Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 07:33:21 WIB
METROPOLIS

Sekolah Swasta Banyak tak Lulus

Hasil UN Diumumkan di Website

Padang Ekspres • Sabtu, 26/05/2012 10:58 WIB • TIM PADEK • 5305 klik

GRAFIS : ORTA

Tan Malaka, Padek—Dinas Pendidikan Kota Padang mengakui pemerataan pen­didikan di tingkat SMA/SMK di Kota Padang belum merata. Dari hasil ujian nasional (UN) tingkat SMA/SMK yang diumumkan hari ini, yang paling banyak tidak lulus adalah sekolah swasta.

 

“Ini menjadi catatan dan bahan eva­luasi bagi kami (Dinas Pendidikan Padang) un­tuk perbaikan tahun depan. Salah satunya mendorong pemerataan mutu pendidikan. Misalnya, membatasi jumlah siswa paling banyak tiap kelas 30 siswa,” kata Pj Kepala Dinas Pendidikan Padang, Indang Dewata, kepada Padang Ekspres, kemarin.

 

Selain itu, kata Indang, sekolah perlu diakreditasi untuk mempercepat peme­rataan pendidikan.

 

Dengan akreditasi, terdiag­nosa “penyakit” sekolah untuk di­sem­buhkan ke depannya. “Ka­mi harapkan evaluasi ini bisa membawa perubahan dunia pendidikan Padang men­jadi lebih baik,” harap Indang De­wata.

 

Seperti diketahui, data Di­nas Pendidikan Sumbar, dari 8.724 total siswa SMA/MA di Padang yang terdaftar sebagai peserta UN, sebanyak 25 siswa tidak lulus.

 

Sedangkan jenjang SMK, dari 4.299 peserta terdaftar, 9 siswa tidak lulus.

 

Artinya, total siswa SMA/MA dan SMK tidak lulus  ber­jumlah 34 dari 13.023 peserta. Rata-rata nilai kelulusan jen­jang SMA di Padang 7,49, se­dangkan SMK 7,59.

 

“Untuk tingkat kelulusan dan nilai rata-rata, Padang mengalami perubahan ke arah yang baik. Nilai rata-rata Pa­dang berada di peringkat lima se-Sumbar, dengan jumlah peserta 8.774 siswa. Jurusan IPA dan IPS Kota Padang ma­suk dalam urutan 10, se­dang­kan jurusan Bahasa Indonesia tidak masuk 10 besar,” ungkapnya.

 

Sistem Online

 

Indang mengatakan, pe­ngu­muman hasil UN akan di­la­ku­kan dengan sistem on­line. “Siswa yang ingin melihat kelu­lusan mereka dapat meli­hat di situs resmi Dinas Pen­didikan Pa­dang, www.disdik.padang.go.id. Pengumuman di situs ini baru dapat diakses pada pukul 16.00,” ungkapnya.

 

Sistem online ini untuk mencegah aksi coret-coret baju, ugal-ugalan dan kegiatan nega­tif lainnya. “Pelajaran tahun sebelumnya, karena berkum­pul di sekolah, meng­undang siswa melakukan aksi konvoi dengan motor,” ung­kapnya.

 

Secara terpisah, pengamat pendidikan dari Universitas Negeri Padang, Alizamar, me­ngatakan, peringkat 5 kelu­lusan UN yang diraih Padang belum­lah memuaskan. “Dinas Pendi­dikan perlu melahirkan kem­bali program-program yang membuat siswa bergairah da­lam belajar. Perlu juga terobo­san agar peserta didik berpacu untuk berprestasi,” katanya. 

 

Tanpa terobosan yang me­nunjang kreativitas anak, ka­tanya, Padang sulit meraih peringkat utama dalam dunia pendidikan. “Bisa-bisa jadi peringkat 10,” tukasnya.

 

Bisa Lewat Handphone

 

Secara terpisah, Axis selaku provider dengan pertumbuhan tercepat di indonesia ikut andil dalam pengumuman UN tahun ini di Kota Padang. Axis bekerja sama dengan SMAN 2 Pa­dang untuk penyediaan server SMS gateway.

 

Jadi siswa SMAN 2 Padang dan orangtua tidak perlu hadir lagi ke  sekolah untuk melihat pengumuman hasil UN.

 

Dengan mengetik SMS dari kartu Axis, siswa sudah dapat mengetahui hasil kelulusan dari ujian nasional tersebut.

 

“Ini dilakukan Axis atas dukungannya terhadap dunia pendidikan di Kota Padang. Komitmen Axis akan terus ikut meningkatkan mutu pen­didi­kan di Kota Padang dengan Komunitas Sekolah Axis,” kata Rahmat Irvan, Alternative Chan­nel West Sumatera.

 

Untuk mengakses pengu­muman caranya ketik SMS: SMA2 (SPASI) NO.UJIAN KIRIM KE  083182142000. Ini hanya akan berlaku me­ng­gunakan kartu Axis. Pengu­muman pun berlangsung pukul 16.00 WIB.

 

Kepala SMAN 2 Padang Prima Yunaldi menanggapai positif hal ini. “Ini, tahun kedua SMAN 2 Padang bekerja sama dengan Axis dalam pengu­muman hasil ujian nasional. Kami mengharapkan dengan adanya pengumuman melalui SMS  ini dapat meminimalisir siswa dari perbuatan yang tidak terpuji seperti mencoret-coret baju dan hal-hal lainnya,” ha­rapnya.(**)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!