Jum'at, 18 April 2014 - 17 Jumadil Akhir 1435 H 02:07:02 WIB
RAKYAT SUMBAR

Mabuk, Oknum Polisi Main Tembak

Kasir Kafe Banana nyaris jadi Korban

Padang Ekspres • Jumat, 25/05/2012 10:09 WIB • ROHIMUDIN • 854 klik

GRAFIS : EKO

Pasbar, Padek—Aksi koboi oknum aparat terjadi di Pa­saman Barat. Seorang polisi mengamuk di Kafe Banana, Simpangampek, Kamis (24/5) dini hari. Pistol pun menyalak dan memuntahkan 5 butir pe­luru di ruangan kafe itu. Aki­batnya, sejumlah karyawan dan pengunjung nyaris jadi korban.

 

Polisi koboi itu berinisial BH. Polisi berpangkat brigadir satu itu menembakkan pis­tol­nya ke arah kasir. Beruntung, sang kasir reflek mengelak sehingga mengenai kulkas di belakangnya. BH lalu me­nembak televisi dua kali sam­bil mengobrak-abrik meja, gelas hingga berserakan.

 

Briptu BH kemudian me­nembak cermin dekat toilet kafe. Tidak sampai di situ, dia pun mengamuk dalam rua­ngan karoke dengan melepas tembakan ke AC.

 

Suasana malam itu betul-betul panik, dan mencekam. Operator karaoke yang ma­yoritas perempuan, ber­pe­ki­kan dan lari minta tolong. Be­gitu juga para pengunjung. Masyarakat di sekitar lokasi pun berkerumun menyaksikan aksi brutal polisi koboi itu.

 

Tak beberapa lama, datang anggota Polsek Pasaman mem­­berikan pengamanan, disusul Kanit Provost Polres Pasbar, Ipda Junaidi bersama anggotanya. Celakanya, Briptu BH sedikit pun tidak gentar dengan komandan dan para seniornya itu.

 

“Saya takut bang, dan pu­cat ketika pistol mengarah ke kasir. Untung saja ketika pistol meledak, kasir bisa me­ngelak dan mengenai kul­kas di belakangnya,” kata salah seo­rang operator karaoke dini hari kemarin yang enggan disebut namanya.

 

Yul, karyawan kafe, me­ngaku pasrah sambil me­ngang­kat tangan saat pistol diarahkan kepada mereka. Ia tidak bisa berbuat apa-apa. “Dalam hati saya berkata, mudah-mudahan tidak ada orang yang kena peluru ter­sebut. Karena malam itu sua­sana panik dan mencekam,” terang Yul kepada provost yang ada di kafe tersebut.

 

Pantauan Padang Ekspres di lokasi, peristiwa tersebut berawal ketika permintaan Briptu BH meminta minuman countrue tidak bisa dipenuhi karyawan kafe, sekitar pukuk 23.30. Alasannya, kafe tidak menjual minuman berkadar alkohol tinggi itu.

 

Mendengar jawaban ter­se­but, oknum polisi itu lang­sung me­ngamuk dan menge­luar­kan pis­tol sambil me­nga­takan, “Saya akan membuat masalah di sini.” Pada saat itu, petugas kafe men­coba me­nenangkan oknum itu. Tapi, usaha itu tidak berhasil. Sang polisi malah menem­bak­kan pistol ke arah kasir kafe. Be­run­­tung, sebelum pistol me­nya­lak, sang kasir sudah me­nunduk du­luan.

 

Di pelataran parkir kafe, polisi koboi memukul-mukuli sejumlah mobil pengunjung. Suasana baru tenang, dan masyarakat bubar dari lokasi tersebut, Kamis (24/5), sekitar pukul 3.00 dini hari.

 

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Prabowo Santoso ketika di­konfirmasi mengatakan, Brip­tu BH sudah ditahan dan di­se­rah­kan ke provost untuk pe­nyi­dikan lebih lanjut sesuai aturan disiplin kepolisian. “Saya nggak terlalu hafal (kro­nologinya), ta­nya aja langsung ke Kasi Provost,” kata Kapolres Prabowo. (*)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!