- 11:27 WIB
- 12:48 WIB
- 12:47 WIB
- 12:46 WIB
- 12:46 WIB
- 12:45 WIB
- 12:43 WIB
- 12:42 WIB
- 12:42 WIB
- 12:41 WIB
Menteri BUMN: Indarung VI Harus Tahun Ini
Semen Gresik Group jadi Semen Indonesia
Padang Ekspres • Senin, 02/07/2012 13:02 WIB • * • 1923 klik

Padang, Padek—Produksi Semen Padang bakal meningkat menyusul segera dibangunnya Indarung VI. Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan menggaransi pembangunan pabrik berkapasitas 3 juta ton itu dimulai akhir tahun ini. Langkah cepat ini diambil guna mendorong pencapaian target industri semen Indonesia terbesar di Asia Tenggara.
Dahlan mengemukakan itu ketika menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Semen Padang dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Pelindo II, di Wisma Indarung PT Semen Padang, kemarin (1/7).
“Kita ketahui persaingan tambah berat, dan tugas semua BUMN tambah berat sekarang. Pelindo mendapat tugas membangun koridor Timur-Barat Indonesia atau Barat Timur. Harus selesai akhir tahun depan atau paling lambat awal tahun 2014. Itu akan bersejarah, karena logistik Indonesia berubah, ongkos kirim turun drastik,” kata mantan Dirut PLN Persero ini.
Begitu juga industri semen. Tahun ini, tambah Dahlan, nama Semen Gresik sebagai holding berubah menjadi Semen Indonesia. “Tugas industri semen tidak kalah berat juga. Harus menjadi nomor satu. Sesuai roadmap (peta jalan) Kemeneg BUMN, fungsi pabrik semen ada dua. Pertama, engine of grow (mesin pertumbuhan). Kedua, menjadi jago Indonesia di pentas internasional. Semen Indonesia harus tidak kalah dengan pabrikan semen lainnya seperti Sam Semen Thailand.
“Setiap keterlambatan pembangunan pabrik, berarti membuka kesempatan kepada Sam Semen untuk menyalip Semen Indonesia. Kita mengharapkan sekali, akhir tahun ini pembangunan Indarung VI dilaksanakan,” sebut Dahlan.
Hadir saat itu Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Ketua DPRD Sumbar Yultekhnil, Wali Kota Padang Fauzi Bahar, Wawako Padang Mahyeldi Ansharullah, dan anggota Komisi VI DPR, Refrizal, yang membidangi BUMN. Dahlan menegaskan, pihaknya tak akan berhenti setelah pembangunan Indarung VI. Selepas itu, akan direncanakan lagi pembangunan pabrik-pabrik baru.
“Selepas itu, kita langsung merencanakan lagi pabrik lainnya. Kebutuhan semen tidak akan turun, sesuai pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Dahlan. Secara khusus, Dahlan juga mengapresiasi langkah manajemen PT SP mengirim tim untuk membantu pembangunan unit V pabrik PT Semen Tonasa.
Seiring terealisasinya pembangunan pabrik Indarung VI, Kemeneg BUMN juga sudah membicarakannya dengan Dirut Pelindo untuk meningkatkan kapasitas dermaga semen. “Tak perlu membangun dermaga besar dengan waktu lama, tapi kemampuan pompanya saja ditingkatkan. Kalau sebelumnya dayanya hanya 100 ton, ditingkatkan jadi 200 ton dalam waktu sama,” harap Dahlan.
Percepatan pembangunan Indarung VI ini, menurut Dahlan, tak lepas juga kian pesatnya produksi Semen Padang. “Sangat pesat dan memiliki sejarah panjang selaku pabrik semen pertama di Indonesia. Selain itu, keuntungannya makin besar dari tahun ke tahun. Dulu kisaran Rp 100-200 miliar per tahun, sekarang Rp 600 miliar-an. Setelah Indarung VI, sepertinya diperlukan lagi Indarung VII dan seterusnya,” tutur Dahlan.
Dahlan menargetkan 20 BUMN Indonesia bisa menjadi nomor satu, minimal di ASEAN. Ketika menyebut industri semen, orang tak lagi menyebut Thailand, bicara pelabuhan tak hanya Singapura, dan sawit bukan lagi Malaysia. “Kita mampu untuk merealisasikan itu semua,” tegas Dahlan.
Dirut PT SP Munadi Arifin mengatakan, bila Indarung VI terealisasi, kapasitas produksi Semen Padang meningkat menjadi 9,5 juta ton. Saat ini, PT Semen Padang memiliki kontrak angkutan semen curah dengan PT KAI dari pabrik Indarung ke Teluk Bayur dengan target 2,9 ton per tahun. “Artinya, pembangunan Indarung VI sangat mendesak segera direalisasikan,” harapnya.
Dirut PT Semen Gresik Group, Dwi Sucipto mengungkapkan, dari tahun ke tahun keuntungan masing-masing perusahaan mengalami pertumbuhan, termasuk PT SP. Tahun lalu, laba bersih PT SP mencapai Rp 728 miliar. “Ke depan, kita menekankan pembangunan pabrik baru, mengurangi biaya, termasuk membangun citra baru,” ujarnya.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) itu dilakukan tiga dirut BUMN tersebut, yakni Dirut PT KAI Ignasius Jonan, Dirut PT Pelindo II R J Lino, dan Dirut PT SP Munadi Arifin. Dalam MoU tersebut, masing-masing pihak menyepakati sejumlah persoalan. Di antaranya, PT KAI mendukung dan menjamin kelancaran angkutan semen curah, lalu PT Pelindo II menyediakan dermaga curah, bag dan peti kemas, serta peningkatan kapasitas peralatan terpasang.
Selain menyaksikan penandatanganan MoU, Dahlan juga menyempatkan diri mengikuti senam dan jalan sehat bersama ribuan peserta terdiri dari karyawan dan masyarakat mengitari pabrik Semen Padang di Indarung. Peserta terlihat antusias mengisi lembaran jawaban sekaligus menjadi kupon doorprize. Antusias warga juga mendapat apresiasi Dahlan. Menurutnya, selama mengikuti jalan sehat, hanya di PT SP paling meriah. Dahlan juga menerbangkan balon ke udara tanda bergantinya logo PT SP, meninjau kawasan pabrik Semen Padang, dan ditutup dengan pertemuan dengan anggota PWI Sumbar. (rdo/zil)
[ Red/Administrator ]
Kebangkitan, Manufacturing Optimisme
BERBICARA kebangkitan nasional di hari-hari seperti sekarang mungkin segera tergelincir ke arah pesimisme. Derasnya arus informasi memungkinkan manusia Indonesia menerima informasi jenis apa pun. Tetapi, kecenderungan ”naluriah” manusia selalu suka mengerumuni insiden. Karena itulah, jalanan kadang macet berat ketika ada kecelakaan, sekalipun orang yang celaka sudah minggir.
![]()
Kepada Yth Manager Pertamina unit pemasaran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.
Pelapor Bisa Ajukan Praperadilan
Jaan patah samangaik .................!
Disdik Siapkan PPDB Online
Lai dijamin ndak adoh titipan lai..............?
Lelang Proyek Gedung Parkir Dipertanyakan
Ado lo tacium baun busuk tu................................?