Kamis, 17 April 2014 - 16 Jumadil Akhir 1435 H 08:07:00 WIB
METROPOLIS

Nilai UN SD Jeblok

Padang Ekspres • Rabu, 20/06/2012 12:52 WIB • * • 921 klik

FOTO : SY RIDWAN/PADEK

Tan Malaka, Padek—Pengumuman hasil ujian nasional (UN) SD serentak, kemarin (19/6). Meski seluruh peserta ujian di­nyatakan lulus, namun nilai rata-rata di Padang jeblok dibanding tahun lalu; dari 7,4 menjadi 7,36.

 

“Evaluasi awal kami, turunnya nilai UN tahun ini menandakan ada proses belajar yang belum dijalankan dengan baik oleh guru,” kata Kepala Dinas Pendidikan Padang, Indang Dewata didampingi Kabid TK dan SD, Musdek kemarin.

 

Musdek menilai guru belum men­jalankan proses pembelajaran dengan baik dan benar. Ini terlihat dari proses pem­belajaran di kelas 1-3, masih banyak guru menerapkan sistem per mata pelajaran. Idealnya, murid diajak rileks dalam belajar dengan menggunakan metode bermain atau bercerita.

 

“Untuk mengevaluasi ini, kami akan berkoordinasi dengan pengawas sekolah. Terutama bagi kelas rendah, jika materi dasar sudah kuat tentu materi selanjutnya bisa dipahami murid dengan baik,” imbuh Musdek.

 

Tahap awal akan dievaluasi tiga kom­ponen. Yaitu pengawas, kepala sekolah dan guru. “Tiga komponen ini mempengaruhi pola pendidikan secara umum,” paparnya. (ek)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!