- 08:36 WIB
- 08:33 WIB
- 08:32 WIB
- 08:31 WIB
- 08:30 WIB
- 08:29 WIB
- 08:26 WIB
- 08:18 WIB
- 08:15 WIB
- 08:14 WIB
Kab. Lima Puluh Kota
Hasil UN SLTP Bikin Gempar
Hasil Akhir, 38 Sekolah Lulus 100 Persen
Padang Ekspres • Berita Pendidikan • Selasa, 05/06/2012 13:42 WIB • FAJAR RILLAH VESKY • 2055 klik

Limapuluh Kota, Padek—Hasil murni ujian nasional SMP/MTS/Ponpes tahun pelajaran 2011/2012 yang dilansir Padang Ekspres dari Dinas Pendidikan Limapuluh Kota membuat gempar banyak pihak. Tidak sedikit pula pemerhati pendidikan yang merasa terpurangah, prihatin dan mengkonfirmasi ulang data tersebut.
”Berita hasil murni ujian nasional yang dimuat Padang Ekspres ini benar ya? Berati, tidak ada SMP/MTS/Ponpes yang betul-betul murni lulus ujian nasional 100 persen. Artinya, kita semua memang harus melakukan evaluasi, demi meningkatkan kualitas pendidikan kita,” ujar Syamsul Udaya, mantan Ketua DPRD Limapuluh Kota, Senin (4/5) pagi.
Wali Nagari Batubalang Yondri YS juga menanyakan hal serupa. "Kok berbeda, hasil ujian nasional yang diumumkan di sekolah dengan yang dimuat di media-massa. Padahal, sumbernya sama-sama Dinas Pendidikan. Kenapa bisa begitu?" kata Yondri yang pengajar di MTS Swasta Batubalang.
Pertanyaan senada disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Limapuluh Kota, Gusman Piliang. ”Saya dapat telepon dari banyak kepala madrasyah, soal hasil ujian nasional MTS yang hari ini muncul di Padang Ekspres. Saya sedikit heran, kok data yang kita terima dari Dinas Pendidikan dengan data yang disampaikan Dinas Pendidikan di media-massa berbeda,” ucapnya.
Berdasarkan data yang diperoleh Gusman Piliang, jumlah peserta ujian nasional 2011/2012 dari MTs/MTI/Ponpes di Limapuluh Kota 1.056 orang. Dari jumlah tersebut, 1.032 orang dinyatakan lulus dan 25 orang tidak lulus. ”MTs yang tidak lulus seratus persen, hanya satu yakni MTs Situjuah,” kata putra Nagari Kubang tersebut.
Ternyata, tidak hanya Gusman Piliang dan jajaran Kemenag Limapuluh Kota yang terheran-heran dengan data Dinas Pendidikan yang dilansir Padang Ekspres kemarin. Puluhan kepala SMP baik swasta dan negeri juga menyampaikan pertanyaan kepada Kadis Pendidikan Desri, Kabid Pendidikan Menengah Hidwan Reta maupun Kasi Kurikulum Nasrul Arpi.
Sebenarnya, tidak ada yang salah dengan data yang disampaikan Dinas Pendidikan Limapuluh Kota di Padang Ekspres. Data tersebut memang data murni hasil ujian nasional SMP/MTs tahun 2011/2012 yang diberikan Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar kepada seluruh kabupaten/kota di Sumbar, untuk selanjutkan diserahkan kepada pihak sekolah.
”Data di Padang Ekspres itu tidak salah. Kalau berdasarkan hasil murni ujian nasional, memang tidak satupun SMP di Limapuluh Kota yang berhasil mengantarkan siswanya lulus ujian nasional 100 persen. Kondisi ini, kami kira juga terjadi di kabupaten/kota lain di Sumbar, bahkan di Indonesia,” ujar Desri, Hidwan Reta dan Nasrul Arpi, senada.
Hanya saja, menurut ketiga pejabat Dinas Pendidikan Limapuluh Kota tersebut, hasil murni ujian nasional, belum menentukan lulus atau tidak lulusnya seorang siswa dari sebuah sekolah. Sebab untuk menentukan seorang siswa tamat dari SMP/MTs/Ponpes itu, dilakukan berdasarkan nilai akhir yang merupakan nilai ujian nasional dengan nilai rata-rata rapor dan nilai ujian sekolah.
