Selasa, 21 Mei 2013 - 11 Rajab 1434 H 00:02:58 WIB
METROPOLIS

27 Pelajar SMP/MTs tak Lulus

Padang Peringkat Dua Terbaik di Sumbar

Padang Ekspres • Sabtu, 02/06/2012 12:18 WIB • EKA RIANTO • 2845 klik

Siswi SMPN 4 Padang tengah membaca soal UN, April lalu.

Tan Malaka, Padek—Sekolah swasta masih penyumbang ketidaklulusan ujian nasional (UN) tingkat SMP/MTs di Pa­dang yang diumumkan hari ini (2/6). Untuk hasil UN SMP/MTs, dari 13.875 peserta UN, 27 pelajar dinyatakan tidak lulus. Itu didominasi pelajar swasta.

 

Rinciannya, 21 peserta tingkat SMP dan 6 tingkat MTs. Selain menjadi pering­kat dua se-Sumbar, salah seorang peserta dari SMPN 1 Padang berhasil menjadi siswa dengan nilai akhir tertinggi di Sumbar dengan total nilai akhir 38,40 atau rata-rata nilai 9,60.

 

Berdasar data Dinas Pendidikan Pa­dang, hasil UN SMP/MTs ini semakin membaik dibandingkan tahun lalu. Jika tahun 2011, Padang berada tingkat 5 di Sumbar dengan tidak lulus 139 pelajar dan jumlah rata-rata 98,99. Sedangkan tahun ini, Padang berada di peringkat 2 dengan total jumlah rata-rata nilai akhir 99,73.

 

“Tahun ini jumlah peserta UN SMP/MTs di Padang tetap terbanyak. Jika di­banding dari daerah lainnya, jumlah peserta di Padang ini hampir tiga bahkan empat kali lipat. Tentu dengan 27 peserta tidak lulus tersebut mutu pendidikan Padang masih tetap bagus. Jumlah keti­dak­lulusan itu, 0,17 untuk SMP dan 0,33 dari MTs,” kata Kepala Dinas Pendidikan Padang, Indang Dewata pada sejumlah wartawan, kemarin (1/6).

 

Indang menambahkan, terjadi pening­katan prestasi yang cukup signifikan oleh SLTP di Padang tahun ini.

 

“Kami bersyukur tahun ini prestasi Padang jauh mem­baik. Meski demikian, sekolah swasta menjadi pekerjaan rumah agar diperhatikan lebih baik karena tingkat ketidak­lulusan terbanyak disum­bang­kan oleh sekolah  swasta,” imbuhnya.

 

Untuk peningkatan pada tahun berikutnya, Indang me­ngatakan sedang mem­pro­gramkan pemerataan pendi­dikan dengan distribusi guru yang benar-benar efisien. “Itu tidak  sekadar wacana, karena memang sudah ditargetkan. Pada akhir tahun, guru di Padang akan terdistribusi de­ngan baik,” ungkapnya.

 

Diumumkan Sore Ini

 

Sementara itu, hasil eva­luasi UN tingkat SMP/MTs ini diumumkan hari ini Sabtu (2/6) pukul  16.00 WIB. Siswa dapat melihat situs resmi Di­nas Pendidikan Padang, www.disdik.padang.go.id.

 

“Tujuan pengumuman so­re hari, meminimalisir aksi coret seragam, hura-hura, konvoi dan tawuran. Dengan dipersempitnya waktu, dih­a­rapkan siswa tidak punya ke­sem­patan untuk euforia,” ung­kap Indang.

 

Disdik Padang sedang meng­arahkan pendidikan ber­karakter. Dinas tidak meng­ha­langi coret seragam, namun jika siswa bersangkutan ber­karakter, tentu punya kesa­daran untuk tidak melakukan aksi yang sia-sia tersebut.

 

Satu hal lagi yang dite­kankan Indang, sekolah tidak boleh menempelkan atau mem­berikan pengumuman pada siswa. “Apalagi guru, saya mengharapkan hasil ini bisa serentak diumumkan sehingga dapat meminimalisir konvoi dan aksi ugal-ugalan pelajar menggunakan sepeda motor,” tukasnya. (e)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Jangan Anggap Serius Twitter

SAAT meluncurkan Twitter pada 2006, Jack Dorsey tentu tak menginginkan media tersebut digunakan untuk memfitnah, menjatuhkan, atau membunuh karakter seseorang. Namun, Twitter memang memberikan ruang yang bebas kepada siapa pun untuk menyampaikan pendapat, informasi, atau apa pun tanpa sensor.

Bikin Depo Gas di Padang

Karikatur: Ferdie

Kepada Yth Manager Pertamina unit pema­saran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga  mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.

Senin, 20 Mei 2013

Polda Geledah Tempat Hiburan

Lai sobok nan dicari Ndan..........................................?

 

Komitmen Kapolda Dipertanyakan

Tancap gas lah Pak...............!

 

Warga Ancam Tuntut PT AMP

Pajuangan taruih sampai dapek...........!