Senin, 21 April 2014 - 20 Jumadil Akhir 1435 H 21:42:52 WIB
RAKYAT SUMBAR

UNP Terima Reguler Mandiri dan Prestasi

Padang Ekspres • Selasa, 03/07/2012 12:09 WIB • * • 6235 klik

Padang, Padek—Meskipun hasil Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun ini belum diumumkan, Universitas Negeri Padang (UNP) telah membuka penerimaan mahasiswa untuk jalur reguler mandiri. Kuota penerimaan jalur mandiri di UNP mencapai 2.300 kursi untuk semua fakultas. Tahun ini penerimaan jalur mandiri di UNP sedikit berbeda. Ada program baru yang disebut reguler jalur prestasi.

 

Kuota reguler jalur prestasi ini berjumlah 700 mahasiswa. Jalur ini memiliki keunikan, biasanya jalur prestasi hanya bisa memilih program studi yang sesuai dengan prestasinya. Sekarang siswa beprestasi bisa memilih jurusan lain di luar prestasinya. Misalnya, ada calon mahasiswa berprestasi di bidang olahraga, dia berkesempatan mengikuti perkuliahan di jurusan lain seperti ekonomi atau ilmu sosial.

 

“Pengembangan jalur prestasi bukan sekadar olahraga dan kesenian, tapi bidang sains juga bisa masuk dalam kategori prestasi di UNP,” ujar Rektor UNP, Z Mawardi Efendi didampingi PR I UNP, Yanuar Kiram, ketua panitia reguler mandiri M Zain, dan ketua panitia reguler jalur prestasi, Asril.

 

Prestasi yang menjadi persyaratan adalah tingkat kota/kabupaten, provinsi, nasional, bahkan internasional. Ini dibuktikan dengan sertifikat atau piagam. Tim penerima ma­hasiswa juga berhak melakukan seleksi dengan melakukan tes. “Meski tidak mengambil jurusan sesuai prestasi, mahasiswa jalur prestasi ini tetap dapat mengasah talentanya karena di UNP telah memiliki 15 klub yang meliputi berbagai bidang,” ujar Asril.

 

Sedangkan untuk jalur re­guler mandiri penilaian ke­lu­lusan bukan melalui tes tulis (akademik) melainkan dari bobot nilai UN. Maksudnya, UNP memiliki formula peni­laian tersendiri. Misalnya ca­lon mahasiswa Jurusan Ma­tematika FMIPA, maka bobot penilaian yang paling ber­pengaruh adalah nilai ma­te­matika ketika UN.

 

“Sistem penilaian bukan mengurutkan nilai UN siswa, melainkan merumuskan de­ngan cara tertentu dengan mempertimbangan pilihan program studi calon ma­ha­siwa. Selain itu, nilai rapor semester 3,4 dan 5 juga menjadi perhatian,” ulas Mawardi.

 

Mawardi menegaskan de­ngan sistem yang telah dite­tapkan ini, tidak ada kesem­patan untuk melakukan kecu­rangan seperti “menjual kursi” atau lainnya. Pendaftaran re­guler mandiri dan jalur pres­tasi ini sudah bisa dilakukan dari sekarang. Untuk reguler mandiri ditutup pada 13 Juli sedangkan jalur prestasi ditu­tup 13 Juli.

 

Pendaftaran dilakukan me­lalui website http://rm.unp.­ac.id , sebelumnya calon ma­ha­siswa harus mendapatkan password dan user name de­ngan melakukan pembayaran pendaftaran sebesar Rp 125 ribu untuk reguler mandiri dan Rp150 untuk jalur prestasi. “Informasi lengkap pen­daf­taran bisa dilihat lebih lengkap di situs tadi,” ujar Mawardi. (ek)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Selesaikan Pemilu, Jangan Terlena Koalisi

LUPAKAN sejenak hiruk pikuk isu koalisi partai politik. Proses pemilihan umum legislatif 2014 masih berlangsung. Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menyelesaikan rekapitulasi suara. Rencananya, KPU menetapkan hasil rekapitulasi suara pada 7 Mei 2014. Proses tersebut pun harus terus dikawal. Sebab, itulah yang nanti menjadi pijakan untuk proses berikutnya, yakni pengisian pejabat DPR dan pemilihan umum presiden (pilpres). Hasil penghitungan cepat memang bisa menjadi pedoman awal. Namun, bukan itu yang berlaku secara nasional.

Perbaiki Layanan RS Ahmad Muchtar

YTH bapak pimpinan Rumah Sakit Ahmad Muchtar Bukittinggi. Apa begitu pelayanannya, adik saya masuk rumah sakit pagi jam 9 dan pulang jam 4 sore tapi siangnya tidak dikasih makan. Padahal kami bayar cash. Tolong dijelaskan.

Senin, 21 April 2014

Jadilah Konsumen Cerdas

Parhatian bana kalau ka mambali-bali tuh. Jan sampai takicuah pulo........................................................!

 

Kadis dan Kabid DKP jadi Tersangka

Itulah Pak, jan buang sampah jo sambarangan.......................................!

 

Caleg Nasdem Dilaporkan Money Politic

 Lah ka salasai pemilu ko, banyak nan saliang malapor mah..........................!