- 11:27 WIB
- 12:48 WIB
- 12:47 WIB
- 12:46 WIB
- 12:46 WIB
- 12:45 WIB
- 12:43 WIB
- 12:42 WIB
- 12:42 WIB
- 12:41 WIB
PSK Kelabui Pol PP
Padang Ekspres • Minggu, 01/07/2012 08:34 WIB • * • 557 klik
Aziz Chan, Padek—Satu dari dua wanita malam yang dijaring Sat Pol PP, Kamis (28/6) lalu di kawasan Batang Harau berhasil meloloskan diri kawalan enam anggota Provos Sat Pol PP Padang.
Rencananya Satpol PP akan menggiring mereka ke Panti Andam Dewi. Informasinya, di tengah jalan, wanita malam itu berhasil kabur karena anggota Provos Satpol PP membiarkannya buang air kecil sendirian tanpa pengawalan di JTO Lubuak Lasiah.
Satpol PP menggiring dua wanita malam itu pukul 11.00 WIB, Jumat (29/6) lalu. Keduanya, “MK” dan “LI” dibawa enam anggota provos dengan menggunakan satu unit mobil.
Dua wanita itu ditarok di bagian belakang sehingga mereka tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Sampai di JTO Lubuak Lasiah, seorang wanita malam berisinisial LI meminta izin pada anggota Sat Pol PP untuk buang air kecil. Saat itu, anggota Sat Pol PP membawa wanita itu ke JTO Lubuak Lasiah, tapi dia dibiarkan pergi sendiri sehingga berhasil kabur.
Mendapatkan informasi itu, Kanit Intel Sat Pol PP, Nurza Maizar bersama anggotanya kembali melakukan pengejaran. Mereka bersama warga sekitar berusaha melakukan pencarian ke dalam hutan, namun tak kunjung ditemukan.
Informasi yang mereka dapat wanita itu kembali ke Kota Padang. Dia dan beberapa anggotanya langsung turun dan menyisir kembali Batang Harau. Namun wanita berinisial LI itu tak kunjung ditemukan. (b)
[ Red/Administrator ]
Kebangkitan, Manufacturing Optimisme
BERBICARA kebangkitan nasional di hari-hari seperti sekarang mungkin segera tergelincir ke arah pesimisme. Derasnya arus informasi memungkinkan manusia Indonesia menerima informasi jenis apa pun. Tetapi, kecenderungan ”naluriah” manusia selalu suka mengerumuni insiden. Karena itulah, jalanan kadang macet berat ketika ada kecelakaan, sekalipun orang yang celaka sudah minggir.
![]()
Kepada Yth Manager Pertamina unit pemasaran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.
Pelapor Bisa Ajukan Praperadilan
Jaan patah samangaik .................!
Disdik Siapkan PPDB Online
Lai dijamin ndak adoh titipan lai..............?
Lelang Proyek Gedung Parkir Dipertanyakan
Ado lo tacium baun busuk tu................................?