atau hu­kum­an yang lebih berat lagi.

 

“Saya tidak akan mem­ban­tu sedikit pun, anggota yang bermasalah atau anggota yang terlibat kasus pidana,” ung­kap­nya.

 

Seperti diberitakan, sejum­lah wartawan, warga, dan se­orang anggota DPRD Padang dianiaya belasan oknum ang­gota Batalyon Marinir Perta­han­an Pangkalan (Yonmar­han­lan) II Padang, ketika pe­nertiban kafe-kafe mesum di kawasan Bukitlampu, Kecamatan Lubukbegalung, Pa­dang, Selasa (29/5).

 

Seorang wartawan yang luka di bagian telinga bernama Budi Sunandar, kontributor MNC Group, kameranya hi­lang. Julian dari Trans7, dan Indra dari SCTV, dipukuli di bagian punggung. Sementara itu, fotografer Padang Eks­pres, sempat diperlakukan kasar, dan kameranya diacak-acak hingga rusak. Memori kamera diambil oknum anggo­ta Marinir. Kamera video milik Jamaldi dari Favorit TV dipe­cahkan ke jalan.

 

Seorang warga mengalami patah tulang rusuk, dan bebe­rapa lainnya mendapat puku­lan. Tiga sepeda motor milik war­­ga dilempar ke laut. Atas pe­­ristiwa itu, 11 anggota Yon­mar­hanlan II Padang, diproses dan ditahan di Bilik Hukuman Pomal Lantamal II Padang. (kid)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kebangkitan, Manufacturing Optimisme

BERBICARA kebangkitan nasional di hari-hari seperti sekarang mungkin segera tergelincir ke arah pesimisme. Derasnya arus informasi memungkinkan manusia Indonesia menerima informasi jenis apa pun. Tetapi, kecenderungan ”naluriah” manusia selalu suka mengerumuni insiden. Karena itulah, jalanan kadang macet berat ketika ada kecelakaan, sekalipun orang yang celaka sudah minggir.

Bikin Depo Gas di Padang

Karikatur: Ferdie

Kepada Yth Manager Pertamina unit pema­saran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga  mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.

Rabu, 22 Mei 2013

Pelapor Bisa Ajukan Praperadilan

Jaan patah samangaik .................!

 

Disdik Siapkan PPDB Online

Lai dijamin ndak adoh titipan lai..............?

 

Lelang Proyek Gedung Parkir Dipertanyakan

Ado lo tacium baun busuk tu................................?