Sabtu, 25 Mei 2013 - 15 Rajab 1434 H 05:00:53 WIB
INTERNASIONAL

Israel Surati Presiden Baru Mesir

Padang Ekspres • Senin, 02/07/2012 14:27 WIB • * • 499 klik

Yerusalem, Padek—Perdana Menteri Israel Benyamin Ne­tanyahu dilaporkan telah me­ngirimkan surat kepada Presiden Mesir yang baru saja dilantik Mohamed Morsi. Kabarnya surat itu berisikan permintaan Ne­tanyahu agar Presiden Morsi tetap berpegang teguh pada perjanjian damai kedua negara.

 

Keberadaan surat itu untuk pertama kalinya diungkapkan oleh Haaretz. Menurut salah seorang sumber dari pihak Israel, surat itu menegaskan keinginan Israel untuk melanjutkan kerja sama dan memperkuat per­da­maian kedua negara di bawah pemerintahan Mesir yang baru.

 

”Surat itu telah dikirim dalam beberapa hari terakhir melalui Kedutaaan Besar Israel di Kairo,” ujar sumber yang enggan me­ngungkap identitasnya tersebut seperti dikutip dari okezone.com, Minggu, (1/7).

 

Dalam laporannya, Haaretz juga menyebutkan, setelah ber­konsultasi dengan Amerika Se­rikat (AS), sejumlah pejabat Israel kabarnya juga memilih untuk menunda pembicaraan PM Ne­tanyahu dengan Presiden Morsi melalui sambungan telepon. Na­mun, Israel  telah mengirimkan utusan khusus untuk bertemu dengan pejabat keamanan Mesir.

 

Selama ini Israel dikabarkan terus mengikuti setiap per­ke­m­bangan dalam pemilihan umum presiden (pilpres) Mesir menyusul sempat memburuknya hubungan kedua negara pasca lengsernya Husni Mubarak. Hu­bungan kedua negara bahkan sempat mengalami ketegangan ketika gedung Ke­dutaan Besar Israel di Kairo me­ngalami pe­nye­rangan.

 

Selama proses pilpres Mesir ber­gulir, Israel kabarnya juga di­hantui kekhawatiran jika kelak kelompok Ikhwanul Muslimin (IM) ber­hasil memenangkan pilpres.

 

Kekhawatiran ini dipicu oleh kedekatan IM dengan kelompok Hamas yang selama ini menguasai Jalur Gaza. Selain itu, Israel juga khawatir bahwa kepemimpinan Mesir dibawah presiden dari kelompok IM nantinya akan me­ru­sak perjanjian damai Mesir-Israel (Camp David) yang ditan­da­tangani oleh kedua negara pada 1979 lalu.

 

Namun, untuk meredam ke­kha­watiran tersebut Israel dika­barkan memilih untuk merangkul IM ketika kelompok ini dinya­takan sebagai pemenang pilpres Mesir. Sikap melunak Israel ter­hadap IM tersirat dalam sejumlah pernyataan PM Netanyahu yang berkali-kali menegaskan, Israel akan terus bekerja sama dengan pemerintahan baru Mesir.

 

”Israel menghargai proses demokrasi di Mesir dan kami menghormati hasil dari pilpres. Kami berharap untuk me­lan­jut­kan kerjasama dengan Peme­rintah Mesir dengan dilandasi oleh perjanjian damai kedua ne­gara,” ujar Netanyahu dalam beberapa kesempatan.

 

Kelompok IM berdiri di Mesir sejak 1928 silam. Sejak awal berdiri kelompok ini diketahui merupakan gerakan pan-Ara­bisme yang menuntut diben­tuk­nya Negara Islam di kawasan Timur Tengah. (*)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Ujian Nasional

Hari ini pengumuman ujian nasional (UN) SMA sederajat 2013 diumumkan kepada siswa. Rekapitulasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemen­dikbud) ada 2.678.575 siswa dinyatakan lulus ujian. Sedangkan 8.851 siswa lainnya divonis gagal atau tidak lulus. Di tingkat provinsi, Sumatera Barat tak masuk sepuluh besar nasional, jauh kalah dari Bali yang menempatkan 5 siswanya di 12 besar tertinggi dengan nilai UN murni.

Bikin Depo Gas di Padang

Karikatur: Ferdie

Kepada Yth Manager Pertamina unit pema­saran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga  mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.

Jumat, 24 Mei 2013

Tiga Polisi Diduga Gelapkan Mobil

Tungkek mambaok rabah mah ...........!

 

Anak Nagari Manggopoh Demo

Jaan amuah dikicuah lai..........................!

 

Masyarakat Sipil Cecar Kajati

Biasonyo rakyaik badarai nan kanai caca taruih.............................................................!