Jum'at, 18 April 2014 - 17 Jumadil Akhir 1435 H 02:06:47 WIB
NASIONAL

Adipura Keenam Beruntun

Padang Ekspres • Rabu, 06/06/2012 15:31 WIB • * • 564 klik

Wako Solok Irzal Ilyas menerima penghargaan Piala Adipura dari Presiden SBY,

Solok, Padek—Untuk kali keenam se­cara beruntun, Pemko Solok kembali mem­­peroleh Piala Adipura sebagai peng­­­hargaan kota terbersih se-Indonesia. Ketimbang lima penghargaan se­be­lumnya, prestasi kali ini terbilang isti­mewa. Di samping melibatkan lem­baga swa­daya masyarakat (LSM), mulai ta­hun ini tim penilai juga langsung mela­ku­kan penilaian sampai tingkat masyarakat dengan kriteria dan syarat lebih ketat.

 

“Piala Adipura kali ini sangat spesial bagi kami. Karena ini adalah kali pertama kami mempertahankannya setelah meraihnya pertama kali tahun lalu. Raihan kali ini juga sudah maksimal, dan Pemko Solok juga telah melakukan berbagai persiapan untuk menggenjot berbagai sarana dan prasarana kebersihan di Kota Beras,” ujarnya.

 

Di antara upaya itu, sebut Irzal, mengelola dan mengolah sampah semakin baik, sistem pengelolaan kebersihan di Kota Solok terbukti mampu mengatasi masalah kebersihan selama ini. “Kita memiliki sistem pengelolaan kebersihan sangat baik di daerah ini. Hal itu terus kita pertahankan dan tingkatkan mekanismenya. Tahun depan, kita optimistis bisa kembali membawa piala prestisius ini,” ujarnya.

 

Secara khusus, Irzal mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaan tertinggi bagi elemen penjaga kebersihan di Kota Solok. Piala ini, katanya, sejatinya adalah prestasi mereka yang telah menjalankan tugas dan fungsi secara maksimal. Selain itu, Irzal juga mengapresiasi peran masyarakat selama ini terbukti mampu menjaga kebersihan dan kerapian Kota Solok. “Kita harapkan hal ini bisa terus kita pertahankan, sehingga kita bisa meraih piala adipura kencana tahun depan,” ujarnya.

 

Kehadiran piala kuning keemasan tersebut, langsung disambut antusias warga kota sebagai wujud masyarakat bersih dan sehat. Hari ini (6/6), acara puncak akan dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau setelah sebelumnya diarak dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

 

“Kita boleh berbahagia atas Piala Adipura ini. Ini menjadi bukti kerja keras semua pihak di Kota Solok. Terpenting sekarang, bagaimana kita menjadikan keberhasilan ini sebagai pembelajaran untuk tahun-tahun mendatang. Tahun depan, Kota Solok harus mendapatkan lagi piala ini,” ujarnya.

 

Irzal juga mengingatkan bahwa penilaian Piala Adipura tahun ini dan tahun-tahun selanjutnya, tidak lagi sekadar kota terbersih. Namun, juga kota teduh (clean and green city). Untuk Kota Solok sendiri,terdapat 48 titik penilaian menjadi penilaian. Ke-48 titik tersebut terdiri dari 9 sekolah, 5 kompleks perkantoran, 15 ruas jalan, 3 kompleks perumahan, tempat pembuangan akhir (TPA). Lalu, pasar, pertokoan, rumah sakit, puskesmas, terminal, hutan kota, 5 ruang terbuka hijau, dan 3 aliran sungai. Item penilaian terdiri dari kebersihan, drainase, keteduhan, pengelolaan sampah. (adv)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!