- 14:22 WIB
- 14:21 WIB
- 14:21 WIB
- 14:17 WIB
- 14:19 WIB
- 14:18 WIB
- 14:17 WIB
- 14:16 WIB
- 14:16 WIB
- 13:30 WIB
BNI Fokus Pertumbuhan Ekonomi
Padang Ekspres • Minggu, 15/07/2012 09:30 WIB • * • 277 klik
Padang, Padek—Pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin membaik, salah satu buktinya dapat dilihat dari pertumbuhan dana bank BNI. Khusus di wilayah Sumbar, Riau, Kepri, dan Kerinci pertumbuhan BNI pada tahun ini mencapai angka 10 persen.
Pertumbuhan itu terdapat pada seluruh sektor seperti pertumbuhan kredit yang mencapai 30 persen. Untuk kredit, BNI membedakan dalam tiga segmen, yaitu Coorporation (perusahaan), menengah dan kecil. Dalam tiga segmen tersebut antara menengah dan kecil berimbang.
Pemimpin Wilayah Padang meliputi Sumbar, Riau, Kepri, dan Kerinci, Filani Zikri menjelaskan dalam tahun ini salah satu fokus pengembangan kredit BNI untuk wilayahnya adalah usaha menengah dan kecil. Ini dibuktikan dengan target pencaira dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp500 miliar.
”Saat ini saja, pencairan KUR telah mencapai 60 persen dari target. Salah satu program BNI adalah memajukan usaha kecil dan menengah dengan memberikan pinjaman pada pengusaha ini,” ujarnya ketika merayakan 66 tahun BNI, tumbuh kembang bersama negeri di Hotel Pangeran Beach, Jumat (13/7) malam.
Pada acara tersebut juga dihadiri unsur pemimpin BNI seperti Wakil Pemimpin Wilayah Padang meliputi Sumbar, Riau, Kepri, dan Kerinci, Arimathea, Pemimpin Cabang Padang, Irzam Munaf, pemimpin kelompok bisnis dan layanan, Suryana, Kajati Sumbar, Muhammad Hamid, keluarga besar BNI dan mitra serta tamu undangan.
Untuk Sumbar, sudah ada pemetaan sektor unggulan, yaitu perdagangan, perkebunan, pertambangan, industri kecil, dan kontraktor. Filani menjelaskan sektor ini akan difokuskan dalam pengembangannya sehingga pengusaha yang berada di sector tersebut akan mendapatkan modal dan mengembangkan usaha mereka.
”Setiap tahun akan ada pemetaan sektor untuk pertumbuhan ekonomi. Hal ini dimaksudkan agart tampak perkembangan yang dibantu oleh BNI,” ulasnya.
Selain fokus pada pertumbuhan kredit, BNI terutama yang berada dibawah wilayah kerjannya, Filani juga telah membenahi layanan dan kantor. Bagi Filani, jika layanan sudah memuaskan tentu akan menarik minat masyarakat untuk menabung, meminjam, dan lainnya dengan BNI. (ek)
[ Red/Administrator ]
DARAH sudah muncrat. Demonstrasi yang mengiringi kenaikan harga BBM telah mengakibatkan beberapa orang dari kalangan pendemo, polisi, dan wartawan luka. Ini tentu menyedihkan. Yang lebih menyedihkan, mengapa bangsa kita tak jua bisa lepas dari ”ritual menyakitkan” seperti ini. Dari waktu ke waktu, selalu terjadi trilogi maut: kenaikan harga BBM-pertengkaran politik-demo keras. Ketika para pemangku kepentingan sibuk bertikai, harga barang lain sudah menyelinap naik.
Assalamualaikum wr wb, yth pimpinan RS M Djamil, sekadar masukan demi memajukan M Djamil. Kami baru pulang dari Jakarta dan HD kebetulan di RSCM Pusat kami rasakan disana layanan sangat bagus, perawatnya ramah-ramah, mereka diajarkan ilmu psikologi untuk melayani pasien tidak seperti di M Djamil yang perawatnya tidak familiar, terutama yang berinisial D, amat kasar mulutnya sama pasien. Jadi kalau masih tetap begini pelayanan M Djamil kami yakin tidak akan dapat untuk menjadi status layanan internasional. Semoga para pimpinan memperhatikannya. Wasaallam pasien HD, Selasa-Jumat CC Ibu kepala Dinkes Sumbar
Siswa Luar Serbu Padang
Batambah macet Padang mah.....................................!
Angin Ribut Landa Solok
Hati-hati beko talendo..........................!
Hanya 67 Persen Nikmati Air Bersih
Lai ndak sakik diare salabiahnyo tu..........................................?