Rabu, 19 Juni 2013 - 10 Sya'ban 1434 H 18:11:42 WIB
EKONOMI BISNIS

Pemilik Heuler Ketiban Avanza

Padang Ekspres • Jumat, 22/06/2012 15:03 WIB • * • 200 klik

 Pemimpin Bank Nagari Cabang Pariaman Jeffalino menyerahkan hadiah Sikoci

Pariaman, Padek—Tahun ini, tahun keberuntungan bagi nasa­bah Bank Nagari Cabang Paria­man. Nasabah atas nama Edi Mul­yadi berhasil meraih hadiah uta­ma tabungan Sikoci berupa satu unit mobil Avanza. Selain itu Ratna Dewita, nasabah Sim­peda Bank Nagari juga berhasil me­raih hadiah ketiga berupa ta­bungan senilai Rp 50 juta.

 

Nasabah lainnya, Zahirman, Ka­bag Humas Pemkab Padang­pa­riaman dan Muzardi, meraih Mio. Enam nasabah lainnya masing-masing berhak uang senilai Rp 2,5 juta dan Rp1,5 juta. Rona bahagia jelas terpancar di wajah sembilan nasabah setia Bank Nagari Ca­bang Pariaman.

 

”Kami berharap hadiah ini menjadi motivasi ba­gi nasabah untuk terus me­ning­katkan sal­do­nya. Bagi nasa­bah belum ber­hasil , ma­sih ba­nyak kese­m­patan untuk itu un­tuk periode kedua di tahun ini,” kata Pemimpin Bank Nagari Ca­bang Pariaman Jef­falino, kemarin.

 

Edi Mulyadi, peraih Ava­n­za menyebut awalnya tidak percaya kalau ia meraih hadiah utama. Se­telah diyakinkan pegawai bank dan melihat surat pemb­e­ri­tahuan langsung, Edi baru percaya. (nia)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Masokisme Politik BBM

DARAH sudah muncrat. Demonstrasi yang me­ngi­ringi kenaikan harga BBM telah mengakibatkan beberapa orang dari kalangan pendemo, polisi, dan wartawan luka. Ini tentu menyedihkan. Yang lebih menyedihkan, mengapa bangsa kita tak jua bisa lepas dari ”ritual menyakitkan” seperti ini. Dari waktu ke waktu, selalu terjadi trilogi maut: kenaikan harga BBM-pertengkaran politik-demo keras. Ketika para pemangku kepentingan sibuk bertikai, harga barang lain sudah menyelinap naik.

Perawat tak Familiar

-

Assalamualaikum wr wb, yth pimpinan RS M Djamil, sekadar masukan demi memajukan M Djamil. Kami baru pulang dari Jakarta dan HD kebetulan di RSCM Pusat kami rasakan disana layanan sangat bagus, perawatnya ramah-ramah, mereka diajarkan ilmu psikologi untuk melayani pasien tidak seperti di M Djamil yang perawatnya tidak familiar, terutama yang berinisial D, amat kasar mulutnya sama pasien. Jadi kalau masih tetap begini pelayanan M Djamil kami yakin tidak akan dapat untuk menjadi status layanan internasional. Semoga para pimpinan memperhatikannya. Wasaallam pasien HD, Selasa-Jumat CC Ibu kepala Dinkes Sumbar

Rabu, 19 Juni 2013

Siswa Luar Serbu Padang

Batambah macet Padang mah.....................................!


Angin Ribut Landa Solok

Hati-hati beko talendo..........................!


Hanya 67 Persen Nikmati Air Bersih

Lai ndak sakik diare salabiahnyo tu..........................................?