- 04:49 WIB
- 04:48 WIB
- 04:47 WIB
- 04:46 WIB
- 04:45 WIB
- 13:09 WIB
- 13:12 WIB
- 13:12 WIB
- 13:11 WIB
- 13:10 WIB
Ical Warga Kehormatan
Partai Golkar Targetkan Raih 35 Persen Suara
Padang Ekspres • Senin, 18/06/2012 15:10 WIB • * • 291 klik

Padang, Padek—Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie mendapat ”hadiah” istimewa dalam lawatannya ke Sumbar. Kemarin (17/6), calon presiden terkuat partai beringin itu dinobatkan menjadi warga kehormatan Pagaruyung. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi Ical—sapaan akrab Aburizal—membangun ekonomi bangsa.
Penyerahan warga kehormatan ditandai dengan pemasangan kopiah dan penyerahan tongkat kebesaran itu, diserahkan Raja Alam Sutan Muhammad Taufik Tahib. Penyerahan penghargaan ini, aku Taufik Tahib, sudah melalui kesepakatan pemangku adat seperti Rajo Tigo Selo, Langgam nan Tujuah, Basa Ampek Balai, Lubuak nan Tigo dan Tanjuang nan Ampek.
Setidaknya, imbuh Taufik Thaib, Ical layak menerima gelar kehormatan itu. Pertama, mengingat jasa Ical banyak berkontribusi kepada negeri ini. Kedua, pengabdian Ical terhadap pendidikan dan sosial budaya. Terakhir, Ical dinilai banyak berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat di Sumbar.
Mendapat kehormatan itu, Ical nampak sumringah. ”Saya sangat bangga sekali atas penghargaan ini, karena masyarakat Minang telah menganggap saya sebagai bagian dari mereka,” kata Ical sebelum membuka rapat koordinasi teknis (Rakornis) Partai Golkar untuk pemenangan pemilu presiden 2014 tingkat Sumatera I di Hotel Pangeran Beach, kemarin. Rakornis ini diikuti perwakilan lima provinsi yakni, Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau.
Ical dalam sambutannya mengemukakan bahwa Partai Golkar saat ini mendapat tempat di hati masyarakat. Buktinya, berdasarkan hasil beberapa lembaga survei untuk wilayah Sumatera I, Partai Golkar diperkirakan mampu meraih 30 persen suara.
Kondisi ini, imbuh Ical, sangat berpengaruh terhadap politik nasional mengingat Sumatera I merupakan daerah padat penduduk setelah pulau Jawa. ”Kalau Partai Golkar ingin menang di tingkat nasional, maka Sumatera I harus bisa memperoleh suara 30 persen,” ungkap Ical. Jika ada permasalah yang muncul di tubuh kader Golkar, menurut Ical, harus diselesaikan secara internal dan jangan semuanya disampaikan ke public
Rakornis sendiri berlangsung tertutup dan dihadiri 829 kader Partai Golkar, terdiri dari seluruh ketua dan sekretaris Partai Golkar tingkat I dan II wilayah Sumatera I. Turut hadir dalam pembukaan rakornis ini, Wakil Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menteri Perikanan dan Kelautan, Sharif Cicip Sutardjo, Ketua KPPG yang juga Gubernur Banten Ratu Sri Atut Khosiah, serta beberapa anggota DPR RI dari Fraksi Golkar. Juga, Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim, Ketua DPRD Sumbar Yulteknil, dan sesepuh Partai Golkar, Basril Djabar.
Targetkan 35 Persen
Di sisi lain, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu untuk Wilayah Sumatera I, Andi Ahmad Dara mengatakan, wilayah Sumatera merupakan salah lumbung suara Partai Golkar. Apalagi, imbuhnya, sembilan kader Partai Golkar dipercaya masyarakat manjadi kepala daerah. Jadi, wajarlah Sumatera I ini mendapat target mampu meraup 35 persen suara.
”Selama ini Riau dan Kepulauan Riau merupakan lumbung partai yang tidak dapat dipungkiri lagi. Untuk mencapai target suara yang cukup besar ini, Golkar terus memperkuat para kader mulai dari tingkat pusat, sampai tingkat daerah,” ujarnya saat jumpa pers dengan sejumlah wartawan, di Hotel Pangeran Beach, tadi malam. Diakui Andi, seluruh suara yang ditargetkan itu untuk meloloskan calon presiden dari Partai Golkar, yang akan ditetapkan tanggal 30 Juni mendatang.
”Siapa yang akan ditetapkan dan diusung Partai Golkar sebagai presiden, sudah jelas Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie. Tanggal 30 Juni mendatang, seluruh kader akan menyatakan sikap akan mendukung dan berusaha mendudukan, Aburizal Bakrie sebagai orang nomor satu di negara ini,” jelasnya. (rdi/kid)
[ Red/Administrator ]
HIRUK pikuk ujian nasional (unas) seolah tidak ada habisnya.
Ketika publik menanti sikap tegas pemerintah seiring dengan amburadulnya pelaksanaan Unas 2013, muncul keputusan lain yang tak kalah mengejutkan. Yakni, sikap tegas pemerintah menghapus unas untuk level sekolah dasar (SD) dan sederajat. Ya, mulai tahun depan tidak ada lagi unas bagi siswa SD!
![]()
Kepada Yth Manager Pertamina unit pemasaran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.
Wako: Tertibkan Baliho
Mada bana, sapu habih se lai ..........!
Polda Diminta Usut Temuan BPK
Lai ndak adoh main mato ......................?
Kapolres Bantah Pembunuh 2 Gadis Kabur
Bisa lo nyo luluih di lubang mancik tu........?