”Penggabungan nilai ujian nasional dengan nilai rata-rata rapor dan nilai ujian sekolah itulah yang menentukan, apakah seorang siswa lulus atau tidak lulus dari sebuat SMP atau MTs. Adapun data yang kita muat di Padang Ekspres Senin (4/6), merupakan hasil murni ujian nasional atau belum nilai akhir,” jelas ketiganya.
Desri menjelaskan, jika berdasarkan nilai akhir atau hasil penggabungan nilai ujian nasional dengan nilai rata-rata raport dan nilai ujian sekolah, maka dari 74 SMP/MTS di Limapuluh Kota (bukan 71 seperti tertulis dalam berita sebelumnya-red), sebanyak 38 sekolah berhasil mengantarkan siswanya lulus 100 persen.
Sekolah yang lulus seratus persen berdasarkan nilai akhir dan peringkat itu adalah MTS Tigabatur, MTS Piladang, SMPN 1 Lareh Sago Halaban, SMPN 1 Guguak, SMPN 3 Mungka, SMPN 3 Kapur IX, SMPN 1 Bukit Barisan, SMPN 5 Pangkalan Koto Baru, SMPN 2 Akabiluru, MTSN Gadut, SMPN 2 Suliki, MTSN Dangung-Dangung, dan MTS Darul Funun El Abbasiyah.
Kemudian, MTSN Mahat, MTSN Limbanang, SMPN 2 Mungka, MTS TI Tabek Gadang, MTS Assadiyah, MTSN Padangjapang, SMPN 1 Mungka, MTs Uswatun Hasanah, SMPN 4 Payakumbuh, SMPN 2 Harau, SMPN 4 Guguak, MTS Koto Tangah, SMP Swasta Plus Ibnu Khaldun, MTs PP Almanar Batuhampar, dan MTs PI Taram.
Selanjutnya, SMPN 2 Gunuang Omeh, MTs Darul Islamiyah, SMPN 4 Harau, MTs Fastabiqul Khairat Gunuang Malintang, MTS PP Al-Kaustar Tanjungpati, SMPN 3 Bukitbarisan, MTs Swasta Batubalang, MTs Muhammadiyah Pangkalan, MTSI YMPI Koto Tangah Simalanggang dan MTS Halaban juga dinyatakan lulus 100 persen berdasarkan hasil akhir (lihat grafis-red). 26 SMP/MTs lainnya, memang belum lulus 100 persen hasil ujian akhir. (*)
[ Red/Administrator ]
DARAH sudah muncrat. Demonstrasi yang mengiringi kenaikan harga BBM telah mengakibatkan beberapa orang dari kalangan pendemo, polisi, dan wartawan luka. Ini tentu menyedihkan. Yang lebih menyedihkan, mengapa bangsa kita tak jua bisa lepas dari ”ritual menyakitkan” seperti ini. Dari waktu ke waktu, selalu terjadi trilogi maut: kenaikan harga BBM-pertengkaran politik-demo keras. Ketika para pemangku kepentingan sibuk bertikai, harga barang lain sudah menyelinap naik.
Assalamualaikum wr wb, yth pimpinan RS M Djamil, sekadar masukan demi memajukan M Djamil. Kami baru pulang dari Jakarta dan HD kebetulan di RSCM Pusat kami rasakan disana layanan sangat bagus, perawatnya ramah-ramah, mereka diajarkan ilmu psikologi untuk melayani pasien tidak seperti di M Djamil yang perawatnya tidak familiar, terutama yang berinisial D, amat kasar mulutnya sama pasien. Jadi kalau masih tetap begini pelayanan M Djamil kami yakin tidak akan dapat untuk menjadi status layanan internasional. Semoga para pimpinan memperhatikannya. Wasaallam pasien HD, Selasa-Jumat CC Ibu kepala Dinkes Sumbar
PPS Rawan Diintervensi
Paralu dijago bana tu.........................!
Sumbar Kecipratan Rp48 M
Lai ndak digigik mancik pulo beko tu....!
Tower Tumbang, Listrik Padam
Apo dek itu lampu acok mati kini...............?