Minggu, 26 Mei 2013 - 16 Rajab 1434 H 12:45:46 WIB
NASIONAL

Unand-UNP Jamin Mahasiswa Miskin

Lulus, Temui Bidang Akademik atau PR 1

Padang Ekspres • Selasa, 29/05/2012 12:58 WIB • ROMI DELFIANO • 1383 klik

Padang, Padek—Kabar gem­­bira bagi lulusan SMA sede­rajat berkeinginan me­lanjut­kan pendidikan ke Universitas Andalas (Unand) dan Universitas Negeri Padang (UNP). Dua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terbaik di Sum­bar ini memberi garansi ke­pada calon mahasiswa miskin tetap bisa kuliah. Mereka cukup men­datangi bagian aka­demik atau pembantu rektor I, se­telah itu data-datanya di­ve­ri­fikasi untuk mendapatkan beasiswa.

 

Penegasakan itu diu­ta­rakan Rektor Unand Dr Werry Darta Taifur dan Pembantu Rektor III UNP Drs Ali Zamar MPd Kons kepada Padang Ekspres, di kampus Unand Limaumanih, Padang, ke­ma­rin (28/5). Kebijakan ini se­kaligus menegaskan bahwa tak ada alasan lagi bagi mahasiswa miskin untuk tidak kuliah, tentunya mereka telebih da­hulu harus lulus dulu ujian seleksi nasional masuk PTN (SNMPTN) tanggal 12-13 Juni.

 

“Kita (Unand, red) begitu juga UNP, sangat-sangat ter­buka menerima calon ma­hasiswa dari keluarga miskin. Kita pun tak akan pernah me­nolak mereka berasal dari keluarga kurang mampu. Ma­kanya, kita imbau semua lulu­san SMA sederajat daftarkan diri dulu mengikuti ujian SN­MPTN. Kalau berhasil lulus di Unand atau UNP, kita akan mencarikan beasiswa guna melanjutkan kuliah,” kata Werry diamini Pembantu Rek­tor (PR) I Dr Febrin Anas Ismail dan PR II Prof Herry.

 

Salah satu beasiswa paling banyak kuotanya, kata Werry, adalah beasiswa pendidikan untuk mahasiswa miskin (Bi­dik Misi). Tahun ini kuota Unand 750 orang, sedangkan UNP 500 orang. Dari jumlah itu, 253 dari 750 kuota sudah alokasikan bagi calon ma­hasiswa SNMPTN jalur un­dangan. Sedangkan kuota UNP terisi 451 juga dari calon mahasiswa jalur undangan.

 

“Artinya, kuota Bidik Misi Unand masih ada 497 orang dan UNP 49 orang. Beasiswa inilah salah satunya akan di­berikan kepada calon ma­hasiswa miskin lulus SNMPTN jalur ujian. Persyaratan mem­peroleh beasiswa ini mengaku kepada syarat memperoleh Bidik Misi. Selain beasiswa ini, Unand juga masih banyak menyediakan peluang bea­siswa lainnya,” kata mantan Pembantu Rektor II Unand ini.

 

Di sisi lain, Ali Zamar juga menegaskan bahwa UNP juga banyak menyediakan beasiwa kepada calon mahasiswa baru. ”Terpenting, lulusan SMA se­derajat ikut ujian SNMPTN dulu dengan membeli formulir baik kategori IPA dan IPS Rp 150 ribu, serta IPC Rp 175 ribu. Setelah lulus nanti, barulah dicarikan solusi bagi calon mahasiswa bersangkutan tetap kuliah melalui beasiswa,” kata Ali Zamar seraya me­nam­bah­kan teknis ikut SNMPTN bisa diklik http://www.snm­ptn.ac.id .   

 

Tahun ini, Panitia Lokal (Panlok) Padang menargetkan jumlah peserta SNMPTN 35.­800 orang, atau naik 10 persen dari tahun lalu (34 ribuan, red). Di mana, sampai kamarin sudah mendaftar 18.950 calon mahasiswa dan 19 orang di antaranya berkebutuhan khu­sus. Sedangkan secara na­sional, sampai kemarin sudah terdaftar 216 ribu calon ma­hasiswa. Panitia juga memberi jaminan, sistem pendaftaran belangsung online tidak akan bermasalah saat calon ma­hasiswa mendaftarkan diri.

 

Calon peserta SNMPTN ini akan ujian di 21 sektor, IPA 6 sektor, IPA 7 sektor, dan si­sanya IPC. Untuk menghindari calon mahasiswa kesulitan mencari tempat ujian, panitia mengimbau calon mahasiswa mendatangi tempat ujian paling lambat sehari sebelum ujian. Sebab, kalau sampai terlambat 30 menit, calon mahasiswa langsung didis­kualifikasi. Untuk meng­hin­dari hal-hal merugikan calon mahasiswa, mereka diimbau untuk mengikuti seluruh stan­dar operasional  prosedur (SOP). Untuk penilaian, betul +4, salah -1, dan tidak diisi 0. (*)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Tak Lulus UN, bukan Berarti Kiamat

Kabar gembira bagi Sumbar. Tingkat kelulusan ujian nasional (UN) SMA sederajat tahun ini, meningkat dibanding tahun lalu. Hanya 230 dari 68.045 peserta yang dinyatakan gagal. Secara nasional, tercatat 8.851 siswa dinyatakan tidak lulus atau persentase kelulusan UN menurun 0,02 persen dibandingkan tahun lalu. Beruntung, persentase kelulusan siswa SLTA di Sumbar mengalami peningkatan 0,32 persen dibanding tahun lalu. Jika tahun lalu kelulusan 99,40 persen, kini menembus angka 99,72 persen.

Bikin Depo Gas di Padang

Karikatur: Ferdie

Kepada Yth Manager Pertamina unit pema­saran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga  mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.

Sabtu, 25 Mei 2013

Konvoi-Coret Baju Sulit Dibendung

Anak didik kini mada-mada..................!

 

Lagi, Bukittinggi Terbaik Sumbar

Lai ndak adoh nan coret baju..................?

 

Nilai UN masih Meragukan

Baa baitu, caliak kunci  tu.............................?