Kamis, 24 April 2014 - 23 Jumadil Akhir 1435 H 22:58:48 WIB
METROPOLIS

40.278 E-KTP Dibagikan

160.054 Lembar lagi Tunggu Konsorsium

Padang Ekspres • Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB • GUSTI AYU GAYATRI • 389 klik

Sudirman, Padek—Seba­nyak 40.278 dari 200.032 lem­bar elektronik KTP (e-KTP) untuk warga Kota Padang mu­lai didistribusikan ke-11 keca­matan. Sisanya, 160.054 lem­bar e-KTP lagi masih belum da­pat didistribusikan Dinas Ke­pen­dudukan dan Pencata­tan Sipil (Dispenduk Ca­pil) karena masih menunggu ma­nifest dari konsorsium.

 

“Mudah-mudahan sisanya ini dalam waktu dekat akan bisa selesai dan segera dise­rahkan kepada wajib e-KTP,” kata Kepala Dispenduk Capil Pa­dang, Vidal Triza, kepada Pa­dang Ekspres, kemarin (23/5) (lihat grafis).

 

Vidal menyebutkan, dari total masyarakat 861.266 jiwa, sebanyak 615.299 jiwa wajib KTP. Rinciannya di Padang Selatan 47.267 wajib KTP, Pa­dang Timur 60.220 wajib KTP,  Padang Barat 40.757 wajib KTP, Padang Utara 49. 878 wajib KTP,  Bungus 17.899 wajib KTP.

 

Kemudian,  Lubukbega­lung 71.818 wajib KTP, Lubuk­kila­ngan  36.357 wajib KTP,  Pauh 35.825 wajib KTP, Ku­ranji 90.544 wajib KTP,  Nang­galo  44.392 wajib KTP, dan Koto­tangah 120.342 wajib KTP.

 

“Prosedurnya warga e-KTP telah selesai dicetak akan me­nerima undangan dari keca­ma­tan. Untuk selanjutnya sidik jari wajib e-KTP akan kembali di­cocokkan dengan card rea­der yang dirancang khusus mela­kukan verifikasi. Jika card reader dapat mem­baca data, maka sistem akan mengatakan verifikasi data berhasil. Barulah petugas ke­ca­matan mem­be­rikan e-KTP tersebut. Jika sidik jari tidak terbaca oleh sistem, maka e-KTP tidak dapat dise­rahkan. Itu sudah sesuai arahan dari Menteri Dalam Negeri (Men­dagri),” ucapnya.

 

Bagi wajib e-KTP yang akan mengambil e-KTP agar mem­bawa  KTP lama berikut foto kopinya. Bagi yang tidak punya KTP lama  agar mem­buat surat pernyataan di atas kertas de­ngan materai Rp 6 ribu.  “Jika e-KTP telah ada, maka KTP ma­nual tak berlaku lagi. Kami akan me­narik KTP manual itu,” ujarnya.

 

Vidal menyebutkan ada beberapa manfaat e-KTP, men­­­­­­­cegah  dan menutup pe­luang KTP ganda dan palsu, sehingga  memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi pen­duduk. Kemudian mendukung terwujudnya database kepen­dudukan  akurat. Diharapkan tidak akan ada lagi perma­sa­lahan data pemilih dalam pe­mi­lu dan pilkada dan semua war­ga Negara  Indonesia yang ber­hak memilih terja­min hak pilihnya.

 

“Manfaat lainnya, men­dukung peningkatan ke­ama­nan negara sebagai dam­pak positif dari tertutupnya pe­luang KTP ganda dan palsu. Selama ini para pelaku kri­minal ter­masuk teroris , TKI ilegal dan per­dagangan orang umumnya menggunakan KTP ganda dan palsu,” tukasnya. (*)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!