Minggu, 26 Mei 2013 - 16 Rajab 1434 H 13:41:49 WIB
NASIONAL

7 Bulan Dua Rekor Muri

Paul Tantang Padang Ciptakan Rekor Berikutnya

Padang Ekspres • Minggu, 15/07/2012 08:46 WIB • * • 747 klik

Lomba Internasional Dragon Boat 2012 pada malam hari

Padang, Padek—Penye­leng­ga­raan Festival Internasional Dragon Boat X 2012 di Banjir Kanal GOR H Agus Salim Pa­da­ng dari 12-15 Juli ini di­warnai penyerahan peng­har­ga­an dari Museum Rekor In­do­nesia (Muri). Pe­nghargaan re­kor Muri tersebut dida­pat­kan karena inilah pertama kalinya iven semacam ini di­lak­sanakan pada malam hari di Indonesia.

 

Penghargaan tersebut dise­rah­kan  IBOR President MURI Paul Wienarto Paul Wiernarti kepada Walikota Padang Fauzi Ba­har yang diwakili Wakil Wa­likota Padang Mahyeldi An­sya­rulah, Sabtu malam (14/7).

 

Seusai menirma pen­g­har­gaan, Mahyeldi me­nyam­paia­kan pengahargaan ini buah dari kebersamaan dari ber­ba­gai lapisan masyarakat, pihak swasta dan instansi pe­me­rintah Kota Padang. “Mu­da­han-mudahan apa yang dito­re­ha­kan Kota Padang hari ini men­jadi modal bagi generasi mu­da masa depan, untuk ber­buat lebih baik lagi,” ujarnya.

 

­Sementara itu, ketua pe­lak­sana Festival Internasional Pe­rahu Naga 2012 Ali Basyar, me­ngatakan, sebenarnya pe­nye­lenggaraan iven semacam ini, tidak saja yang pertama kali di Indonesia. “Dari infor­ma­si yang saya dapatkan, ini me­rupakan yang pertama kali di dunia” sebutnya, sembari disambut tepuk tangan yang meriah dari para penonton.

 

Festival Perahu Naga In­ter­nasional tahun ini me­ru­pa­k­an penyelenggaraan yang ke 10 dalam rentang waktu 10 ta­hun tanpa terputus. Sepanjang itu, total sudah 1306 peserta yang mengikuti iven ini. Di mana untuk tahun ini, diikuti 11 tim luar negeri (terbanyak dari penyelenggaraan sebe­lum­nya), 19 tim dalam negeri, dan 15 tim dayung antar ke­sa­tuan.

 

“Pelaksanaan yang 10 ber­tu­rut-turut, total jumlah pe­serta, dan peserta asing ter­ba­nyak pada gelaran kali ini, merupakan poin-poin penting yang menjadi penilaian Muri sehingga Kota Padang men­da­pat penghargaan Muri, selain yang utamanya tentulah pe­nye­lenggaraan pada malam hari,” terang Ali Basyar.

 

Dengan demikian, peng­har­gaan ini merupakan peng­har­gaan rekor.Muri yang ke­dua yang didapatkan Kota Pa­dang dalam rentang waktu tujuh bulan terakhir. Se­be­lum­nya, 31 Desember lalu, Kota Padang mendapatkan pe­ng­har­gaan rekor Muri atas pe­nyelenggaraa Festival Ren­dang Padang 2011. Di mana, itulah festival Rendang Padang terbesar yang pernah diada­kan, dengan memasak 5200 kg daging.

 

Dengan telah didapat­kan­nya dua rekor Muri itu, Paul  Wienarto kembali menantang pemerintah Kota Padang un­tuk membuat dan me­me­cah­kan rekor-rekor Muri lainnya. “Dengan kebersamaan antara warga Kota Padang, swasta, dan pemerintah Kota Padang yang telah ditunjukkan selama ini, saya yakin, ke depan Kota Padang akan mampu mem­buat dan memecahkan rekor-re­kor lain. (cip)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Tak Lulus UN, bukan Berarti Kiamat

Kabar gembira bagi Sumbar. Tingkat kelulusan ujian nasional (UN) SMA sederajat tahun ini, meningkat dibanding tahun lalu. Hanya 230 dari 68.045 peserta yang dinyatakan gagal. Secara nasional, tercatat 8.851 siswa dinyatakan tidak lulus atau persentase kelulusan UN menurun 0,02 persen dibandingkan tahun lalu. Beruntung, persentase kelulusan siswa SLTA di Sumbar mengalami peningkatan 0,32 persen dibanding tahun lalu. Jika tahun lalu kelulusan 99,40 persen, kini menembus angka 99,72 persen.

Bikin Depo Gas di Padang

Karikatur: Ferdie

Kepada Yth Manager Pertamina unit pema­saran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga  mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.

Sabtu, 25 Mei 2013

Konvoi-Coret Baju Sulit Dibendung

Anak didik kini mada-mada..................!

 

Lagi, Bukittinggi Terbaik Sumbar

Lai ndak adoh nan coret baju..................?

 

Nilai UN masih Meragukan

Baa baitu, caliak kunci  tu.............................?