- 11:27 WIB
- 12:48 WIB
- 12:47 WIB
- 12:46 WIB
- 12:46 WIB
- 12:45 WIB
- 12:43 WIB
- 12:42 WIB
- 12:42 WIB
- 12:41 WIB
Kapal Surya Pertama Pecahkan Rekor
Berhasil Kelilingi Dunia 585 Hari
Padang Ekspres • Jumat, 25/05/2012 13:55 WIB • * • 389 klik

Monaco, Padek—Petualang asal Swiss Raphael Domjan, 40, berhasil membuktikan bahwa kapal tenaga surya ternyata bisa diandalkan. Selama 585 hari, dia berhasil membawa kapal MS Turanor melewati badai, perompak, dan mendung dalam upayanya mengelilingi dunia dengan mengandalkan sinar matahari (tenaga surya).
Turanor merupakan kapal hasil karya Domjan. Istilah yang berarti kekuatan matahari itu diambil dari trilogi Lord of the Rings karya JRR Tolkein. Memiliki bobot seberat seekor ikan paus sepanjang 30 meter, kapal itu dilengkapi dengan panel penyerap tenaga surya selebar dua kali lapangan tenis.
Setelah penggalangan dana selama delapan tahun, proses pembuatan yang menghabiskan waktu 64 ribu jam, dan 19 bulan berlayar di samudera, Turanor mencatat sejarah pada 6 Mei lalu. Ketika itu, Domjam bersama Turanor merapat di Pelabuhan Hercules, Monaco, dan mengakhiri pelayaran pertama mengelilingi dunia.
Dari pesisir pantai Miami, AS, menuju Mumbai, India, Domjan bersama empat kru telah mengunjungi 28 negara saat berlayar dengan Turanor. ”Kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa teknologi (kapal surya) bukanlah fiksi ilmiah. Turanor membuktikan, semuanya nyata dan dapat membantu kita mengubah pandangan bahwa teknologi ini bisa dipraktikkan sekarang. Tidak perlu menunggu lama,” paparnya, seperti dirilis CNN, Rabu (23/5).
Setelah berlayar sejauh 50 ribu kilometer, Turanor juga masuk buku rekor Guinness World Records. Kapal pesiar catamaran sepanjang 30 meter dan lebar 15,2 meter itu memecahkan lima rekor dunia dengan sekaligus. Yakni, pelayaran terjauh dengan tenaga surya, circumnavigation surya pertama, kapal tenaga surya tercepat melintasi Laut China Selatan, kapal surya tercepat melintasi Samudera Atlantik, dan kapal surya terbesar di dunia.
Turanor dilengkapi panel surya seluas 536 meter persegi. Itu merupakan batere lithium isi ulang terbesar di dunia. Menyimpan cukup banyak tenaga, Turanor dapat berlayar lima hari penuh meskipun tidak ada sinar matahari.
Tetapi, kecepatan maksimalnya 7,5 knot (sekitar 14 kilometer per jam). Pembuatan kapal itu menghabiskan USD 16 juta (sekitar Rp 147,2 miliar). (CNN/cak/dwi/jpnn)
[ Red/Administrator ]
Kebangkitan, Manufacturing Optimisme
BERBICARA kebangkitan nasional di hari-hari seperti sekarang mungkin segera tergelincir ke arah pesimisme. Derasnya arus informasi memungkinkan manusia Indonesia menerima informasi jenis apa pun. Tetapi, kecenderungan ”naluriah” manusia selalu suka mengerumuni insiden. Karena itulah, jalanan kadang macet berat ketika ada kecelakaan, sekalipun orang yang celaka sudah minggir.
![]()
Kepada Yth Manager Pertamina unit pemasaran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.
Pelapor Bisa Ajukan Praperadilan
Jaan patah samangaik .................!
Disdik Siapkan PPDB Online
Lai dijamin ndak adoh titipan lai..............?
Lelang Proyek Gedung Parkir Dipertanyakan
Ado lo tacium baun busuk tu................................?