- 12:38 WIB
- 12:38 WIB
- 11:58 WIB
- 11:04 WIB
- 12:37 WIB
- 12:24 WIB
- 12:23 WIB
- 12:22 WIB
- 12:11 WIB
- 12:11 WIB
27 Pelajar SMP/MTs tak Lulus
Padang Peringkat Dua Terbaik di Sumbar
Padang Ekspres • Sabtu, 02/06/2012 12:18 WIB • EKA RIANTO • 2845 klik

Tan Malaka, Padek—Sekolah swasta masih penyumbang ketidaklulusan ujian nasional (UN) tingkat SMP/MTs di Padang yang diumumkan hari ini (2/6). Untuk hasil UN SMP/MTs, dari 13.875 peserta UN, 27 pelajar dinyatakan tidak lulus. Itu didominasi pelajar swasta.
Rinciannya, 21 peserta tingkat SMP dan 6 tingkat MTs. Selain menjadi peringkat dua se-Sumbar, salah seorang peserta dari SMPN 1 Padang berhasil menjadi siswa dengan nilai akhir tertinggi di Sumbar dengan total nilai akhir 38,40 atau rata-rata nilai 9,60.
Berdasar data Dinas Pendidikan Padang, hasil UN SMP/MTs ini semakin membaik dibandingkan tahun lalu. Jika tahun 2011, Padang berada tingkat 5 di Sumbar dengan tidak lulus 139 pelajar dan jumlah rata-rata 98,99. Sedangkan tahun ini, Padang berada di peringkat 2 dengan total jumlah rata-rata nilai akhir 99,73.
“Tahun ini jumlah peserta UN SMP/MTs di Padang tetap terbanyak. Jika dibanding dari daerah lainnya, jumlah peserta di Padang ini hampir tiga bahkan empat kali lipat. Tentu dengan 27 peserta tidak lulus tersebut mutu pendidikan Padang masih tetap bagus. Jumlah ketidaklulusan itu, 0,17 untuk SMP dan 0,33 dari MTs,” kata Kepala Dinas Pendidikan Padang, Indang Dewata pada sejumlah wartawan, kemarin (1/6).
Indang menambahkan, terjadi peningkatan prestasi yang cukup signifikan oleh SLTP di Padang tahun ini.
“Kami bersyukur tahun ini prestasi Padang jauh membaik. Meski demikian, sekolah swasta menjadi pekerjaan rumah agar diperhatikan lebih baik karena tingkat ketidaklulusan terbanyak disumbangkan oleh sekolah swasta,” imbuhnya.
Untuk peningkatan pada tahun berikutnya, Indang mengatakan sedang memprogramkan pemerataan pendidikan dengan distribusi guru yang benar-benar efisien. “Itu tidak sekadar wacana, karena memang sudah ditargetkan. Pada akhir tahun, guru di Padang akan terdistribusi dengan baik,” ungkapnya.
Diumumkan Sore Ini
Sementara itu, hasil evaluasi UN tingkat SMP/MTs ini diumumkan hari ini Sabtu (2/6) pukul 16.00 WIB. Siswa dapat melihat situs resmi Dinas Pendidikan Padang, www.disdik.padang.go.id.
“Tujuan pengumuman sore hari, meminimalisir aksi coret seragam, hura-hura, konvoi dan tawuran. Dengan dipersempitnya waktu, diharapkan siswa tidak punya kesempatan untuk euforia,” ungkap Indang.
Disdik Padang sedang mengarahkan pendidikan berkarakter. Dinas tidak menghalangi coret seragam, namun jika siswa bersangkutan berkarakter, tentu punya kesadaran untuk tidak melakukan aksi yang sia-sia tersebut.
Satu hal lagi yang ditekankan Indang, sekolah tidak boleh menempelkan atau memberikan pengumuman pada siswa. “Apalagi guru, saya mengharapkan hasil ini bisa serentak diumumkan sehingga dapat meminimalisir konvoi dan aksi ugal-ugalan pelajar menggunakan sepeda motor,” tukasnya. (e)
[ Red/Administrator ]
SAAT meluncurkan Twitter pada 2006, Jack Dorsey tentu tak menginginkan media tersebut digunakan untuk memfitnah, menjatuhkan, atau membunuh karakter seseorang. Namun, Twitter memang memberikan ruang yang bebas kepada siapa pun untuk menyampaikan pendapat, informasi, atau apa pun tanpa sensor.
![]()
Kepada Yth Manager Pertamina unit pemasaran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.
Polda Geledah Tempat Hiburan
Lai sobok nan dicari Ndan..........................................?
Komitmen Kapolda Dipertanyakan
Tancap gas lah Pak...............!
Warga Ancam Tuntut PT AMP
Pajuangan taruih sampai dapek...........!