- 13:24 WIB
- 13:23 WIB
- 13:23 WIB
- 13:22 WIB
- 13:21 WIB
- 13:21 WIB
- 13:16 WIB
- 13:13 WIB
- 13:10 WIB
- 13:02 WIB
Lestarikan Tor-tor dan Gordang
Tokoh Adat Mandailing Dukung Malaysia
Padang Ekspres • Minggu, 15/07/2012 08:43 WIB • * • 353 klik
Jakarta, Padek—Pemerintah daerah (Pemda), tokoh adat dan masyarakat Tapanuli Selatan yang mewakili tanah leluhur Mandailing, mendukung upaya yang dilakukan Kerajaan Malaysia untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Mandailing, Gondang Sembilan dan Tari Tortor.
Dukungan antara lain disampaikan Wali Kota Kota Padang Sidimpuan, Zulkarnain Nasution, Bupati Kabupaten Mandailing Natal, HM Hidayat Batubara, Wakil Bupati Tapanuli Selatan, Aldinz Rapolo Siregar, Wakil Bupati Padang Lawas Utara, H Riskon Hasibuan dan Bupati Padang Lawas, Ali Sutan Harahap.
Adapun tokoh adat Mandailing yang menyampaikan dukungannya adalah Ketua Lembaga Adat Kota Sidimpuan, H. SS. Baginda Tambangan Harahap, Ketua Umum Lembaga Adat Mandailing Natal, Raja Pidoli Lombang Baginda Mangaraja Saoloon Efendi Nasution dan Ketua Lembaga Adat Kabupaten Padang Lawas Utara, Patuan Humala Pontas Harahap. Di luar tanah leluhur orang Mandailing, sokongan disampaikan Pemerintah Kotaa Medan seperti disampaikan wali kotanya, H Rahudman Harahap.
Dukungan tersebut disampaikan langsung kepada Presiden Persatuan Halak Mandailing Malaysia, Ramli Abdul Karim Hasibuan dan beberapa anggota Halak Mandailing Malaysia saat mengunjungi dan dan bersilaturahim yang dilakukan Senin kemarin hingga hari ini (Sabtu, 14/7).
“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada pihak Mandailing Malaysia dan pemerintah Malaysia karena mau memperjuang, mempertahankan dan melestarikan kebudayaan kita, Gordang Sambilan dan Tortor Mandailing,” ucap Bupati H.M. Hidayat Batubara kepada rombongan Mandailing Malayasia di sela-sela pertemuan, seperti disampaikan Sekretaris Persatuan Halak Mandailing Malaysia, Diana Semaon Harahap dalam keterangan resminya, Sabtu (14/7).
Dalam kesempatan itu, Hidayat Batubara juga mengatakan bahwa masyarakat dari tanah asal leluhur suku Mandailing tidak pernah membantah atau memprotes usaha mendaftarkan Gordang Sambilan dan Tortor Mandailing sebagai warisan orang Mandailing di Malaysia.
“Kita percaya bahwa dengan pendaftarannya sebagai warisan orang Mandailing di Malaysia, maka pemerintah di sana sudah pasti akan melestarikan dan mengembangkannya. Itu sangat kami banggakan,” katanya.
Sementara, lajut Diana Harahap dalam keterangan tertulisnya, dalam pertemuan lain, perwakilan pemimpin adat di Mandailing Natal, Raja Namora Bayo Parlaungan B. Sutan Iskandar Parlaungan Nasution mengatakan tidak pernah sedikit pun mengatakan pemerintah Malaysia ‘mengklaim’ Gordang Sambilan dan Tortor Mandailing. Tuduhan seperti itu sangat tidak berdasar dan datang dari orang lain yang bukan dari suku Mandailing.
“Kami pemimpin dan masyarakat Mandailing seluruhnya di tanah leluhur ini (semua kabupten di Tapanuli Selatan) sangat berbangga dan memahami bahwa apa yang diusahakan oleh pemerintah Malaysia itu hanyalah untuk melestarikan dua budaya kita. Percayalah, mereka yang memprotes dan mengatakan Anda ‘mengklaim’ itu adalah kelompok yang salah paham karena mereka tidak pernah mencari tahu bahwa Gordang Sambilan dan Tortor Mandailing adalah milik orang Mandailing. Maka saudara kami orang Mandailing di Malaysia juga berhak membudaya dan melestarikannya,” katanya lagi.
Turut serta dalam rombongan dari Malaysia dalam kunjungan dan silaturahim ini adalah Ahli Panel Pemikir Mandailing Malaysia, Profesor Dr. Ahmad Atory Hussain Lubis yang juga dosen politik dan administrasi kerajaan di Universiti Sains Malaysia, sekretaris Mandailing Malaysia, Diana Semaon Harahap dan Ahli Majlis Pimpinan, Yusof Amin Noordin Nasution serta aktivis Mandailing Malaysia, Ahmad Ikram Abd Karim Nasution dan Sulaiman Nasution Taibon.
Selepas jamuan di rumah dinas Bupati Mandailing Natal, rombongan langsung disambut dengan paluan Gordang Sambilan dan Tortor Mandailing di pekarangan istana Raja Pidoli Lombang, kira-kira lima kilometer dari bandar Panyabungan. Sekitar seribu penduduk kampung Pidoli Lombang ikut menyaksikan kegiatan ini.
Pada hari Kamis, rombongan berkesempatan bersilaturahmi dengan Ketua Lembaga Adat Kota Sidimpuan, H. SS. Baginda Tambangan Harahap di kediamannya di Jalan Sutan Muhammad Arief di bandar Padang Sidimpuan. (jpnn)
[ Red/Administrator ]
PRESIDEN akhirnya menjatuhkan pilihannya kepada Muhammad Chatib Basri untuk mengemban tugas sebagai menteri keuangan (Menkeu). Mencermati situasi perekonomian mutakhir, perekonomian dunia masih labil (eksternal) dan stimulasi dari APBN masih lemah (internal), dapat dikatakan, Chatib berada dalam momentum yang kurang kondusif. Tidak berlebihan jika ada yang menilai Chatib berada pada situasi the right man on the right place, but the wrong time.
![]()
Kepada Yth Manager Pertamina unit pemasaran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.
Pelajar Sindikat Curanmor Diringkus
Kan di sakola ndak adoh diajakan maliang doh..........................................!
Masyarakat Sipil Meradang
Maju taruih.................................................!
Panwaslu Cuek, LSM Kapak Lanjut ke Pusat
Patuik didukuang tu.......................................!