Rabu, 16 April 2014 - 15 Jumadil Akhir 1435 H 22:59:20 WIB
XPRESI

Orang Iseng Bikin Kesel

Padang Ekspres • Selasa, 19/06/2012 11:25 WIB • IWAN • 874 klik

Model: Olin (Mhs Unand) Disain: Orta  Fotografer: Riki S

sobeX pasti pernah kena kerjain ama orang kan. Kalau dikerjain ama teman sendiri yang tahu gimana bentuk orangnya sih mending sobeX. Nah ini, dikerjain orang yang nggak jelas sampe rasa keselnya muncak ke ubun-ubun. Ya, biasanya hal ini terjadi kalau kita dikerjain ama orang lain melalui ponsel atau peralatan lainnya. Contohnya kayak misscall-misscall ke ponsel sobeX.

 

“Aku pernah tuh sobeX. Ada beberapa orang yang sering iseng dan misscall-misscall nggak jelas ke ponsel aku,” tutur Citra Savira dari salah satu SMA Favorit di Padang ini.

 

Menurut Citra lagi nih sobeX, orang-orang iseng itu pada dasarnya adalah orang yang pengen kenalan atau pengen dekat ama kita. “Sebenarnya mereka pengen kenalan dan sok cari perhatian aja tuh. Berharap ntar kalau misscall aku, terus bakal aku telepon. Nggak deh ya. Untung aja ponsel sekarang fiturnya canggih, bisa memblokir nomor yang kita pilih.”

 

Senada ama Citra, Icha dari SMAN 13 Padang pun pernah mengalami hal serupa. “Bebe­rapa waktu yang lalu ada tuh sobeX. Nggak pagi, nggak siang, nggak malem bahkan tengah malam sekalipun misscall terus. Kayak kurang kerjaan banget tuh orang.”

 

Terus, gimana cara Icha menghadapi orang iseng tersebut?

 

“Aku matiin aja ponselku. Kalau mau ganti nomor segala, nggak deh yah. Kalau dia misscall lagi, aku nggak angkat telepon­nya, aku biarin gitu aja. Toh kalau diang­kat pun, bakal langsung dia putusin kan teleponnya.”

 

Bahkan, Adrian dari SMAN 7 Padang melakukan hal yang ekstrim lagi lho buat menghadapi orang iseng tersebut. “Cara yang paling bagus adalah, kata-katai orang itu dengan kasar. Tapi jangan langsung dilabrak gitu yah sobeX. Kalo ada orang yang iseng misscall-misscal aku ke ponsel, awalnya ya aku SMS dulu baik-baik. Aku bilang kenapa misscall-misscall, ada keperluan apa. Kalau dia ngajak kenalan, aku bilang aja aku cuma mau kenalan dengan cara ketemuan langsung, bukan lewat ponsel. Itu kan mengantisipasi orang yang nggak jelas. Kalau udah dibilangin baik-baik gitu, tapi tu orang tetap me­nganggu, ya udah labrak aja.”

 

Oia, ngomong-ngomong soal tipe orang iseng nih sobeX. Ada perbedaan besar lho antara orang iseng zaman dulu dengan orang iseng zaman sekarang. Buat sobeX yang pernah nonton film-film jadul semacam film DKI (Dono Kasino Indro) pasti tahu gimana tingkah pola orang iseng zaman dulu kan sobeX.

 

Orang dulu tuh isengnnya melalui telepon rumah. Kadang sih menelponnya nggak lewat telepon rumah juga tuh. Ada yang menggu­nakan telepon di wartel (warung telekomunika­si) atau­pun melalui telepon umum yang meng­gunakan koin.

 

“Ahahaha, aku ingat banget tuh sobeX. Aku pernah me­ngerjai temanku saat aku masih kelas dua SMP. Pas waktu itu ponsel masih barang yang mahal. Aku dan seorang temanku mengerjai­nya pa­ke telepon umum. Nelpon telepon rumah dia pada saat jam 11 malam. Eh yang ngangkat ternyata bapaknya,” beber Rahman Asyari dari UBH.

 

Nggak hanya itu lho sobeX. Ada juga tuh yang mengerjai orang lain dengan memainkan bel rumah si target. “Iya, yang ini juga pernah kami lakukan lho sobeX. Waktu itu aku lagi nginap di rumah salah seorang saudaraku yang tinggal di daerah GOR. Nah, di sana kan banyak tuh rumah-rumah elit yang belnya berada di luar rumah. Pada malam hari, pas sepi, kami pencet-pencet deh  bel rumah mereka,” beber Rahman kembali.

 

Wah, jangan ditiru deh yah sobeX dan sobeX juga jangan jadi orang iseng deh. Kalau mau kenalan ama seseorang, ya ngomong aja sejelas-jelasnya. Kan clear tuh. Nah, kalau orang iseng zaman sekarang, ya nggak gitu lagi caranya sobeX. Zaman seka­rang isengnya lewat ponsel dan miscall-misscall-an.

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!