Kamis, 23 Mei 2013 - 13 Rajab 1434 H 15:55:22 WIB
PRO SUMBAR

Balai Adat Kapa Terbakar

Padang Ekspres • Minggu, 15/07/2012 09:26 WIB • * • 249 klik

 Balai adat Nagari Kapa terbakar. Usaha warga dan petugas memadamkan api tak ber

Pasbar, Padek—Balai Adaik Lubuak Pudiang Luhak Sa­pa­ram­pek Kapa yang juga Kan­tor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kenagarian Kapa, Kecamatan Lu­han Nanduo, Pasbar ludes terbakar sekitar pukul 02.00 WIB, Sabtu dini hari (14/7).

 

Menurut Ketua KAN Kapa, Alman Gampo Alam, peristiwa kebakaran itu terjadi saat warga sedang tertidur pulas. Ber­un­tung warga sekitar terbangun karena mendengar suara api yang terus melalap balai adat tersebut. Spontan warga be­ranjak dari tempat tidurnya dan berusaha memadamkan api. Karena api sudah terlanjur membesar, api tak bisa diken­da­likan dan menghanguskan semua balai adat tersebut. Ke­ru­gian ditaksir mencapai Rp350 juta.

 

Saat kebakaran, warga juga berinisiatif menghubungi pe­ma­dam kebakaran. Mobil ke­ba­karan tiba di lokasi 15 kem­u­dian. Meski petugas dan warga sudah berjibaka memadamkan api tetap saja tidak bisa dij­i­nak­kan.

 

“Kita belum mengetahui pasti, apa penyebabnya namun untuk sementara diduga akibat arus pendek. Dan balai adat itu tidak ada warga yang tidur didalam, saat itu dalam ke­adaan kosong,” kata Alman Gampo Alam didampingi para ninik mamak dan warga se­tem­pat kepada Padang Ekspres di Kapa Kecamatan Luhak Nan­duo, Sabtu (14/7).

 

Dijelaskannya rumah adat tersebut baru selesai dibangun. Rencananya rumah adat ter­se­but akan diresmikan dalam waktu dekat. Dana pem­ba­ngu­nan balai adat tersebut berasal dari iuran swadaya masyarakat Na­gari Kapa. Masyarakat ber­harap pihak berwajib segera me­nyelidiki penyebab keba­ka­ran tersebut.

 

Komandan Pemadam Keba­karan, BPBD Pasbar, Afrizal membenarkan peristiwa keba­ka­ran tersebut. Pihaknya sem­pat membantu memadamkan api. Karena balai adat itu ter­buat dari kayu mengakibatkan api cepat membesar. “Akibat peristiwa itu, kerugian men­capai ratusan juta rupiah dan tidak ada korban jiwa,” kata Afrizal.

 

Pantauan Padang Ekspres di lokasi, kemarin (14/7) balai adat itu tidak dapat lagi di­fung­sikan. Semua isi rumah ikut hangus jadi abu. (roy)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Menunggu Aksi Chatib Basri

PRESIDEN akhirnya menjatuhkan pilihannya kepada Muhammad Chatib Basri untuk mengemban tugas sebagai menteri keuangan (Menkeu). Mencermati situasi pe­rekonomian mutakhir, perekonomian dunia masih labil (eksternal) dan stimulasi dari APBN masih lemah (internal), dapat dikatakan, Chatib berada dalam momentum yang kurang kondusif. Tidak berlebihan jika ada yang menilai Chatib berada pada situasi the right man on the right place, but the wrong time.

Bikin Depo Gas di Padang

Karikatur: Ferdie

Kepada Yth Manager Pertamina unit pema­saran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga  mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.

Kamis, 23 Mei 2013

Pelajar Sindikat Curanmor Diringkus

Kan di sakola ndak adoh diajakan maliang doh..........................................!

 

Masyarakat Sipil Meradang

Maju taruih.................................................!


Panwaslu Cuek, LSM Kapak Lanjut ke Pusat

Patuik didukuang tu.......................................!