Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 13:13:40 WIB
NASIONAL

UKG Pertama untuk Guru SMP Dulu

Tidak Berlaku Ketentuan Lulus dan Tidak Lulus

Padang Ekspres • Selasa, 10/07/2012 12:50 WIB • * • 2133 klik

Jakarta, Padek—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus me­nge­but persiapan uji komptensi guru (UKG). Ka­bar terbaru menyebutkan jika tahap per­tama UKG adalah untuk guru SMP ber­ser­tifikat dulu.

 

Ditemui usai mengikuti silaturahmi de­ngan guru-guru honorer kawasan 3T (ter­de­pan, terluar, dan tertinggal) di Jakarta ke­marin (9/7), Kepala Badan Pengembangan Sum­ber Daya Manusia Pendidikan dan Pen­jamin Mutu Pendidikan (BPSDMP-PMP) Sya­wal Gultom mengatakan, persiapan UKG sudah hampir matang. “Termasuk penyediaan soal ujian,” katanya.

 

Gultom mengatakan ujian berjalan secara bertahap untuk guru semua jenjang pendidikan. Mu­lai dari TK hingga SMA dan SMK. Dia berharap, tahapan ujian yang akan dimulai pada 30 Juli ini bisa rampung perte­nga­han September mendatang.

 

Untuk tahap awal, Gultom me­nuturkan jika UKG ini dija­lan­­kan dulu bagi guru yang su­dah bersertifikat. “Lebih spe­si­fik­nya untuk guru bersertifikat yang mengajar jenjang SMP dulu,” kata dia. Selanjutnya, pa­da bulan berikutnya baru un­tuk gu­ru yang mengajar jen­jang SMA atau SD. Keputusan akan di­tetapkan lebih lanjut.

 

Mantan rektor Universitas Ne­geri Medan (Unimed) itu me­ngatakan, UKG ini dijadikan se­bagai alat untuk mengukur se­kaligus memetakan kondisi se­mua guru yang ada di Indonesia. Dengan demikian, dia mene­gas­kan UKG ini diberlakukan un­tuk guru yang bersertifikat mau­­pun yang belum ber­serti­fikat. Namun karena alasan ke­ter­sediaan anggaran, guru ber­ser­tifikat mendapat prioritas ujian lebih dulu.

 

Selain itu, Gultom juga me­nga­­takan bahwa ujian ini ti­dak berujung pada lulus atau ti­dak lu­lus. “Tapi kita tetap me­nen­tu­kan passing grade,” ka­tanya. Un­tuk guru yang bera­da di ba­wah passing grade akan dila­ku­kan pem­binaan lebih lanjut. Se­balik­nya, untuk guru yang nilai UKG-nya di atas passing grade belum perlu mengikuti pem­binaan.

 

Gultom menegaskan, UKG ini sangat bermanfaat bagi guru sen­diri. Dengan kondisi ini, dia me­ngatakan, guru tidak perlu me­nolak rencana UKG ini. Apa­lagi, be­berapa dinas pendidikan kabu­paten atau kota sudah me­lakukan verifikasi calon pe­serta UKG. “TIdak perlu ada boikot. Jika tidak ikut UKG, guru tidak ta­hu per­kembangan kemam­puan atau kom­petensinya,” ujarnya.

 

Layaknya orang yang akan men­jalani general chek-up, Gul­tom mengatakan, UKG bisa men­diagnosis “penyakit-penya­kit” yang diderita guru. Sehingga bisa segera diobati. Menurut Gul­­tom, di Indonesia ini ada tiga kr­i­­teria guru. Kriteria pertama ada­lah guru sejahtera dan profe­sio­nal. Kedua, guru tidak sejah­tera tetapi profesional. “Guru se­perti ini adalah yang masuk sur­ga duluan. Di tengah kondisi ke­sejahteraan­nya yang belum ba­gus, guru ini tetap menjaga pro­fesionalitasnya dalam me­nga­jar,” jelasnya.

 

Kriteria yang terakhir adalah guru sejahtera tetapi tidak profe­sional. “Mudah-mudahan di In­do­nesia tidak semakin banyak guru dengan kriteria ini. Tudi­ngan mulai banyak guru sejah­tera, di antaranya karena men­dapatkan tunjangan profesi pendidik (TPP), tetapi tidak profesional bisa dipupus dengan adanya UKG,” ulasnya. (wan/jpnn)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Menunda Akuisisi BTN

MASIH teringat dari layar TV, wajah Budi Gunadi Sadikin semringah sepekan lalu. Kegembiraan bos Bank Mandiri yang baru berumur 40 tahun itu disebabkan terwujudnya impian yang dia idam-idamkan sejak lama. Yakni, mem­bawa bank yang dipimpinnya menjadi salah satu bank yang patut diperhitungkan di kancah ASEAN.

Butuh Listrik

Yth. Bapak kepala PLN...Kapan kampung kami (Kabupaten Pessel, Kecamatan Sutera Kenagarian Koto Nan 3 Selatan) akan dialiri listrik, padahal kampung kami bukan kampung terpencil..kami sekampung sangat berharap perhatian dan tindak lanjut dari bapak. Atas perhtian Bapak kami skmpg mengucapkan terima kasih. Wassalam.

Jumat ,25 April 2014

Perempuan Berpeluang Pimpin DPRD

Agiah lo kesempatan yang baru-baru ko lai.............................!

 

Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Jan sampai ndak panen lo Pak, ka kida suok beko...............................!

 

Korban Gigitan Musang Meninggal

Inalilallahi, awak ikuik baduka pak.................................................!