Rabu, 16 April 2014 - 15 Jumadil Akhir 1435 H 15:00:27 WIB
METROPOLIS

Kecamatan Lubukkilangan, Terbaik I UN SD

Padang Ekspres • Kamis, 05/07/2012 12:24 WIB • * • 1018 klik

GRAFIS : EKO

Indarung, Padek—Kecamatan Lubukkilangan (Luki) kem­bali menduduki peringkat per­ta­ma nilai ujian nasional (UN) ter­tinggi SD negeri dari 11 keca­ma­tan di Padang. Pe­ringkat per­tama ini diraih SDN 19 Baringin dengan nilai 26,59 (rata-rata 8,86).

 

Secara keseluruhan, Luki me­ngumpulkan nilai rata-rata 7,64. Peringkat kedua dan ketiga di­tempati Padang Utara dengan nilai rata-rata 7,44 dan Bungus Te­luk Kabung nilai rata-rata 7,27.

 

Prestasi ini melengkapi pe­­ng­­hargaan Adi­­wiyata yang di­raih SD dan SMP di wi­la­yah Unit Pe­lak­sana Teknis Dae­rah (UPTD) Luki. Yakni Adiwiyata Mandiri (SDN 13 Batugadang) dan Adi­wiyata Nasional (SDN 20 In­da­rung dan SMP Semen Padang).

 

“Kami mengapresiasi UPTD Lubukkilangan yang bekerja keras dan membina kerja sama yang baik dengan kepala sekolah, guru, murid dan orangtua murid. Tahun lalu, peringkat pertama juga diraih Luki, SDN 20 Inda­rung,” kata Kepala Dinas Pen­di­dikan Padang, Indang De­wa­ta kepada wartawan, kemarin.

 

Namun untuk skala pro­vinsi, Padang berada pada peringkat ke-8 dari 19 kabu­paten/kota untuk nilai UN SD. “Tahun lalu, Padang peringkat tujuh. Kami tak ingin mencari ini kesalahan siapa. Yang pasti, tahun depan peringkat Padang harus lebih baik. Salah satu jalan, peningkatan mutu guru. Melalui pelatihan tutor di setiap gugus UPTD,” tambah Indang.

 

Kepala UPTD Luki, Asril menjelaskan, total nilai UN SDN 19 Baringin, 26,59. Nilai rata-rata matematika (9,19), bahasa Indonesia 8,86 dan IPA 8,55. “Kunci suksesnya, kami selalu intens melaksanakan pelatihan tutor di setiap gugus. Pesertanya, guru kelas I hingga kelas VI. Di pelatihan itu, kami mendatangkan tutor dari pu­sat, Lembaga Penjaminan Mu­tu Pendidikan (LPMP) UNP dan Disdik Provinsi,” ulas man­tan Kepala UPTD Kuranji ini saat jumpa pers, Rabu (4/7).

 

Pelatihan guru yang digelar Disdik Padang selama ini, jumlahnya terbatas, hanya 2-3 orang. “Makanya kita gelar pelatihan di setiap gugus, seluruh guru bisa ikut. Untuk biaya tutor, kami mengum­pul­kan sumbangan dari guru dan kepala sekolah. Kami sadar, APBD terbatas. Kami langsung berinisiatif menggelar pelatihan ini. Intinya, malu kami jika tidak berprestasi,” ulas Sekre­taris Umum Forum Komu­nikasi Guru Olahraga (FKGO) Padang ini.

 

Kunci sukses lainnya, me­nu­rut Asril, selalu melakukan seleksi guru kelas VI. “Ini untuk kompetensi. Guru diminta mengerjakan soal-soal UN. Untuk soal, kami melakukan kerja sama dengan Puskom Disdik Provinsi. Kami menye­diakan lembar jawaban komputer (LJK), pensil dan peng­hapus untuk guru dengan cara swadaya,” ujar mantan wasit nasional tenis meja ini.

 

Kepala SDN 19 Baringin, Fauzan Misra mengatakan, sebelum naik ke kelas VI, dia selalu mengumpulkan seluruh murid kelas V dan guru kelas VI. “Maksudnya, untuk mem­beritahu peringkat SDN 19 Baringin tahun ini serta mem­bahas langkah-langkah apa saja yang diperbuat dan dise­pakati untuk memperbaiki peringkat,” ungkap Fauzan.

 

Di awal sekolah, kata Fau­zan, pihaknya mengumpulkan lagi murid bersama orangtua. Gunanya, untuk persamaan persepsi dan meminta du­kung­an kepada orangtua untuk me­wujudkan target UN sekolah.

 

Dijelaskan Fauzan, murid kelas VI belajar mulai pukul 06.30 hingga 16.00. “Jam ini sudah kesepakatan, tak diper­soalkan wali murid. Wali murid dalam hal ini mengantar nasi ke sekolah untuk anaknya. Program ini sudah berjalan sejak 2010. Saat itu, SDN 19 Baringin berada di peringkat II kecamatan,” kata kepala seko­lah yang meraih juara II lomba kepala sekolah berprestasi Kota Padang 2012 ini. (w)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!