- 04:49 WIB
- 04:48 WIB
- 04:47 WIB
- 04:46 WIB
- 04:45 WIB
- 13:09 WIB
- 13:12 WIB
- 13:12 WIB
- 13:11 WIB
- 13:10 WIB
Balai Adat Kapa Terbakar
Padang Ekspres • Minggu, 15/07/2012 09:26 WIB • * • 246 klik

Pasbar, Padek—Balai Adaik Lubuak Pudiang Luhak Saparampek Kapa yang juga Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kenagarian Kapa, Kecamatan Luhan Nanduo, Pasbar ludes terbakar sekitar pukul 02.00 WIB, Sabtu dini hari (14/7).
Menurut Ketua KAN Kapa, Alman Gampo Alam, peristiwa kebakaran itu terjadi saat warga sedang tertidur pulas. Beruntung warga sekitar terbangun karena mendengar suara api yang terus melalap balai adat tersebut. Spontan warga beranjak dari tempat tidurnya dan berusaha memadamkan api. Karena api sudah terlanjur membesar, api tak bisa dikendalikan dan menghanguskan semua balai adat tersebut. Kerugian ditaksir mencapai Rp350 juta.
Saat kebakaran, warga juga berinisiatif menghubungi pemadam kebakaran. Mobil kebakaran tiba di lokasi 15 kemudian. Meski petugas dan warga sudah berjibaka memadamkan api tetap saja tidak bisa dijinakkan.
“Kita belum mengetahui pasti, apa penyebabnya namun untuk sementara diduga akibat arus pendek. Dan balai adat itu tidak ada warga yang tidur didalam, saat itu dalam keadaan kosong,” kata Alman Gampo Alam didampingi para ninik mamak dan warga setempat kepada Padang Ekspres di Kapa Kecamatan Luhak Nanduo, Sabtu (14/7).
Dijelaskannya rumah adat tersebut baru selesai dibangun. Rencananya rumah adat tersebut akan diresmikan dalam waktu dekat. Dana pembangunan balai adat tersebut berasal dari iuran swadaya masyarakat Nagari Kapa. Masyarakat berharap pihak berwajib segera menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.
Komandan Pemadam Kebakaran, BPBD Pasbar, Afrizal membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Pihaknya sempat membantu memadamkan api. Karena balai adat itu terbuat dari kayu mengakibatkan api cepat membesar. “Akibat peristiwa itu, kerugian mencapai ratusan juta rupiah dan tidak ada korban jiwa,” kata Afrizal.
Pantauan Padang Ekspres di lokasi, kemarin (14/7) balai adat itu tidak dapat lagi difungsikan. Semua isi rumah ikut hangus jadi abu. (roy)
[ Red/Administrator ]
HIRUK pikuk ujian nasional (unas) seolah tidak ada habisnya.
Ketika publik menanti sikap tegas pemerintah seiring dengan amburadulnya pelaksanaan Unas 2013, muncul keputusan lain yang tak kalah mengejutkan. Yakni, sikap tegas pemerintah menghapus unas untuk level sekolah dasar (SD) dan sederajat. Ya, mulai tahun depan tidak ada lagi unas bagi siswa SD!
![]()
Kepada Yth Manager Pertamina unit pemasaran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.
Wako: Tertibkan Baliho
Mada bana, sapu habih se lai ..........!
Polda Diminta Usut Temuan BPK
Lai ndak adoh main mato ......................?
Kapolres Bantah Pembunuh 2 Gadis Kabur
Bisa lo nyo luluih di lubang mancik tu........?