- 06:26 WIB
- 06:25 WIB
- 06:24 WIB
- 06:23 WIB
- 06:19 WIB
- 06:16 WIB
- 06:08 WIB
- 06:06 WIB
- 06:05 WIB
- 12:39 WIB
7 Bulan Dua Rekor Muri
Paul Tantang Padang Ciptakan Rekor Berikutnya
Padang Ekspres • Minggu, 15/07/2012 08:46 WIB • * • 747 klik

Padang, Padek—Penyelenggaraan Festival Internasional Dragon Boat X 2012 di Banjir Kanal GOR H Agus Salim Padang dari 12-15 Juli ini diwarnai penyerahan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri). Penghargaan rekor Muri tersebut didapatkan karena inilah pertama kalinya iven semacam ini dilaksanakan pada malam hari di Indonesia.
Penghargaan tersebut diserahkan IBOR President MURI Paul Wienarto Paul Wiernarti kepada Walikota Padang Fauzi Bahar yang diwakili Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansyarulah, Sabtu malam (14/7).
Seusai menirma penghargaan, Mahyeldi menyampaiakan pengahargaan ini buah dari kebersamaan dari berbagai lapisan masyarakat, pihak swasta dan instansi pemerintah Kota Padang. “Mudahan-mudahan apa yang ditorehakan Kota Padang hari ini menjadi modal bagi generasi muda masa depan, untuk berbuat lebih baik lagi,” ujarnya.
Sementara itu, ketua pelaksana Festival Internasional Perahu Naga 2012 Ali Basyar, mengatakan, sebenarnya penyelenggaraan iven semacam ini, tidak saja yang pertama kali di Indonesia. “Dari informasi yang saya dapatkan, ini merupakan yang pertama kali di dunia” sebutnya, sembari disambut tepuk tangan yang meriah dari para penonton.
Festival Perahu Naga Internasional tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke 10 dalam rentang waktu 10 tahun tanpa terputus. Sepanjang itu, total sudah 1306 peserta yang mengikuti iven ini. Di mana untuk tahun ini, diikuti 11 tim luar negeri (terbanyak dari penyelenggaraan sebelumnya), 19 tim dalam negeri, dan 15 tim dayung antar kesatuan.
“Pelaksanaan yang 10 berturut-turut, total jumlah peserta, dan peserta asing terbanyak pada gelaran kali ini, merupakan poin-poin penting yang menjadi penilaian Muri sehingga Kota Padang mendapat penghargaan Muri, selain yang utamanya tentulah penyelenggaraan pada malam hari,” terang Ali Basyar.
Dengan demikian, penghargaan ini merupakan penghargaan rekor.Muri yang kedua yang didapatkan Kota Padang dalam rentang waktu tujuh bulan terakhir. Sebelumnya, 31 Desember lalu, Kota Padang mendapatkan penghargaan rekor Muri atas penyelenggaraa Festival Rendang Padang 2011. Di mana, itulah festival Rendang Padang terbesar yang pernah diadakan, dengan memasak 5200 kg daging.
Dengan telah didapatkannya dua rekor Muri itu, Paul Wienarto kembali menantang pemerintah Kota Padang untuk membuat dan memecahkan rekor-rekor Muri lainnya. “Dengan kebersamaan antara warga Kota Padang, swasta, dan pemerintah Kota Padang yang telah ditunjukkan selama ini, saya yakin, ke depan Kota Padang akan mampu membuat dan memecahkan rekor-rekor lain. (cip)
[ Red/Administrator ]
Tak Lulus UN, bukan Berarti Kiamat
Kabar gembira bagi Sumbar. Tingkat kelulusan ujian nasional (UN) SMA sederajat tahun ini, meningkat dibanding tahun lalu. Hanya 230 dari 68.045 peserta yang dinyatakan gagal. Secara nasional, tercatat 8.851 siswa dinyatakan tidak lulus atau persentase kelulusan UN menurun 0,02 persen dibandingkan tahun lalu. Beruntung, persentase kelulusan siswa SLTA di Sumbar mengalami peningkatan 0,32 persen dibanding tahun lalu. Jika tahun lalu kelulusan 99,40 persen, kini menembus angka 99,72 persen.
![]()
Kepada Yth Manager Pertamina unit pemasaran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.
Konvoi-Coret Baju Sulit Dibendung
Anak didik kini mada-mada..................!
Lagi, Bukittinggi Terbaik Sumbar
Lai ndak adoh nan coret baju..................?
Nilai UN masih Meragukan
Baa baitu, caliak kunci tu.............................?